Headline.co.id ~ Satlantas Polres Ende memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar SMAK Negeri Ende, Jumat (06/11/2026). Kegiatan tersebut digelar melalui program Police Goes To School sebagai bagian dari Operasi Patuh Turangga 2026. Edukasi berlangsung di SMAK Negeri Ende, Jalan Flores, Kelurahan Nanganesa, Kecamatan Ndona, untuk menanamkan kesadaran tertib lalu lintas sejak usia sekolah. Polisi menyampaikan materi melalui sosialisasi, imbauan langsung, dan pembagian brosur mengenai aturan serta keselamatan berkendara.
Satlantas Polres Ende Sampaikan 11 Prioritas Pelanggaran
Kegiatan dimulai pukul 07.30 hingga 09.30 Wita. Sosialisasi dipimpin Kasat Lantas Polres Ende Iptu I Gede Wisna bersama tiga personel Unit Keamanan dan Keselamatan.
Edukasi tersebut menyasar siswa, guru, dan pegawai SMAK Negeri Ende. Personel Satlantas menjelaskan sejumlah aturan yang perlu dipatuhi pengguna jalan, terutama 11 prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian dalam Operasi Patuh Turangga 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Materi yang disampaikan mencakup kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, penggunaan helm berstandar SNI, serta larangan memakai knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Para pelajar juga diingatkan agar tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara. Polisi menegaskan larangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, menerobos lampu merah, dan melakukan balapan liar.
Kepatuhan terhadap batas kecepatan turut menjadi bagian dari materi sosialisasi. Petugas mengingatkan bahwa perilaku berkendara yang tidak disiplin dapat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Selain aspek perilaku, Satlantas Polres Ende menyampaikan pentingnya kelengkapan administrasi dan kondisi kendaraan. Pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Kendaraan yang digunakan juga harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Polisi turut mengingatkan penggunaan sabuk keselamatan serta larangan berkendara bagi anak di bawah umur.
Keselamatan Berlalu Lintas Dimulai dari Kesadaran
Iptu I Gede Wisna mengatakan, program Police Goes To School merupakan langkah preventif untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.
Menurut dia, pendidikan keselamatan perlu diberikan sejak dini agar kepatuhan terhadap aturan dapat tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, jangan sampai kelalaian dan ketidakdisiplinan mengakibatkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Wisna juga mengingatkan bahwa kepatuhan berlalu lintas seharusnya muncul dari kesadaran pribadi, bukan hanya karena adanya pengawasan petugas. Ia meminta para pelajar selalu mengutamakan keselamatan setiap kali bepergian.
Kasat Lantas Polres Ende tersebut mengajak pelajar mengingat keluarga yang menantikan kepulangan mereka dengan selamat setelah beraktivitas. Pesan itu disampaikan untuk memperkuat kesadaran bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan.
SMAK Negeri Ende Apresiasi Edukasi Polisi
Pihak SMAK Negeri Ende menyambut positif kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas tersebut. Sekolah menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Satlantas Polres Ende dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sosialisasi di lingkungan sekolah, pihak SMAK Negeri Ende juga berharap Kasat Lantas dapat terlibat sebagai pembina upacara.
Kehadiran Kasat Lantas sebagai pembina upacara diharapkan menjadi sarana untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas secara langsung kepada seluruh peserta didik.
Melalui Police Goes To School, Satlantas Polres Ende memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan pendidikan. Pendekatan persuasif tersebut diarahkan untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab saat berada di jalan raya.
Program itu juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, risiko kecelakaan serta fatalitas korban diharapkan dapat terus diminimalkan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















