Headline.co.id, Halmahera Tengah ~ Weda, Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ikram Malan Sangadji, meninjau pembangunan rumah layak huni (RLH) di Kota Weda dan Desa Goeng, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Minggu (1/11/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat progres pembangunan RLH sekaligus mendengarkan pengalaman dan harapan warga penerima bantuan. Dalam kunjungan tersebut, Ikram didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan meminta penerima segera menempati rumah setelah pembangunannya selesai. Selain pembangunan RLH, rombongan juga meninjau saluran air, rencana pembangunan jalan desa, serta rencana pembangunan talut di Kali Yevetu untuk mengantisipasi luapan air ke permukiman.
Bupati Halteng Minta RLH Segera Ditempati
Ikram mengecek langsung kemajuan pembangunan rumah warga di Kota Weda dan Desa Goeng. Ia juga mengingatkan penerima manfaat agar rumah bantuan digunakan sesuai peruntukannya.
Bupati Halteng menyampaikan akan kembali memeriksa pemanfaatan rumah tersebut setelah pembangunannya selesai. Ia ingin memastikan rumah yang diberikan benar-benar ditempati oleh penerima bantuan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kalau rumah sudah jadi, langsung masuk rumah. Nanti saya datang melihat apakah rumah Bapak dan Ibu sudah ditempati atau belum,” kata Ikram.
Peninjauan diawali dari rumah Nurjana, seorang janda penerima bantuan RLH. Pembangunan rumah Nurjana telah mencapai sekitar 80 persen.
Rumah tersebut berukuran 6 × 7 meter dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Sebelum menerima bantuan, Nurjana tinggal di rumah berdinding papan.
Nurjana menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Selain bantuan pembangunan rumah, ia juga menerima insentif janda sebesar Rp500 ribu per bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih, Pak Bupati,” ucap Nurjana.
Rumah Nelayan di Desa Goeng Hampir Rampung
Dari Kota Weda, kunjungan dilanjutkan ke Desa Goeng. Di desa tersebut, Ikram meninjau rumah Alpius Bunga, seorang nelayan penerima bantuan RLH.
Rumah Alpius memiliki ukuran dan bentuk yang serupa dengan rumah Nurjana. Pembangunannya disebut hampir rampung.
Alpius mengatakan bantuan tersebut membuat keluarganya berpeluang menempati rumah yang lebih aman dan nyaman. Ia menyebut kondisi rumah sebelumnya hanya berdinding papan.
“Kalau tidak ada bantuan ini, kami hanya bertahan dengan rumah berdinding papan. Kami tidak bisa membangun rumah sebagus ini. Hanya dengan rezeki dari pemerintah daerah kami mendapat bantuan rumah,” tutur Alpius.
Ia berharap keluarganya dapat segera tinggal dengan lebih aman dan nyaman setelah pembangunan rumah selesai.
Selain meninjau rumah Alpius, Ikram mengunjungi Imelda, penerima RLH lainnya di Desa Goeng. Dalam kunjungan itu, ia juga menanyakan kepada warga mengenai penerimaan insentif pemerintah daerah.
Peninjauan Saluran Air hingga Rencana Talut
Kunjungan Bupati Halteng tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah layak huni. Ikram bersama rombongan turut meninjau pembangunan saluran air dan rencana pembangunan jalan desa.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kali Yevetu. Di lokasi tersebut, pembahasan diarahkan pada rencana pembangunan talut.
Rencana pembangunan talut itu ditujukan untuk mengantisipasi luapan air yang dapat mengarah ke permukiman. Dengan demikian, peninjauan lapangan mencakup kebutuhan rumah warga sekaligus infrastruktur pendukung di kawasan permukiman.
Melalui kunjungan tersebut, Ikram mengecek perkembangan pembangunan RLH di dua lokasi, mendengarkan langsung kondisi penerima manfaat, serta melihat kebutuhan infrastruktur yang berkaitan dengan lingkungan tempat tinggal warga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














