Headline.co.id ~ Pasangan ganda putri padel Indonesia, Fadona Kusumawati dan Fitriani Sabatani, meraih medali perak pada Padel Asian Games 2026 di Nagoya City Higashi Sports Center, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026). Mereka kalah dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto dan Kae Tokumoto pada partai final dengan skor 0-2, yakni 3-6 dan 4-6. Hasil tersebut memastikan Indonesia menambah perolehan medali dari cabang olahraga padel setelah Fadona/Fitriani tampil sebagai finalis melalui kemenangan di semifinal.
Pada pertandingan penentuan medali emas itu, Fadona dan Fitriani belum mampu mengatasi permainan pasangan Jepang. Kendati demikian, keberhasilan mencapai final membuat keduanya membawa pulang medali perak untuk Indonesia dalam ajang Asian Games 2026.
Fadona-Fitriani Melaju ke Final Padel Asian Games 2026
Fadona Kusumawati dan Fitriani Sabatani memastikan tempat di final setelah mengalahkan pasangan Filipina Danna Abad dan Joshea Malazarte dengan skor 2-0. Pertandingan semifinal berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center pada Jumat (2/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam laga tersebut, Fadona/Fitriani tampil tenang sejak awal pertandingan. Mereka mampu mengendalikan tempo permainan dan menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung atas pasangan Filipina.
Kemenangan di semifinal sekaligus memastikan Indonesia memperoleh tambahan medali dari cabang olahraga padel. Setelah itu, Fadona dan Fitriani tampil pada partai final untuk memperebutkan medali emas melawan pasangan tuan rumah Jepang.
Komunikasi Jadi Kunci Permainan Indonesia
Fadona mengatakan kemenangan pada semifinal diraih melalui permainan yang lebih tenang serta komunikasi yang semakin padu bersama Fitriani. Keduanya juga dapat tampil lebih lepas dibandingkan pertandingan pada hari-hari sebelumnya.
“Alhamdulillah ya, kita hari ini mainnya sangat menikmati, tidak grogi yang kemarin-kemarin di hari pertama dan kedua. Hari ini kami bermain lebih rapi, lebih bersih, dan bisa membuat lawan jadi keteteran,” ujar Fadona seusai pertandingan.
Menurut Fadona, kemampuan menjaga fokus menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan semifinal. Ia dan Fitriani berupaya menjalankan strategi permainan tanpa memberikan banyak kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan.
Fadona/Fitriani juga menunjukkan perkembangan kerja sama sepanjang turnamen. Komunikasi di keduanya semakin solid sehingga strategi yang disiapkan dapat dijalankan dengan lebih baik saat menghadapi lawan.
Tekanan Semifinal Jadi Motivasi
Fitriani menilai tekanan dalam pertandingan semifinal justru mendorong mereka untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. Seiring berjalannya turnamen, ia dan Fadona semakin mampu membangun komunikasi serta kerja sama di lapangan.
“Kita hari ini benar-benar mainnya sangat padu banget. Semakin ke sini kita makin lega, makin bisa mengeluarkan apa yang kita punya,” ujar Fitriani.
Setelah perjuangan di semifinal, pasangan Indonesia tersebut menghadapi Saki Tsukamoto dan Kae Tokumoto pada final Padel Asian Games 2026. Fadona/Fitriani akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan Jepang melalui dua set dengan skor 3-6 dan 4-6.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menyaksikan langsung pertandingan semifinal Fadona dan Fitriani. Ia turut memberikan apresiasi kepada kedua atlet Indonesia tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















