Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang dipicu oleh bibit Siklon Tropis 91S. Bibit siklon ini terpantau di Samudra Hindia selatan Sumbawa dan diperkirakan akan menyebabkan hujan lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia pada Jumat (23/1/2026).
Prakirawan BMKG, Alya Sausan, pada Kamis (22/1/2026) menjelaskan bahwa bibit siklon tersebut memiliki tekanan udara minimum sekitar 1001 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum mencapai 36 knot. BMKG memprediksi bahwa dalam 48 hingga 72 jam ke depan, sistem ini berpotensi tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis.
Keberadaan bibit Siklon Tropis 91S ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, termasuk Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta perairan utara Pulau Madura hingga Pulau Flores. BMKG juga memantau adanya daerah pertemuan angin atau konfluensi serta perlambatan angin atau konvergensi di perairan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, termasuk di sekitar pusat bibit siklon tersebut.
Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Pasifik timur laut Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua, serta Teluk Carpentaria. Kondisi ini memicu konvergensi di pesisir barat Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera, perairan utara Australia bagian utara hingga Laut Arafura, serta Samudra Pasifik barat laut Papua. Kombinasi dinamika atmosfer ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon, wilayah sirkulasi siklonik, dan sepanjang daerah konvergensi.
BMKG mengingatkan adanya potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di Banten dan DKI Jakarta. Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat berpeluang terjadi di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Adapun hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lainnya.
Untuk prakiraan cuaca kota besar, BMKG mencatat potensi hujan disertai petir di Bandar Lampung, Serang, dan Yogyakarta, serta hujan sedang di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Wilayah Indonesia bagian tengah dan timur juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah kota.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama dampak lanjutan seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, serta terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.



















