Headline.co.id, Nagan Raya ~ Suka Makmue, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mengevaluasi pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Jumat (2/10/2026). Evaluasi dilakukan untuk memantau rehabilitasi infrastruktur, realisasi kegiatan, serta serapan anggaran yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan. Rapat monitoring dipimpin Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nagan Raya. Setelah rapat, tim meninjau langsung kondisi dan perkembangan penanganan pascabencana di wilayah Beutong Ateuh.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bappeda Nagan Raya Siddiqi Abdul Rahman memaparkan hasil asesmen kebutuhan, penilaian kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi, tantangan pelaksanaan, serta kebutuhan anggaran. Pembahasan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan Satgas PRR memastikan program pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Rehabilitasi Infrastruktur dan Pemulihan Lahan Sawah
Rapat monitoring turut mengevaluasi serapan anggaran dan realisasi kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Nagan Raya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sejumlah program yang dibahas mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi jalan, jembatan, serta sungai. Selain itu, pemulihan lahan sawah juga menjadi bagian dari penanganan pascabencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Tim Satgas PRR mendengarkan perkembangan penanganan dari sejumlah perangkat daerah. Perangkat daerah yang terlibat membidangi pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, pertanian, peternakan, pendidikan, serta sosial.
Perwakilan Tim Satgas PRR, Imran, meminta Pemkab Nagan Raya memperkuat dukungan dan koordinasi agar pelaksanaan program pemulihan tidak terhambat. Menurut dia, program tersebut merupakan bagian dari proyek nasional untuk memperbaiki kondisi pascabencana.
“Kami memohon kerja sama pemerintah daerah untuk menyukseskan proyek nasional dalam rangka perbaikan pascabencana. Ini merupakan proyek strategis nasional, sehingga jangan sampai prosesnya terhambat,” ujar Imran.
Catatan Monitoring Diminta Segera Ditindaklanjuti
Imran juga meminta berbagai catatan yang dihasilkan dari monitoring segera ditindaklanjuti. Ia menyampaikan, kegiatan yang berkaitan dengan rehabilitasi dan rekonstruksi akan mendapatkan audit khusus.
Karena itu, pelaksanaan program diminta dilakukan secara optimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Catatan hasil evaluasi tersebut menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam memastikan proses pemulihan berjalan sesuai sasaran.
Menanggapi hasil evaluasi, Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang meminta perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti catatan dari Satgas PRR, terutama hal-hal yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Ini menjadi dorongan bagi kami untuk dapat menindaklanjuti hal-hal yang masih menjadi perhatian,” ujar Raja Sayang.
Raja Sayang juga menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan Tim Satgas PRR. Menurut dia, hasil monitoring tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Nagan Raya untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Komitmen Percepatan Realisasi Anggaran
Rapat monitoring ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Percepatan Pencairan, Penyaluran, dan Realisasi TKD, TKD Tambahan, serta BKK Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026.
Penandatanganan itu menjadi bagian dari komitmen percepatan realisasi anggaran untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pemerintah daerah dan Satgas PRR sebelumnya membahas kebutuhan anggaran, tantangan pelaksanaan, serta perkembangan kegiatan di sejumlah sektor.
Usai rapat, tim bergerak ke wilayah Beutong Ateuh untuk melihat langsung kondisi lapangan dan perkembangan penanganan pascabencana. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari monitoring terhadap pelaksanaan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















