Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Operasional bagi lebih dari 900 personel Polisi Wanita (Polwan) di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pelatihan Polda Metro Jaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan negosiasi, komunikasi persuasif, dan penanganan konflik secara humanis. Kegiatan itu dibuka Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono. Pelatihan digelar karena dinamika tugas kepolisian terus berkembang sehingga kemampuan personel perlu terus diasah.
Materi yang diberikan mencakup teknik negosiasi, komunikasi persuasif, bela diri, tindakan kepolisian, serta keterampilan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah tugas masing-masing personel.
Polda Metro Jaya Perkuat Kemampuan Negosiasi Polwan
Dekananto mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari investasi untuk meningkatkan kemampuan Polwan dalam menjalankan tugas kepolisian. Menurut dia, perkembangan dunia turut memengaruhi tantangan yang dihadapi personel di lapangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Pelatihan ini merupakan investasi untuk meningkatkan kemampuan Polwan. Dunia terus berkembang, begitu juga dengan tantangan tugas kepolisian. Karena itu, kemampuan harus terus diasah agar pelaksanaan tugas semakin baik,” kata Dekananto.
Ia menjelaskan, penguasaan teknik negosiasi tidak hanya dipersiapkan untuk pengamanan aksi unjuk rasa. Kemampuan tersebut juga diarahkan untuk meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis.
“Penguasaan teknik negosiasi dipersiapkan tidak hanya untuk pengamanan aksi unjuk rasa, melainkan juga untuk meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis,” katanya.
Kompetensi Polwan untuk Perlindungan Kelompok Rentan
Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo mengatakan peningkatan kompetensi Polwan juga berkaitan dengan penguatan perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
Rita menyebut Polwan perlu memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan tugas. Selain itu, personel diharapkan mampu berkomunikasi secara persuasif, mengambil keputusan dengan cepat, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Polwan diharapkan memiliki kemampuan yang tangguh secara fisik dan mental, mampu berkomunikasi secara persuasif, cepat mengambil keputusan, serta tetap humanis dalam setiap tindakan kepolisian,” ujar Rita.
Pelatihan tersebut diikuti personel Polwan tingkat Polda hingga Polres jajaran. Peserta mendapatkan materi melalui teori, simulasi, praktik lapangan, dan sesi tanya jawab.
Pelatihan Diisi Teori hingga Praktik Lapangan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan rangkaian materi dirancang untuk membekali personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Menurut Budi, peningkatan kompetensi dilakukan agar pelaksanaan tugas berlangsung profesional dan komunikatif.
“Kompetensi yang terus diasah menjadi bekal penting agar personel mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan dengan profesional, komunikatif, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” kata Budi.
Melalui pelatihan ini, Polda Metro Jaya berharap Polwan semakin siap melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Pendekatan profesional dan humanis menjadi penekanan dalam pelaksanaan tugas tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















