Headline.co.id, Bengkulu Tengah ~ Polda Bengkulu melaksanakan Program Quick Wins Kapolri “Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN)” di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sulthoon 4M, Desa Taba Terunjam, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menjembatani kebutuhan mereka dengan peluang kerja. Dalam kegiatan itu, Polri juga mendorong peningkatan keterampilan warga melalui kolaborasi dengan lembaga pelatihan kerja. Salah satu aspirasi yang disampaikan peserta ialah keinginan mengikuti pelatihan mengemudi untuk menambah keterampilan dalam mencari pekerjaan.
Program POLIRAN Dorong Peningkatan Keterampilan
Program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan keterampilan dan kesejahteraan. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi sarana bagi Polri untuk mendengar langsung kebutuhan warga.
“Melalui program POLIRAN ini, kami ingin menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, mendorong peningkatan keterampilan, dan menjembatani kebutuhan masyarakat dengan peluang kerja yang ada,” ujar Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kapolda Bengkulu menyatakan Polri siap membangun kolaborasi dengan LPK Sulthoon 4M. Kolaborasi itu ditujukan untuk memberikan kesempatan dan dukungan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki.
“Kami siap berkolaborasi dengan LPK untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, sehingga mereka memiliki bekal untuk memperoleh pekerjaan maupun meningkatkan kemandirian ekonomi,” tegas Kapolda.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Bengkulu, Karo SDM Polda Bengkulu, Dir Reskrimum Polda Bengkulu, Dir Binmas Polda Bengkulu, Kapolres Bengkulu Tengah, Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Bengkulu Tengah, Kasat Binmas Polres Bengkulu Tengah, Ketua LPK Sulthoon 4M, serta warga Desa Taba Terunjam.
Aspirasi Peserta LPK Ditanggapi Kapolda
Dalam kegiatan itu, Anwar, salah satu peserta LPK, menyampaikan keinginannya untuk belajar mengemudi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menambah bekal bagi dirinya dalam mencari pekerjaan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolda Bengkulu menyatakan Polri siap membantu memfasilitasi pelatihan mengemudi. Fasilitasi itu akan dilakukan melalui kolaborasi dengan LPK Sulthoon 4M.
Respons terhadap aspirasi Anwar menjadi bagian dari upaya Program POLIRAN untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan dukungan peningkatan kompetensi. Melalui program tersebut, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan kebutuhan keterampilan yang dinilai dapat membantu memperoleh pekerjaan atau meningkatkan kemandirian ekonomi.
Pelaksanaan kegiatan di LPK Sulthoon 4M juga memperlihatkan pendekatan Polri dalam menjangkau masyarakat secara langsung. Kapolda Bengkulu hadir bersama jajaran Polda Bengkulu, Polres Bengkulu Tengah, pemerintah daerah, pengelola lembaga pelatihan, dan warga setempat.
Kapolda Minta Warga Laporkan Anggota Bermasalah
Selain membahas peningkatan keterampilan dan peluang kerja, Kapolda Bengkulu mengimbau masyarakat Bengkulu Tengah agar tidak ragu melaporkan anggota Polri yang bermasalah. Warga juga diminta segera menghubungi kepolisian apabila mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.
Kapolda menyampaikan, laporan dapat disampaikan melalui call center 110 yang disebutnya gratis dan beroperasi selama 24 jam.
“Saya mengimbau kepada masyarakat Bengkulu Tengah, apabila menemukan anggota yang merecoki atau menyusahkan masyarakat, silakan laporkan ke call center 110 GRATIS. Bapak Ibu bisa sampaikan ‘ini Pak ada anggota bermasalah’ biar kami tindak. Dan apabila masyarakat mengalami kejadian apapun yang membutuhkan Polisi, segera hubungi call center 110, kami siap melayani 24 jam,” pungkas Kapolda.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















