Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia H.E. Fabien Penone di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis, termasuk persiapan kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Republik Prancis pada 23-24 September. Agenda itu berkaitan dengan pelaksanaan misi PEGASE pada 20-25 September serta upaya memperkuat hubungan pertahanan bilateral kedua negara. Pembahasan dilakukan untuk memperkuat kerja sama yang mencakup pengoperasian alat utama sistem senjata (alutsista), industri pertahanan, transfer teknologi, pendidikan dan pelatihan, serta kerja sama operasional.
Persiapan Kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis
Kunjungan Dubes Prancis berlangsung menjelang kedatangan Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Republik Prancis ke Indonesia. Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23-24 September dalam rangka misi PEGASE dan penguatan kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis.
Pertemuan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto dan H.E. Fabien Penone menjadi bagian dari pembahasan agenda kerja sama kedua negara. Selain membicarakan persiapan kunjungan, kedua pihak juga membahas perkembangan hubungan pertahanan bilateral.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Misi PEGASE sendiri berlangsung pada 20-25 September. Pelaksanaan misi itu disebut menjadi kesempatan untuk memperlihatkan interoperabilitas dan kedekatan kerja sama Indonesia-Prancis, terutama dalam pengoperasian alutsista secara bersama.
Misi PEGASE Perlihatkan Interoperabilitas Alutsista
Duta Besar Prancis untuk Indonesia menyampaikan bahwa misi PEGASE dapat menunjukkan kemampuan kedua negara dalam membangun kerja sama operasional. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah interoperabilitas, yakni kedekatan kerja sama dalam pengoperasian alutsista secara bersama.
Pembahasan mengenai interoperabilitas tersebut menempatkan misi PEGASE sebagai salah satu bagian penting dalam hubungan pertahanan Indonesia dan Prancis. Misi ini tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pertahanan, tetapi juga memperlihatkan bentuk kerja sama kedua negara dalam penggunaan alutsista.
Kedekatan kerja sama tersebut menjadi bagian dari agenda yang dibahas dalam pertemuan di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta. Namun, bahan informasi mengenai pertemuan itu tidak merinci jenis alutsista yang digunakan maupun bentuk kegiatan operasional yang dilaksanakan selama misi PEGASE.
Kerja Sama Industri Pertahanan dan Transfer Teknologi
Selain pengoperasian alutsista secara bersama, kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis diarahkan pada penguatan industri pertahanan. Kedua negara juga membahas transfer teknologi sebagai salah satu bidang kerja sama.
Bidang lain yang disebutkan adalah pendidikan dan pelatihan serta kerja sama operasional. Dengan demikian, kerja sama Indonesia-Prancis mencakup aspek industri, peningkatan kapasitas, dan pelaksanaan kegiatan pertahanan.
Bahan informasi tidak memuat rincian program industri pertahanan, bentuk transfer teknologi, maupun jenis pendidikan dan pelatihan yang akan dijalankan. Informasi yang disampaikan hanya menyebutkan bahwa bidang-bidang tersebut menjadi bagian dari arah penguatan kerja sama pertahanan kedua negara.
Wamenhan Apresiasi Komitmen Pemerintah Prancis
Wamenhan RI menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Pemerintah Prancis dalam memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Dubes Prancis untuk Indonesia.
Pertemuan itu juga menjadi bagian dari langkah Indonesia dan Prancis untuk terus mempererat hubungan bilateral. Kedua negara mendorong kerja sama pertahanan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Dengan agenda yang mencakup misi PEGASE, kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Republik Prancis, interoperabilitas alutsista, industri pertahanan, transfer teknologi, pendidikan dan pelatihan, serta kerja sama operasional, hubungan pertahanan Indonesia-Prancis diarahkan pada penguatan kemitraan bilateral. (Biro Infohan Setjen Kemhan)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















