Headline.co.id, Bandung ~ Kementerian PPN/Bappenas bersama Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menggelar Talent Fest 2026 MTN Goes to Campus di Gedung Kesenian Sunan Ambu, ISBI Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem Manajemen Talenta Nasional (MTN), terutama melalui perguruan tinggi. Dengan tema “Menguatkan Ekosistem Talenta, Menuju Indonesia Emas 2045”, acara tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, talenta, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat pembinaan serta daya saing talenta Indonesia di tingkat dunia.
Penyelenggaraan Talent Fest 2026 MTN Goes to Campus tidak hanya menjadi ruang diseminasi arah kebijakan MTN, tetapi juga ajang menampilkan dan mengapresiasi talenta. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lain dalam membangun ekosistem talenta Indonesia.
MTN Masuk Tahap Penguatan Pelaksanaan
Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali mengatakan, MTN pada periode 2025–2029 memasuki tahap penguatan pelaksanaan. Tahap tersebut membutuhkan komitmen dan kolaborasi berbagai pihak agar talenta Indonesia mampu menorehkan prestasi di tingkat dunia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Fokus kita adalah memperkuat kelembagaan, menyempurnakan mekanisme implementasi, dan memperluas kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Dengan tahapan tersebut, kita dapat melihat bahwa prestasi talenta Indonesia di tingkat global tidak dapat dibangun secara instan,” ujar Pungkas.
Ia mengatakan prestasi talenta merupakan hasil dari proses panjang. Menurut dia, pencapaian tersebut membutuhkan konsistensi kebijakan, kelembagaan yang kuat, data yang baik, pembinaan berkesinambungan, serta kolaborasi berbagai pihak.
MTN merupakan upaya strategis pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif melalui penataan ekosistem pendukung ketalentaan di tingkat nasional. Pelaksanaannya dilakukan dengan mengorkestrasi berbagai intervensi pembibitan, pengembangan, dan penguatan talenta lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.
Perguruan Tinggi Dinilai Berperan Penting
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Bandung Indra Ridwan menegaskan pentingnya orkestrasi kebijakan yang kuat dan terintegrasi. Ia juga menyoroti kebutuhan kolaborasi berbagai pihak, terutama perguruan tinggi, dalam membangun ekosistem talenta nasional.
“Peran pendidikan tinggi sangat menentukan dalam membangun ekosistem talenta nasional yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Indra.
Direktur Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Kementerian PPN/Bappenas Endang Sulastri mengatakan, Kementerian PPN/Bappenas bersama ISBI Bandung ingin menghadirkan contoh nyata mengenai ekosistem talenta yang berjalan beriringan dengan perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan MTN Goes to Campus ini menjadi awal kolaborasi kita yang bisa terus berlanjut nanti pemerintah, akademisi, dan juga pemangku kepentingan lainnya untuk kita bisa bergerak bersama membangun jalur pembinaan talenta yang semakin baik, terukur, dan juga memberikan kejelasan bagi talenta Indonesia,” kata Endang.
Talenta Berbagi Pengalaman Prestasi Global
Talent Fest 2026 MTN Goes to Campus di Bandung dimeriahkan pertunjukan seni mahasiswa ISBI Bandung. Penampilan tersebut meliputi paduan suara Gita Suara Choir, pencak silat, dan Rampak Kendang.
Dalam sesi Talenta Bicara, hadir Mariam Sofrina sebagai perupa di Venice Biennale 2026, Rino Rakhmata Mukti sebagai penerima Habibie Prize 2025 kategori Ilmu Pengetahuan Dasar, serta Herlin Aprilin Lali sebagai peraih medali perunggu cabang canoe sprint putri 200 meter pada Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, 2026.
Ketiganya membagikan pengalaman perjalanan karier hingga mencapai prestasi di tingkat global. Sesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perjalanan talenta sekaligus memperlihatkan pentingnya proses pembinaan yang berkelanjutan.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Daya Saing Talenta
Talk show bertema “Merajut Kolaborasi, Mengembangkan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan. Diskusi tersebut dihadiri Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional Edy Giri Rachman Putra; Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Syukur Asih Suprapjo; serta Plt. Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Setiyana Djafar.
Hadir pula Pelatih Tim Nasional Dayung Indonesia untuk Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, 2026 Dian Kurniawan, serta pegiat seni, kurator, dan produser Keni K. Soeriaatmadja.
Para narasumber membahas pentingnya kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan seluruh mitra pembangunan untuk mendukung serta meningkatkan daya saing talenta Indonesia di tingkat dunia.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















