Headline.co.id, Purworejo ~ SMA Negeri 2 Purworejo menggelar puncak peringatan Bulan Bahasa 2026 dengan menghadirkan pementasan ketoprak yang melibatkan 25 guru, Rabu (7/10/2026). Kegiatan bertema “GELORA: Gerakan Literasi Olah Rasa” tersebut berlangsung di lingkungan sekolah mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Sebanyak 221 peserta mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, dan karakter siswa. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya memperkuat budaya literasi dengan memadukan pembelajaran bahasa, seni pertunjukan, dan pelestarian budaya.
Pementasan ketoprak berjudul “Ande-Ande Lumut” menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian dalam peringatan Bulan Bahasa tersebut. Sebanyak 25 guru terlibat langsung dalam pertunjukan seni tradisional yang mengangkat cerita rakyat tersebut.
Keterlibatan para pendidik menjadi bagian dari upaya sekolah membangun budaya literasi yang tidak hanya berpusat pada siswa. Melalui pertunjukan tersebut, guru juga berperan dalam memperkenalkan kesenian tradisional sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran berbasis seni dan budaya.
Selain menjadi sarana hiburan, pementasan ketoprak menghadirkan pembelajaran mengenai cerita rakyat melalui dialog, alur cerita, dan ekspresi para pemain. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan literasi dapat dilakukan melalui pendekatan budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kepala Sekolah Dorong Literasi Menjadi Budaya
Kepala SMA Negeri 2 Purworejo, Drs. Sukisno, M.M.Pd., menekankan pentingnya menjadikan Bulan Bahasa sebagai momentum untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Menurut Sukisno, peringatan Bulan Bahasa tidak seharusnya berhenti sebagai agenda tahunan sekolah. Kegiatan tersebut perlu memberikan manfaat lebih luas bagi perkembangan kemampuan berbahasa dan pembentukan karakter peserta didik.
Sekolah juga berupaya menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Indonesia sekaligus mendorong penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi perkembangan lingkungan global.
Melalui tema “GELORA: Gerakan Literasi Olah Rasa”, SMA Negeri 2 Purworejo mengembangkan pemahaman literasi yang tidak terbatas pada kemampuan membaca dan menulis.
Literasi juga diarahkan untuk membangun kemampuan mengolah gagasan dan perasaan, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta mendorong siswa menghasilkan karya kreatif.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mengekspresikan kreativitas.
Sebanyak 221 Peserta Ikuti Perlombaan Bulan Bahasa
Puncak Bulan Bahasa 2026 SMA Negeri 2 Purworejo diikuti seluruh warga sekolah dengan melibatkan 221 peserta dalam berbagai perlombaan.
Ketua Panitia Bulan Bahasa, Abi Wisnu, mengoordinasikan rangkaian kegiatan yang melibatkan siswa dan guru tersebut.
Acara diawali dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMA Negeri 2 Purworejo, pembacaan doa, serta sambutan kepala sekolah dan ketua panitia.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan dan perlombaan yang mengangkat kemampuan berbahasa serta kreativitas peserta didik.
Pertunjukan monolog menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk menyampaikan gagasan melalui kemampuan berbicara dan berekspresi. Sementara itu, penayangan film pendek memberikan ruang bagi siswa untuk menuangkan ide dalam bentuk karya audiovisual.
Rangkaian kegiatan juga menghadirkan babak final spelling bee yang menjadi sarana untuk menguji penguasaan kosakata dan keterampilan berbahasa peserta.
Keberagaman perlombaan tersebut memperlihatkan upaya sekolah dalam mengembangkan pembelajaran literasi melalui berbagai media, mulai dari pertunjukan langsung hingga karya berbasis audiovisual.
Dengan demikian, bahasa tidak hanya dipelajari sebagai materi pembelajaran di kelas, tetapi juga diterapkan melalui aktivitas komunikasi, kompetisi, dan penciptaan karya.
Duta Literasi SMA Negeri 2 Purworejo 2026/2027 Dikukuhkan
Selain perlombaan dan pertunjukan seni, puncak Bulan Bahasa 2026 juga menjadi momentum penyematan Duta Literasi SMA Negeri 2 Purworejo periode 2026/2027.
Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah memperkuat keberlanjutan gerakan literasi di lingkungan pendidikan.
Para Duta Literasi diharapkan berperan sebagai penggerak kegiatan membaca, menulis, dan menghasilkan karya di kalangan siswa.
Mereka juga diharapkan mampu mendorong terciptanya komunikasi yang positif serta meningkatkan partisipasi peserta didik dalam berbagai aktivitas literasi sekolah.
Kehadiran Duta Literasi menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan kebiasaan literasi agar tidak hanya berlangsung selama peringatan Bulan Bahasa, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas keseharian siswa.
Melalui rangkaian kegiatan GELORA, SMA Negeri 2 Purworejo memadukan pengembangan kemampuan bahasa dengan seni, budaya, kreativitas, dan pembentukan karakter.
Partisipasi siswa dalam perlombaan, keterlibatan guru dalam pementasan ketoprak, serta penyematan Duta Literasi menunjukkan bahwa penguatan budaya literasi melibatkan berbagai unsur sekolah.
Peringatan Bulan Bahasa 2026 tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia, memperkenalkan kekayaan budaya, dan mengembangkan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan melalui beragam bentuk karya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















