Headline.co.id, Sumenep ~ Babinsa Koramil 0827/16 Gapura bersama kelompok tani memperbaiki saluran irigasi tersier di Desa Gapura, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk menjaga kelancaran pasokan air ke sawah menjelang musim tanam. Perbaikan saluran irigasi diperlukan karena aliran air menuju lahan pertanian warga terhambat pendangkalan dan rumput liar. Dalam karya bakti tersebut, TNI dan petani bergotong royong menggali saluran, membersihkan endapan lumpur, serta memperkuat dinding irigasi dengan batu.
Saluran Irigasi Tersier Mengalami Pendangkalan
Kondisi saluran irigasi tersier yang dangkal dan dipenuhi rumput liar membuat aliran air tidak berjalan optimal. Apabila tidak segera dibenahi, hambatan tersebut berpotensi mengganggu pengairan sawah, terutama ketika petani memasuki musim tanam.
Babinsa dan kelompok tani kemudian melakukan pembersihan serta perbaikan secara bersama-sama. Selain menggali saluran dan mengangkat endapan lumpur, mereka menata batu pada bagian dinding irigasi. Langkah itu dilakukan agar saluran lebih kuat dan tidak mudah rusak saat hujan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Irigasi tersier merupakan bagian dari jaringan pengairan yang menyalurkan air lebih dekat ke petak-petak sawah. Karena itu, kondisi saluran pada tingkat tersebut berpengaruh terhadap kemampuan air menjangkau lahan pertanian secara optimal.
Perbaikan saluran irigasi di Desa Gapura menjadi bagian dari upaya menjaga fasilitas pertanian di tingkat lokal. Kelancaran pengairan diharapkan membantu petani memenuhi kebutuhan air sawah dan mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian selama musim tanam.
Babinsa: Irigasi Merupakan Urat Nadi Petani
Babinsa Koramil 0827/16 Gapura, Rasul, mengatakan saluran irigasi yang berfungsi baik penting bagi aktivitas pertanian masyarakat. Menurut dia, kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk bantuan terhadap kesulitan yang dihadapi warga.
“Saluran irigasi ini adalah urat nadi petani. Kalau air lancar, sawah subur, panen meningkat. Kami sebagai Babinsa wajib hadir membantu kesulitan warga,” ujar Rasul.
Keterlibatan Babinsa dalam perbaikan saluran irigasi mendapat apresiasi dari petani setempat. Mereka berharap aliran air yang lebih lancar dapat mendukung kebutuhan pengairan sawah dan membantu kelancaran musim tanam.
Salah seorang petani menyampaikan terima kasih atas pendampingan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai perbaikan saluran dapat membantu memperlancar pengairan sawah.
“Kami sangat berterima kasih, Pak Babinsa selalu ada. Dengan saluran irigasi yang baru ini, kami yakin pengairan sawah akan lebih lancar,” ungkapnya.
Bagian dari Pembinaan Teritorial dan TNI Manunggal Air
Danramil 0827/16 Gapura menyampaikan, kegiatan perbaikan saluran irigasi itu merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus dukungan terhadap program TNI Manunggal Air.
Melalui kegiatan tersebut, TNI Angkatan Darat membantu masyarakat memperbaiki infrastruktur yang menunjang kebutuhan dasar, termasuk sarana pengairan pertanian. Gotong royong Babinsa dan petani juga diharapkan memperkuat kolaborasi dalam menjaga fasilitas pertanian agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Pemeliharaan saluran irigasi menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di Kabupaten Sumenep, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Dengan saluran yang lebih terawat, keberlangsungan kegiatan pertanian diharapkan tetap terjaga dan petani dapat menghadapi musim tanam dengan dukungan pengairan yang lebih baik.
(Dim/Ren/Fer)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















