Headline.co.id, Tanah Datar ~ Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memastikan kondisi dan kebutuhan warga terdampak banjir bandang Pandai Sikek mendapat perhatian. Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meninjau langsung lokasi bencana di Jorong Koto Tinggi, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Sumatra Barat, Senin (2/11/2026). Dalam peninjauan itu, Ahmad Fadly menemui warga yang mengungsi di masjid terdekat setelah 18 kepala keluarga (KK) meninggalkan rumah demi keselamatan. Pemerintah daerah melakukan pemantauan untuk melihat kerusakan, mengetahui kondisi masyarakat pascabencana, serta memastikan penanganan dan kebutuhan dasar pengungsi diperhatikan.
Ahmad Fadly datang bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar Sofyan Ali Zumara, Camat X Koto Muhammad Yahya Suryadi, dan Wali Nagari Pandai Sikek Mas’ap Widiawan.
Rombongan meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir bandang Pandai Sikek. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kerusakan dan situasi warga setelah bencana.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
18 KK Mengungsi di Masjid Terdekat
Selain memeriksa lokasi terdampak, Ahmad Fadly mengunjungi warga yang untuk sementara mengungsi di masjid terdekat. Sebanyak 18 KK meninggalkan rumah masing-masing demi menghindari risiko terhadap keselamatan.
Di hadapan para pengungsi, Ahmad Fadly menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi. Ia juga memberikan dukungan moril kepada warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat di sini. Tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan ini. Pemerintah daerah hadir bersama masyarakat dan akan terus berupaya melihat kebutuhan serta kondisi warga yang terdampak,” ujar Ahmad Fadly.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah warga terdampak. Pemkab Tanah Datar juga menegaskan perhatian terhadap kondisi masyarakat yang masih berada di tempat pengungsian.
Warga Diminta Tidak Memaksakan Kembali ke Rumah
Ahmad Fadly mengingatkan warga agar mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas. Imbauan itu disampaikan terutama karena kondisi cuaca masih berpotensi memicu bencana susulan.
“Kepada seluruh masyarakat, kami mengimbau agar selalu waspada. Jangan memaksakan diri kembali ke rumah apabila kondisi belum dinyatakan aman oleh petugas. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” pesannya.
Ia meminta masyarakat tetap waspada dan tidak kembali ke rumah sebelum ada kepastian bahwa kondisi telah aman. Arahan petugas menjadi rujukan bagi warga dalam menentukan langkah setelah banjir bandang terjadi.
Pemantauan dan Koordinasi Penanganan Bencana
Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Fadly juga meminta pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di lokasi terdampak. Pemantauan diperlukan untuk memastikan kondisi warga dan kebutuhan dasar para pengungsi tetap mendapat perhatian.
Menurut Ahmad Fadly, penanganan bencana membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Kolaborasi itu mencakup pemerintah daerah, unsur terkait, dan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan bencana ini dapat berjalan dengan baik. Kita berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Kunjungan Wakil Bupati Tanah Datar tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memantau warga terdampak banjir bandang Pandai Sikek. Peninjauan juga dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di Jorong Koto Tinggi, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















