Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Dosen UGM Serukan Perlindungan Lebih untuk Elang Jawa yang Terancam Punah

masfajar by masfajar
8 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
411 13
A A
0
Dosen UGM Serukan Perlindungan Lebih untuk Elang Jawa yang Terancam Punah
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Puncak ~ Populasi elang jawa (Nisaetus bartelsi) saat ini berada dalam status hampir punah dengan jumlah yang diperkirakan hanya tersisa 511 pasang atau sekitar 1.000 ekor yang tersebar di 74 hutan di Pulau Jawa. Kondisi ini mendorong perlunya upaya konservasi satwa langka untuk menjaga keberlanjutan ekosistem. Ancaman utama bagi elang jawa adalah degradasi hutan dan perdagangan satwa liar. Sebagai spesies puncak, elang jawa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc., dosen dari Fakultas Biologi UGM yang fokus pada satwa liar, menilai bahwa status hampir punah elang jawa disebabkan oleh berbagai faktor, terutama hilangnya habitat. Habitat elang jawa memiliki persyaratan khusus, sehingga tidak semua area pegunungan atau perbukitan di Jawa dapat menjadi tempat tinggal mereka. Habitat ideal bagi elang jawa adalah hutan hujan tropis dengan heterogenitas tinggi dan keberadaan pohon menjulang tinggi. “Area hutan harus memiliki potensi mangsa yang cukup seperti tikus, tupai, bajing, ayam hutan, dan sebagainya, serta berada di pegunungan atau perbukitan dengan kemiringan lahan yang curam,” jelas Donan pada Senin (19/1).

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Donan juga menyoroti bahwa banyak habitat elang jawa yang telah diserobot oleh manusia untuk berbagai kepentingan. Ia mengimbau agar manusia berbagi lahan dengan hewan dan tumbuhan. “Semua makhluk hidup termasuk Elang Jawa adalah ciptaan Tuhan dan mereka berhak untuk tinggal di Bumi-Nya. Kita wajib berbagi lahan dengan hewan dan tumbuhan,” tegasnya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Kepunahan elang jawa dapat mengubah struktur komunitas dan kesehatan ekosistem. Elang jawa memangsa bajing dan jelarang hitam, yang memakan buah-buahan dan biji-bijian di hutan. “Jika Elang Jawa punah, maka populasi bajing dan jelarang akan meningkat karena tidak ada pemangsa. Ketika populasi bajing dan jelarang terlalu banyak, tumbuhan berbuah dan berbiji di hutan akan cepat habis sebelum regenerasi tumbuhan muncul,” ujarnya.

Kondisi ini akan mengganggu regenerasi tumbuhan hutan dan menyebabkan tekanan pada populasi tumbuhan. Selain itu, overpopulasi bajing dan jelarang dapat menyebabkan kompetisi dengan hewan pemakan buah dan biji lainnya seperti burung. “Daya dukung tumbuhan hutan terbatas, jadi populasi hewan yang didukung oleh tumbuhan harus terkontrol. Itulah contoh nyata keanekaragaman dan keseimbangan ekosistem yang terganggu,” tambahnya.

Donan menjelaskan bahwa elang jawa sebagai predator utama mempengaruhi keberadaan dan jumlah hewan lain, terutama mangsanya seperti mamalia kecil. “Ketika ada elang jawa, ekosistem terjaga dan sehat, karena hewan lain seperti tikus, tupai, monyet, musang, kadal, ular terkontrol populasinya. Sehingga ketika kita menyelamatkan elang jawa, maka hewan maupun tumbuhan lain di dalam area konservasi juga otomatis terlindungi,” jelasnya.

Untuk mengatasi penurunan populasi elang jawa, Donan menyarankan perlunya area konservasi habitat elang jawa, termasuk area bersarang, wilayah jelajah, dan area berburu yang harus dilindungi oleh pemerintah. Upaya konservasi lain adalah memperluas area konservasi yang ada atau membuat kawasan perlindungan baru di sekitar kawasan perlindungan. Bentuk konservasi habitat bisa berupa Taman Nasional atau Cagar Alam.

Selain itu, pemangku kepentingan perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, peneliti, NGO, swasta, dan masyarakat. Donan menegaskan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam konservasi elang jawa, karena mereka berada di garis depan konservasi. “Penerapan larangan berburu dengan hukuman yang berat dan jelas perlu sosialisasi disamping melakukan rehabilitasi dan pelepasliaran elang jawa,” pungkasnya.

Tags: Berita PuncakHeadlineNisaetuspopulasiPuncak

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
masfajar

masfajar

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Komunitas Ojol Jakarta Usulkan Pembentukan Asosiasi Nasional untuk Sinergi dengan Polri

Komunitas Ojol Jakarta Usulkan Pembentukan Asosiasi Nasional untuk Sinergi dengan Polri

11 June 2026
Bazar Ramadan 2026 di Gorontalo Dukung UMKM Lokal

Bazar Ramadan 2026 di Gorontalo Dukung UMKM Lokal

25 February 2026
Gempa Magnitudo 3.9 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3.9 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

16 April 2026
Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

30 March 2026

Pastikan Berjalan Sesuai Protokol Kesehatan, Gubernur WH Tinjau Langsung KRL dan Check Point Ruas Jalan Tangerang Raya

20 April 2020
Pemkab Blora Hibahkan Lahan untuk Kampus UNY di Blora

Pemkab Blora Hibahkan Lahan untuk Kampus UNY di Blora

15 June 2026
Polresta Bandara Soetta Bersama Stakeholder Berbagi Snack dan Minuman di Bandara Soetta

Polresta Bandara Soetta dan Stakeholder Bagikan Snack di Terminal 2

7 September 2026

Artikel Terbaru

Gabung Garudayaksa FC, Zulkifli Syukur Siap Duet dengan Milos Joksic

Zulkifli Syukur Gabung Garudayaksa FC sebagai Asisten Pelatih

19 September 2026
: Menteri Koperasi Ferry Juliantono menginstruksikan seluruh gerai KDKMP untuk memprioritaskan penjualan produk-produk UMKM lokal saat membuka Borobudur Indonesia Expo dan KDKMP Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026) malam.

Koperasi Merah Putih Diminta Serap Produk UMKM Lokal

19 September 2026
Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Induk PJR BSD Bagikan Sembako ke Warga

Baksos HUT ke-71, Polantas KARIB Induk PJR BSD Bagikan Sembako

19 September 2026
Moto3 Championship leader Quiles sidelined from British GP

Pemimpin Moto3 Maximo Quiles Absen di GP Inggris

19 September 2026
: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manouluk. - Foto: Mc.Pekanbaru

BPBD Pekanbaru Pastikan Kebakaran Lahan Masih Terkendali

19 September 2026
: Foto: MC Kalbar

Pj Sekda Kalbar Diminta Perkuat Penanganan Karhutla

19 September 2026
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Absen Bela Tim Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

19 September 2026

Popular Story

MNC Bank
Berita

Nasabah MNC Bank Somasi Bank soal Dana Rp2,84 Miliar, Polisi Selidiki Mantan Karyawan

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Nasabah MNC Bank bernama Wantini menempuh langkah hukum dengan...

Read moreDetails

Polda Metro Geledah 9 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Rp37,35 Miliar

Polres Siak Musnahkan Barang Bukti Sabu 1,024 Kilogram

Polda Sultra Tetapkan Satu Tersangka Pembakaran Hutan di Koltim

PWRI Lumajang Ajak Pensiunan Tetap Aktif dan Jaga Kebersamaan

Audit Lapang Sertifikasi Prima 3 Digelar di Kabupaten Gorontalo

Evakuasi Korban Sandera KKB di Mimika Berhasil Dilakukan

Polda Kalbar Padamkan Karhutla 0,3 Hektare di Kubu Raya

Kapolri Dorong Silat dan Debus Banten Buka Potensi Ekonomi

Kepala BIN, Menkomdigi, dan Kepala BSSN Perkuat Pertahanan Digital

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.