Headline.co.id, Batang ~ Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan lomba orasi tingkat Kabupaten Batang di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus membentuk karakter generasi muda. Melalui kompetisi ini, para pelajar didorong memperdalam pemahaman tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan LCC 4 Pilar Kebangsaan dan lomba orasi itu mengusung tema “Meneladani Semangat Pahlawan untuk Membangun Generasi Berkarakter dan Cinta Tanah Air”. Selain menjadi ajang kompetisi antarpelajar, kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran di luar kelas yang berlangsung secara kompetitif dan edukatif.
LCC 4 Pilar Kebangsaan Jadi Sarana Pembelajaran
Ketua Panitia M. Doni Afifudin Febrian mengatakan, peserta tidak hanya ditantang menguasai pengetahuan mengenai empat pilar kebangsaan. Mereka juga diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keberanian menyampaikan pendapat, serta kepercayaan diri dalam menyuarakan gagasan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Melalui kompetisi tersebut, para peserta tidak hanya ditantang untuk menguasai pengetahuan tentang empat pilar kebangsaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keberanian menyampaikan pendapat, serta rasa percaya diri dalam menyuarakan gagasan,” kata M. Doni.
Menurut dia, pembelajaran dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman materi kebangsaan. Para siswa diharapkan dapat menerapkan semangat perjuangan para pahlawan melalui sikap dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang dikemas secara kompetitif dan edukatif. Para siswa diharapkan mampu memahami bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwujudkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari tujuan penyelenggaraan LCC 4 Pilar Kebangsaan dan lomba orasi. Kompetisi itu tidak hanya menilai penguasaan pengetahuan, tetapi juga mendorong keberanian peserta untuk berbicara serta menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
MGMP Pendidikan Pancasila Dorong Generasi Berkarakter
M. Doni berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Ia juga menyebut kegiatan itu diharapkan memperkuat peran guru Pendidikan Pancasila dalam membangun generasi penerus yang berintegritas. Para siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.
“Selain menjadi ajang kompetisi antarpelajar, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran guru Pendidikan Pancasila dalam membangun generasi penerus yang berintegritas dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa,” terangnya.
Dengan tema tentang keteladanan terhadap semangat pahlawan, kegiatan ini menempatkan pendidikan karakter dan kecintaan terhadap tanah air sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika diarahkan untuk mendukung pembentukan sikap para pelajar.
Wakil Bupati Batang Tekankan Penerapan Pancasila
Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi penyelenggaraan LCC 4 Pilar Kebangsaan dan lomba orasi tersebut. Ia menilai penguatan nilai-nilai kebangsaan sejak usia sekolah penting untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter, rasa tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Suyono menegaskan, Pendidikan Pancasila tidak semestinya hanya dipahami sebagai mata pelajaran di sekolah. Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui sikap menghargai perbedaan, menjaga persatuan, bergotong royong, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.
“Pendidikan Pancasila jangan hanya dipahami sebagai mata pelajaran di sekolah, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak harus belajar menghargai perbedaan, menjaga persatuan, memiliki semangat gotong royong, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” ungkap Suyono.
Ia menambahkan, generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka perlu dipersiapkan bukan hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga moral dan karakter yang kuat.
“Melalui LCC 4 Pilar Kebangsaan dan lomba orasi ini, siswa dilatih untuk berpikir kritis, berani berbicara, dan menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab. Kami berharap lahir generasi Batang yang cerdas, berprestasi, berakhlak, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















![[Siaran Pers] Kolaborasi dalam Inovasi Pelayanan Publik, Wamen Nezar: Daerah Tak Perlu Bangun Sistem Sendiri](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-kolaborasi-dalam-inovasi-pelayanan-publik-wamen-nezar-daerah-tak-perlu-bangun-sistem-sendiri.png)