Headline.co.id, Jakarta ~ Samsung mengungkap serangkaian pengujian ketahanan yang dilakukan terhadap Galaxy Z Fold8 Ultra untuk memastikan keandalan perangkat layar lipat generasi terbarunya. Melalui pengembangan teknologi Flex Titanium, perusahaan asal Korea Selatan tersebut berupaya memperkuat konstruksi layar tanpa mengurangi fleksibilitas saat perangkat dibuka dan ditutup. Samsung menyebut Galaxy Z Fold8 Series telah menjalani lebih dari 100 uji validasi, mulai dari pelipatan berulang hingga paparan kelembapan dan partikel. Penjelasan mengenai teknologi dan proses pengembangan perangkat tersebut disampaikan melalui Samsung Newsroom pada Kamis (29/10/2026).
Pengujian ketahanan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan ponsel layar lipat. Berbeda dengan ponsel konvensional, perangkat foldable memiliki komponen layar dan engsel yang harus bekerja secara bersamaan ketika pengguna membuka maupun menutup perangkat.
Samsung menjelaskan bahwa proses pengembangan Galaxy Z Fold8 Ultra tidak hanya berfokus pada desain bodi yang semakin tipis, tetapi juga memperhatikan kemampuan setiap komponen dalam mendukung penggunaan perangkat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Galaxy Z Fold8 Ultra Jalani Lebih dari 100 Uji Ketahanan
Samsung mengklaim telah melakukan lebih dari 100 pengujian validasi keandalan terhadap perangkat Galaxy Z Fold8 Series sebelum dipasarkan kepada konsumen.
Pengujian tersebut mencakup sejumlah kondisi yang berpotensi memengaruhi ketahanan perangkat, seperti benturan akibat jatuh, tekanan, pelipatan berulang, paparan kelembapan, hingga masuknya partikel.
Melalui pengujian tersebut, Samsung berupaya mengidentifikasi potensi permasalahan pada perangkat sebelum produk digunakan konsumen.
Proses validasi juga menjadi bagian dari pengembangan teknologi layar lipat yang membutuhkan keseimbangan antara kekuatan konstruksi dan fleksibilitas komponen.
Sunghoon Moon, Executive Vice President and Senior Executive of Mobile R&D Office–Hardware Samsung, menjelaskan bahwa pengembangan ponsel layar lipat tidak dapat dilakukan dengan memperhatikan satu komponen saja.
“Layar, engsel, baterai, pendinginan, dan struktur internal perlu dirancang secara bersamaan ketika Samsung ingin mengurangi ketebalan perangkat,” kata Sunghoon, sebagaimana dikutip dari Samsung Newsroom, Kamis (29/10/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengurangan ketebalan perangkat membutuhkan penyesuaian pada berbagai komponen internal agar tetap dapat bekerja dalam satu sistem.
Meski demikian, jumlah pengujian yang disampaikan Samsung merupakan klaim perusahaan mengenai proses validasi produknya, bukan hasil pengujian independen terhadap ketahanan perangkat dalam penggunaan jangka panjang.
Mengenal Teknologi Flex Titanium pada Layar Galaxy Z Fold8 Ultra
Salah satu teknologi yang digunakan Samsung dalam konstruksi Galaxy Z Fold8 Ultra adalah Flex Titanium. Teknologi tersebut menggabungkan dua komponen utama, yakni film paduan titanium dan pelat titanium.
Film paduan titanium ditempatkan sebagai lapisan pendukung di bawah panel OLED. Sementara itu, pelat titanium berfungsi menopang modul layar dari bagian bawah perangkat.
Kedua komponen tersebut dirancang untuk memberikan dukungan struktural sekaligus mempertahankan fleksibilitas layar saat perangkat dilipat.
Samsung mengakui bahwa menyeimbangkan kekuatan material dengan kebutuhan layar untuk bergerak menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan ponsel lipat.
Material yang digunakan harus mampu menopang konstruksi layar, tetapi tetap memungkinkan panel mengikuti gerakan pelipatan ketika perangkat dibuka dan ditutup.
Karena itu, pengembangan Flex Titanium menjadi bagian dari upaya Samsung menyempurnakan konstruksi perangkat layar lipat premium buatannya.
Delapan Generasi Pengembangan Ponsel Lipat Samsung
Samsung telah mengembangkan perangkat layar lipat sejak memperkenalkan Galaxy Fold pada 2019. Kehadiran Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi bagian dari perjalanan pengembangan teknologi foldable hingga generasi kedelapan.
Selama periode tersebut, Samsung melakukan berbagai penyempurnaan pada desain, material, dan pengalaman penggunaan perangkat.
Masukan yang diterima perusahaan juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan produk pada generasi berikutnya.
Samsung menyebut kebiasaan pengguna ketika membuka, melipat, dan membawa ponsel turut memengaruhi rancangan perangkat layar lipat.
Pengembangan selama delapan generasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan perangkat dengan layar besar yang tetap nyaman digenggam dan dibawa dalam aktivitas sehari-hari.
Selain aspek kenyamanan, penyempurnaan konstruksi internal menjadi perhatian dalam pengembangan perangkat yang menggabungkan layar fleksibel, engsel, baterai, dan sistem pendinginan.
Samsung Tawarkan Trade-in Galaxy Z Fold8 Ultra Mulai Rp15 Jutaan
Selain mengungkap teknologi dan proses pengujian perangkat, Samsung juga menawarkan program pembelian Galaxy Z Fold8 Ultra melalui kampanye Galaxy Upgrade Festival.
Dalam program tersebut, konsumen berkesempatan memperoleh Galaxy Z Fold8 Ultra dengan harga mulai Rp15 jutaan melalui mekanisme tukar tambah atau trade-in.
Samsung juga menawarkan total benefit hingga Rp7,3 juta, Extra Cashback, serta pilihan cicilan mulai Rp600 ribuan per bulan.
Program tersebut berlangsung melalui Samsung.com dan Samsung Experience Store hingga 31 Oktober 2026, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan perusahaan.
Harga mulai Rp15 jutaan bukan merupakan harga pembelian reguler, melainkan penawaran melalui program tukar tambah perangkat.
Dengan demikian, nilai akhir yang harus dibayarkan konsumen bergantung pada perangkat lama yang ditukarkan serta ketentuan promosi yang berlaku.
Konsumen juga perlu memperhatikan komponen keuntungan yang dapat digabungkan, pilihan tenor cicilan, dan total pembayaran sebelum melakukan transaksi.
Di luar penawaran harga, informasi mengenai teknologi Flex Titanium dan lebih dari 100 pengujian ketahanan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen yang ingin memahami konstruksi Galaxy Z Fold8 Ultra sebelum memilih perangkat layar lipat premium.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















