Headline.co.id, Jakarta ~ Fira Nursyahyuni mengembangkan program “Pemuda Tumbuh” untuk membantu anak muda Indonesia mempersiapkan pendidikan dan usaha. Program yang dikembangkan melalui TILBu Indonesia itu menyediakan pembelajaran bahasa, pendampingan beasiswa, serta pelatihan kewirausahaan. Hingga kini, sekitar 300 siswa dan pemuda telah mengikuti bimbingan tersebut. Gagasan itu dibawa Fira dalam Wirasena Youth Camp 2026 di Jakarta untuk memperluas jejaring dan menjangkau lebih banyak pemuda dari berbagai daerah.
Fira merupakan pendiri sekaligus CEO TILBu Indonesia, singkatan dari Teknologi Inovasi Literasi dan Budaya Indonesia. Lembaga yang berdiri sejak 2023 itu menyelenggarakan pembelajaran bahasa Turki, Arab, dan Inggris.
TILBu juga membuka pelatihan bahasa Indonesia bagi pelajar dan mahasiswa internasional, termasuk peserta dari Brasil dan Pakistan. Selain pembelajaran bahasa, lembaga tersebut mendampingi pemuda yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pendampingan dilakukan dengan membantu peserta mempersiapkan persyaratan beasiswa. TILBu juga menyediakan pelatihan bagi pemuda yang ingin membangun usaha dengan dukungan tutor berpengalaman.
“Kami membantu menyadarkan pemuda-pemudi Indonesia bahwa pendidikan tinggi itu sangat penting, karena pendidikan adalah fondasi seseorang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Fira.
Pendampingan Disesuaikan dengan Tujuan Peserta
Program “Pemuda Tumbuh” berangkat dari persoalan sebagian anak muda yang masih kebingungan menentukan arah setelah menyelesaikan pendidikan. Sebagian ingin melanjutkan kuliah, tetapi belum mengetahui cara mendapatkan beasiswa. Sebagian lainnya tertarik berwirausaha, namun belum memahami tahapan untuk memulai.
Melalui program tersebut, Fira ingin membantu peserta mengenali pilihan, menyusun rencana, dan mengambil langkah berdasarkan kebutuhan serta kemampuan masing-masing. Pendampingan diberikan secara bertahap, sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai peserta.
Peserta yang belum menguasai bahasa dapat memulai pembelajaran dari tingkat dasar. Sementara itu, peserta yang mengejar beasiswa dibimbing menyiapkan esai dan persyaratan pendaftaran hingga memperoleh surat penerimaan atau letter of acceptance (LoA) dari universitas.
Bagi pemuda yang ingin berwirausaha, pendampingan dilakukan melalui tahapan inkubasi dan akselerasi. Mereka juga dihubungkan dengan mentor untuk memperoleh arahan dalam mengembangkan usaha.
TILBu memberikan bantuan berupa beasiswa sertifikat bahasa dan biaya hidup bagi mahasiswa yang membutuhkan. Dengan pendekatan tersebut, pendidikan dan kewirausahaan ditempatkan sebagai dua jalur yang dapat membantu pemuda membangun kemandirian.
Memperkuat Jejaring di Wirasena Youth Camp
Fira membawa gagasan “Pemuda Tumbuh” ke Wirasena Youth Camp 2026. Program tersebut diikuti 168 pemuda terpilih dari 38 provinsi.
Keikutsertaan dalam kegiatan itu menjadi kesempatan bagi Fira untuk mempertajam rancangan program sekaligus membangun jejaring dengan pemuda dari berbagai daerah. Selama mengikuti camp, ia memperoleh pembelajaran mengenai penyusunan tahapan program, pengelolaan waktu, pengendalian stres, dan kemampuan mendengarkan.
Gagasan para peserta juga dibahas untuk memastikan program yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Pertemuan dengan pemuda yang memiliki pengalaman dan latar belakang berbeda membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
Bagi Fira, jejaring tersebut penting agar upaya memperluas akses pendidikan dan mengembangkan ekonomi pemuda tidak berhenti ketika kegiatan camp berakhir.
“Dampak yang kami lakukan tidak hanya fokus pada jadwal yang sudah ditentukan, tetapi akan berkelanjutan, mungkin hingga akhir hayat. Karena ini adalah fondasi bangsa,” katanya.
Berawal dari Jawa Barat, Menjangkau Lebih Banyak Pemuda
Fira berharap Wirasena Youth Camp terus melahirkan generasi muda yang mampu menghadirkan manfaat bagi daerah masing-masing dan berkontribusi bagi Indonesia melalui kolaborasi lintas wilayah.
Bagi TILBu, pengembangan program tetap berfokus di Jawa Barat. Namun, lembaga tersebut juga membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pemuda di berbagai daerah.
Harapannya, semakin banyak anak muda memperoleh akses pembelajaran bahasa, pendampingan beasiswa, dan penguatan keterampilan usaha. Menurut gagasan “Pemuda Tumbuh”, kesempatan untuk belajar, melanjutkan pendidikan, dan membangun usaha tidak semestinya hanya dinikmati oleh mereka yang telah mengetahui jalannya.
Wirasena Youth Camp 2026 diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 21–31 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di kawasan Taman Ismail Marzuki dan sejumlah lokasi pendukung di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda.
Melalui program tersebut, Fira berupaya membantu pemuda menentukan arah masa depan melalui pembelajaran, akses informasi, pendampingan, dan hubungan dengan mentor. Ia berharap langkah itu dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak muda untuk bertumbuh bersama Indonesia.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















