Headline.co.id, Boalemo ~ Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo untuk memperkuat koordinasi penanggulangan bencana dan menggali materi literasi kebencanaan bagi masyarakat. Pertemuan tersebut berlangsung di ruangan Pusdalops PB BPBD Provinsi Gorontalo pada Kamis (29/10/2026). Selain membahas edukasi kebencanaan, kedua pihak membicarakan tindak lanjut anggaran pembangunan jembatan di Kabupaten Boalemo yang bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Koordinasi dilakukan agar informasi mengenai potensi bencana, pencegahan, dan kesiapsiagaan dapat disampaikan kepada masyarakat, terutama melalui kegiatan reses anggota DPRD.
Kunjungan itu dilakukan Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo untuk memperoleh informasi dan masukan dari BPBD Provinsi Gorontalo. Materi tersebut dinilai penting karena kondisi cuaca saat ini memiliki berbagai potensi bencana yang perlu dipahami masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo Bidang Keuangan, Muhammad Amin, mengatakan koordinasi dengan BPBD dibutuhkan untuk memperkuat pemahaman anggota DPRD mengenai penanggulangan bencana sekaligus mendukung edukasi kepada masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kami dari Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo sengaja datang ke BPBD Provinsi Gorontalo untuk berkoordinasi dan berkonsultasi. Kami juga membutuhkan informasi literasi kebencanaan dari BPBD, apalagi dengan kondisi cuaca sekarang yang memiliki berbagai potensi bencana,” ujar Muhammad Amin.
Literasi kebencanaan untuk kegiatan reses
Muhammad Amin menyampaikan, anggota DPRD membutuhkan informasi dan materi literasi kebencanaan yang akurat. Materi itu mencakup pemahaman mengenai potensi bencana, langkah pencegahan, serta upaya kesiapsiagaan di lingkungan masyarakat.
Informasi yang diperoleh dari pertemuan tersebut akan menjadi bekal bagi anggota DPRD ketika melaksanakan kegiatan reses dan bertemu langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan itu, anggota DPRD diharapkan dapat menyampaikan edukasi yang tepat mengenai risiko bencana dan pentingnya kesiapsiagaan.
Menurut Muhammad Amin, pertemuan dengan BPBD memberikan tambahan informasi yang dapat digunakan untuk menyusun penyampaian edukasi kepada masyarakat.
“Dari pertemuan tadi, kami banyak menerima informasi dan masukan. Ini menjadi modal besar bagi kami, terutama bagi anggota DPRD yang sebentar lagi akan melaksanakan reses. Kami bisa membawa literasi dan narasi yang baik untuk mengedukasi masyarakat,” tambahnya.
Dengan demikian, literasi kebencanaan tidak hanya dibahas sebagai materi koordinasi antarlembaga, tetapi juga disiapkan untuk diteruskan kepada masyarakat melalui pertemuan langsung dalam agenda reses.
Tindak lanjut anggaran pembangunan jembatan
Selain literasi kebencanaan, pertemuan Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo dan BPBD Provinsi Gorontalo membahas perkembangan tindak lanjut upaya Gubernur Gorontalo melalui BPBD Provinsi Gorontalo terkait anggaran pembangunan jembatan di Kabupaten Boalemo.
Anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari BNPB. Pembahasan dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan kebutuhan infrastruktur tersebut serta memastikan adanya pemahaman yang sama mengenai tindak lanjut yang diperlukan.
Materi tersebut menjadi bagian dari koordinasi penanggulangan bencana di daerah. Infrastruktur jembatan turut menjadi perhatian dalam pembahasan karena berkaitan dengan kebutuhan penanganan yang ditindaklanjuti melalui koordinasi pemerintah daerah dan BPBD.
BPBD dorong sinergi antarlembaga
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, melalui Sekretaris BPBD Provinsi Gorontalo, Ismail Abd. Bau, menegaskan pentingnya koordinasi dan pertukaran informasi pemerintah daerah dan DPRD.
Sinergi antarlembaga diperlukan agar informasi kebencanaan dapat diteruskan kepada masyarakat secara tepat. Koordinasi tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
Pertemuan DPRD Kabupaten Boalemo dan BPBD Provinsi Gorontalo diharapkan menjadi bagian dari keberlanjutan koordinasi, baik dalam penyebarluasan literasi kebencanaan maupun dalam menindaklanjuti kebutuhan penanggulangan bencana di daerah.
Upaya tersebut diharapkan memperkuat peran pemerintah dan wakil rakyat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung langkah-langkah pengurangan risiko bencana di Kabupaten Boalemo. (mcgorontaloprov/ppid)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















