Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Krakatau Kembali Berubah, Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Selat Sunda

Hendrawan by Hendrawan
42 minutes ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
414 9
A A
0
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Krakatau kembali menunjukkan perubahan bentang alam dengan munculnya daratan baru sekitar 30,3 hektare di Selat Sunda.
  • Daratan tersebut berada di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung.
  • Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau Suwarno menyebut daratan terbentuk dari material vulkanik hasil aktivitas erupsi.
  • Material tidak menumpuk dalam satu waktu, tetapi terakumulasi secara bertahap selama periode aktivitas Anak Krakatau.
  • Narasi mengenai munculnya 'cucu Krakatau' belum dapat dipastikan dan endapan material tidak otomatis menandakan terbentuknya gunung api baru.
  • Peneliti BRIN menyebut Anak Krakatau telah mengalami fase rekonstruksi dan pertumbuhan kembali sejak 2019.
  • Status aktivitas Anak Krakatau telah turun dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada sejak 21 September 2026.

Headline.co.id, Jakarta ~ Perubahan bentang alam kembali terjadi di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Selat Sunda. Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau Suwarno menjelaskan daratan tersebut terbentuk dari akumulasi material vulkanik yang dikeluarkan selama aktivitas erupsi dan menumpuk secara bertahap. Kemunculan daratan itu menjadi bagian dari dinamika Krakatau yang terus berubah, tetapi belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan terbentuknya gunung api baru.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Militan Gibran Minta MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Soroti Kewenangan Bawaslu
    • 1.2. Identifikasi Korban Kapal Virgo, 135 Data Ante Mortem Dikumpulkan
  • 2. Daratan 30,3 Hektare Terbentuk dari Material Erupsi
  • 3. Narasi Cucu Krakatau Belum Dapat Dipastikan
  • 4. Anak Krakatau Memasuki Fase Pertumbuhan Kembali
  • 5. Status Krakatau Kini Level II Waspada

“Ya, hasil dari letusan kemarin itu. Kurang lebih 30,3 hektare,” kata Suwarno, Rabu (23/9/2026).

You might also like

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Militan Gibran Minta MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Soroti Kewenangan Bawaslu

24 September 2026
Percepat Identifikasi, Pusdokkes Polri Kumpulkan 135 Data Ante Mortem Keluarga Korban Kapal Virgo

Identifikasi Korban Kapal Virgo, 135 Data Ante Mortem Dikumpulkan

24 September 2026

Daratan baru tersebut tidak terbentuk sekaligus. Material vulkanik yang keluar selama periode aktivitas Anak Krakatau terakumulasi sedikit demi sedikit hingga membentuk area daratan di kawasan sekitar gunung api.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Daratan 30,3 Hektare Terbentuk dari Material Erupsi

Menurut Suwarno, kemunculan daratan di sekitar Krakatau merupakan hasil penumpukan material yang dikeluarkan selama aktivitas erupsi. Proses itu berlangsung dalam suatu periode dan tidak terjadi hanya dalam satu kejadian.

Akumulasi material tersebut kemudian membentuk daratan sekitar 30,3 hektare di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung. Perubahan ini menambah gambaran mengenai bagaimana aktivitas vulkanik dapat mengubah morfologi kawasan Anak Krakatau secara bertahap.

Fenomena perubahan bentuk tubuh Anak Krakatau juga menjadi perhatian para peneliti. Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dini Nurfiani, menjelaskan Anak Krakatau merupakan sistem gunung api yang dinamis dan terus mengalami perubahan setelah keruntuhan besar pada 2018.

Penelitian yang melibatkan BRIN, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, University of Birmingham, ITB, Penn State University, British Geological Survey, serta University of Oxford masih berlangsung untuk memahami perkembangan gunung api tersebut.

Narasi Cucu Krakatau Belum Dapat Dipastikan

Kemunculan daratan baru kemudian memunculkan narasi yang menyebut area tersebut sebagai ‘cucu Krakatau’. Namun, Suwarno belum memastikan penyebutan itu dan menekankan bahwa terbentuknya endapan material erupsi tidak serta-merta berarti muncul gunung api baru.

Menurut dia, pergerakan magma di bawah permukaan bumi memiliki jalur yang tidak dapat diketahui hanya berdasarkan perubahan yang terlihat di permukaan.

“Ya, namanya magma gitu kan, dia mencari celah-celah yang lebih ringan akan keluar,” ujar Suwarno.

Pernyataan tersebut menegaskan perlunya membedakan perubahan bentang alam akibat penumpukan material vulkanik dengan proses pembentukan sistem gunung api baru. Dalam bahan yang tersedia, belum terdapat kepastian ilmiah bahwa daratan seluas 30,3 hektare itu merupakan gunung api baru.

Anak Krakatau Memasuki Fase Pertumbuhan Kembali

Perubahan di sekitar Krakatau sejalan dengan hasil penelitian yang menunjukkan Anak Krakatau telah mengalami fase rekonstruksi dan pertumbuhan kembali setelah sebagian tubuh gunung runtuh pada 2018.

Dini menjelaskan sektor barat daya Anak Krakatau ketika itu runtuh ke laut dengan volume material sekitar 0,116 kilometer kubik. Keruntuhan tersebut menghilangkan sebagian besar tubuh gunung yang berada di atas permukaan laut dan menurunkan ketinggian puncak dari sekitar 330 meter menjadi 120 meter. Peristiwa tersebut juga memicu tsunami di Selat Sunda.

“Sejarah erupsi Anak Krakatau menunjukkan bahwa gunung api ini berkembang melalui siklus pertumbuhan, erupsi, keruntuhan, dan pembangunan kembali. Setelah kolaps pada 2018, morfologi dan gaya erupsi berubah secara drastis, lalu diikuti fase pertumbuhan kembali melalui erupsi dan pembentukan lava baru,” kata Dini dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Sejak 2019, Anak Krakatau memasuki fase rekonstruksi dan pertumbuhan kembali. Aktivitasnya berkembang dari erupsi yang masih dipengaruhi interaksi air menuju erupsi Strombolian, lava fountain, dan aliran lava.

Material yang dihasilkan dari rangkaian aktivitas tersebut kemudian membangun kerucut baru di dalam kawah pascakeruntuhan. Salah satu proses pertumbuhan terlihat pada pembentukan lava pada 2020 yang menumpuk di atas material hasil aktivitas setelah keruntuhan.

Status Krakatau Kini Level II Waspada

Di tengah perubahan morfologi tersebut, Badan Geologi telah menurunkan tingkat aktivitas Anak Krakatau dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada. Perubahan status berlaku sejak 21 September 2026 pukul 18.30 WIB setelah hasil evaluasi menunjukkan aktivitas kegempaan cenderung menurun hingga 20 September 2026 dan data deformasi menunjukkan penurunan atau deflasi.

Masyarakat di wilayah pantai Banten dan Lampung diperbolehkan menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan BPBD setempat. Badan Geologi juga mempertahankan larangan bagi masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk memasuki atau beraktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas Anak Krakatau.

Perubahan status tersebut tidak menghapus fakta bahwa morfologi Krakatau terus berkembang dari waktu ke waktu. Dini menekankan bahwa perilaku gunung api dapat berubah mengikuti perkembangan tubuh gunung, sistem magma, material penyusun, dan kondisi lingkungannya.

“Catatan erupsi Anak Krakatau memperlihatkan bahwa perilaku gunung api tidak selalu tetap, tetapi dapat berubah mengikuti perkembangan tubuh gunung, sistem magma, dan kondisi lingkungannya,” tutur Dini Nurfiani.

Daratan baru seluas 30,3 hektare menjadi salah satu perubahan terbaru yang terlihat di sekitar Anak Krakatau. Namun, otoritas pemantauan belum memastikan narasi mengenai ‘cucu Krakatau’, sehingga perkembangan tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan hasil pemantauan dan kajian ilmiah.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Anak KrakatauBadan GeologibrinDaratan BaruGunung ApiKrakatauPulau SertungSelat Sunda

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Militan Gibran Minta MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Soroti Kewenangan Bawaslu

by Hendrawan
24 September 2026
0

Militan Gibran meminta MK menolak gugatan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dan menilai sengketa itu merupakan kewenangan Bawaslu.

Percepat Identifikasi, Pusdokkes Polri Kumpulkan 135 Data Ante Mortem Keluarga Korban Kapal Virgo

Identifikasi Korban Kapal Virgo, 135 Data Ante Mortem Dikumpulkan

by Dwina
24 September 2026
0

Headline.co.id, Banjarmasin ~ Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda mengumpulkan 135 data ante...

Polda Jateng Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Tengah Kekeringan

Polda Jateng Salurkan 50.000 Liter Air Bersih ke Tiga Kabupaten

by Dwina
24 September 2026
0

Headline.co.id, Kendal ~ Polda Jawa Tengah menyalurkan 50.000 liter bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kendal, Kebumen,...

Ilustrasi gambar demo hari ini

Demo Hari Ini di Jakarta, 50 Ribu Buruh Bergerak dari Semanggi Bawa 11 Tuntutan

by Hendrawan
24 September 2026
0

Demo hari ini di Jakarta diikuti sekitar 50 ribu buruh dari Semanggi menuju UOB membawa 11 tuntutan. Polisi siapkan rekayasa...

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional, Warga Diimbau Rencanakan Perjalanan

Rekayasa Lalu Lintas Polda Metro Jaya Berlaku Situasional

by Dwina
24 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di Jakarta pada Kamis (24/9/2026). Pengaturan ini dilakukan...

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea saat konferensi pers tentang rencana demo 50.000 buruh

Demo Hari Ini Bawa 11 Tuntutan Buruh, Apa yang Diperjuangkan dan Bagaimana Dampaknya di Jakarta?

by Hendrawan
24 September 2026
0

Demo hari ini membawa 11 tuntutan buruh terkait RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Simak isu utama, lokasi aksi, dan dampak lalu lintas...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Peningkatan Realisasi PKB dan BBNKB di Pohuwato

Peningkatan Realisasi PKB dan BBNKB di Pohuwato

1 March 2026
Ilustrasi gambar fotografi

Fotografi sebagai Cerita, Menangkap Momen Personal Tanpa Rekayasa

30 April 2026
Harga MacBook Neo Mulai Rp 10,7 Juta, Simak Plus Minusnya Sebelum Membeli

MacBook Neo Mulai Dibuka Pre-Order di Indonesia, Ini Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Membeli

17 May 2026
Polda Sumsel Pastikan Kelancaran Aktivitas Selama Kunjungan Wapres Gibran

Polda Sumsel Pastikan Kelancaran Aktivitas Selama Kunjungan Wapres Gibran

16 July 2026
BNPB Pastikan Warga Gayo Lues Tinggalkan Tenda Sebelum Lebaran

BNPB Pastikan Warga Gayo Lues Tinggalkan Tenda Sebelum Lebaran

12 March 2026

Kemenag Segera Kembali Cairkan Dana BOS Madrasah, Begini Tahapannya

16 April 2022
Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

19 April 2026

Artikel Terbaru

Link video A Day in My Life Zaefier ramai dicari, muncul kata kunci part 4 yang bikin penasaran

A Day in My Life Zaefier Viral di TikTok, Warganet Ramai Cari Video Lengkap dan Part 4

24 September 2026
Honda Stylo 160 Punya Warna Baru, Royal Violet dan Glam Grey Perkuat Gaya Premium

Honda Stylo 160 Punya Warna Baru, Royal Violet dan Glam Grey Perkuat Gaya Premium

24 September 2026
Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan Pulang ke Indonesia Usai 3,5 Tahun di Eropa, Pilih Persija untuk Reborn

24 September 2026
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

Krakatau Kembali Berubah, Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Selat Sunda

24 September 2026
Dayton Masuk Pasar Ban Indonesia, DT30 dan H/T100 Dibanderol Mulai Rp500 Ribuan

Dayton Masuk Pasar Ban Indonesia, DT30 dan H/T100 Dibanderol Mulai Rp500 Ribuan

24 September 2026
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Militan Gibran Minta MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Soroti Kewenangan Bawaslu

24 September 2026
Honda Tambah Dealer di Berbagai Daerah, Strategi Dekatkan Layanan ke Konsumen

Honda Tambah Dealer di Berbagai Daerah, Strategi Dekatkan Layanan ke Konsumen

24 September 2026

Popular Story

Hyundai dan Shell Perpanjang Kerja Sama 5 Tahun, Fokus Purna Jual dan Pengalaman Konsumen
Otomatif

Hyundai dan Shell Perpanjang Kerja Sama 5 Tahun, Fokus Purna Jual dan Pengalaman Konsumen

by Hendrawan
21 September 2026
0

Hyundai dan Shell memperpanjang kerja sama lima tahun setelah 20 tahun berkolaborasi,...

Read moreDetails

5 Cara Membersihkan Lem Stiker di Kaca Mobil Tanpa Merusak Permukaan

ECHR Sidangkan Kasus 10 Anak Ukraina yang Hilang Setelah Aneksasi Crimea oleh Rusia

Menkomdigi Dorong Konektivitas Digital Indonesia ke Pasar Global

Polri Uji Coba Cetak Mandiri SKCK, Pengembangan Ditargetkan 2027

Thom Haye dan Ragnar Perkuat Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026

Karhutla Riau Belum Padam, Tiga Helikopter Dikerahkan

Gubernur Gorontalo Dorong Kadin Jadi Penggerak Investasi

Bantuan Air Bersih dari Tempel Sleman Tiba di Panggang Gunungkidul

Manchester City Menang 5-3 atas Sunderland meski Brobbey Hattrick

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.