Headline.co.id, Padang ~ Pendaftaran Perlinsos Digital di Kota Padang mencapai 128.857 kepala keluarga (KK) atau 42,43 persen dari total sasaran 303.724 KK hingga 2 November 2026. Program tersebut dijalankan untuk mendata masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial melalui portal Perlinsos. Capaian itu disampaikan setelah Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan penghargaan kepada tiga kecamatan dengan persentase pendaftaran tertinggi dan 33 Agen Perlinsos di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Selasa (3/11/2026). Pemerintah Kota Padang masih memiliki waktu hingga akhir 2026 untuk menjangkau warga yang belum mendaftar sekaligus memastikan validitas data.
Capaian 42,43 persen tersebut telah melampaui target awal Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang berada pada kisaran 40–60 persen, tetapi pendataan belum selesai karena masih terdapat warga yang belum terdata. Perluasan jangkauan menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial tetapi belum mengetahui cara mengakses bantuan.
Validitas Data Jadi Perhatian Utama
Fadly mengatakan, keberhasilan program Perlinsos Digital tidak hanya ditentukan oleh jumlah warga yang melakukan pendaftaran. Menurut dia, keakuratan data diperlukan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan perlindungan sosial dapat dikenali dengan tepat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia menyebut masih ada warga yang membutuhkan perlindungan sosial, tetapi belum terdata atau belum mengetahui cara mengakses bantuan. Dalam kondisi tersebut, Agen Perlinsos dinilai memiliki peran penting karena membantu menyampaikan informasi dan mendampingi masyarakat dalam proses pendaftaran.
“Kita memahami bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial, tetapi belum terdata atau mengetahui cara mengakses bantuan. Karena itu, agen Perlinsos berperan penting sebagai ujung tombak dalam memberikan informasi,” ujar Fadly.
Fadly meminta para agen memastikan informasi yang dimasukkan dalam pendaftaran valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal itu terutama penting ketika pendataan mencakup kelompok rentan, seperti keluarga miskin, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.
“Jadikan reward ini sebagai motivasi bagi Bapak Ibu untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat Kota Padang. Pastikan masyarakat yang didaftarkan benar-benar membutuhkan, data harus valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Bungus Teluk Kabung Peringkat Pertama
Dalam pemberian penghargaan tersebut, Kecamatan Bungus Teluk Kabung menempati peringkat pertama berdasarkan persentase pendaftaran. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Padang Selatan.
Selain penghargaan bagi tiga kecamatan, apresiasi diberikan kepada 33 Agen Perlinsos dengan jumlah pendaftaran terbanyak di wilayah masing-masing. Penghargaan bagi para agen itu didukung Bank Nagari sebagai bentuk apresiasi atas upaya mereka membantu pendataan masyarakat.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan untuk mendorong percepatan pendaftaran Perlinsos Digital di Kota Padang. Para agen diharapkan terus membantu warga yang belum terdaftar, sekaligus memastikan masyarakat yang didata sesuai dengan kriteria penerima perlindungan sosial.
Padang merupakan satu dari 43 daerah percontohan atau pilot project Perlinsos Digital. Fadly meminta seluruh petugas memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran hingga akhir 2026 untuk memperluas cakupan pendataan.
128.857 KK Telah Mendaftar
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya menyampaikan, pendaftaran hingga 2 November 2026 menunjukkan proses pendataan masih berjalan. Dari total sasaran 303.724 KK, sebanyak 128.857 KK telah mendaftar melalui portal Perlinsos.
Eri mengapresiasi kerja para agen yang membantu masyarakat melakukan pendaftaran di wilayah masing-masing. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Nagari atas dukungan yang diberikan melalui penghargaan bagi agen berprestasi.
Dengan waktu pendaftaran yang masih berlangsung hingga akhir tahun, perluasan jangkauan dan validasi data harus dilakukan secara bersamaan. Pemerintah berharap pendataan yang akurat dapat membantu mengenali warga yang membutuhkan perlindungan sosial, sehingga kebijakan dan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















