Headline.co.id, Jakarta ~ Peserta FIFA ASEAN Cup 2026 mulai berdatangan ke Indonesia menjelang penyelenggaraan turnamen sepak bola yang untuk pertama kalinya berada di bawah naungan Federation Internationale de Football Association (FIFA). Bangladesh menjadi tim pertama yang tercatat tiba di Jakarta pada Minggu, 20 September 2026. Rombongan tersebut datang secara bertahap menggunakan tiga penerbangan Singapore Airlines sebagai bagian dari persiapan mengikuti turnamen di Indonesia. Data kedatangan itu tercantum dalam daftar Team Arrival yang disiapkan panitia untuk mengatur penerimaan, transportasi, dan akomodasi peserta.
Rombongan Bangladesh tercatat tiba di Jakarta melalui penerbangan SQ 952, SQ 8554, dan SQ 956. Penerbangan pertama, SQ 952, mendarat pada pukul 08.25 WIB dengan membawa 18 orang. Berikutnya, SQ 8554 tiba pada pukul 08.45 WIB dengan delapan orang, disusul SQ 956 pada pukul 09.55 WIB yang membawa sembilan orang.
Dengan demikian, total anggota rombongan Bangladesh yang tercatat dalam daftar kedatangan mencapai 35 orang. Kedatangan yang berlangsung bertahap menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bangladesh Tiba melalui Tiga Penerbangan
Daftar Team Arrival menjadi acuan panitia untuk memantau jumlah anggota rombongan dan waktu kedatangan setiap delegasi. Informasi tersebut digunakan dalam penyiapan kebutuhan penerimaan, transportasi, akomodasi, serta koordinasi selama para peserta berada di Jakarta.
Urutan kedatangan Bangladesh dimulai dari penerbangan SQ 952 pada pukul 08.25 WIB. Sebanyak 18 orang tercatat berada dalam rombongan tersebut. Dua puluh menit kemudian, penerbangan SQ 8554 mendarat dengan membawa delapan orang.
Penerbangan ketiga, SQ 956, tiba pada pukul 09.55 WIB. Sebanyak sembilan orang tercatat datang melalui penerbangan itu. Ketiga penerbangan tersebut mengangkut seluruh 35 anggota rombongan Bangladesh yang tercantum dalam data kedatangan panitia.
Singapura Menyusul ke Jakarta
Selain Bangladesh, Singapura juga mulai memasuki Indonesia pada hari yang sama. Dua anggota rombongan Singapura tercatat tiba di Jakarta melalui penerbangan SQ 958 pada Minggu, 20 September 2026, pukul 13.25 WIB.
Rombongan Singapura berikutnya dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa, 22 September 2026. Sebanyak 35 orang tercatat dalam daftar kedatangan melalui penerbangan SQ 960 yang dijadwalkan mendarat pada pukul 16.05 WIB.
Data tersebut menunjukkan kedatangan peserta FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung secara bertahap sesuai jadwal perjalanan masing-masing rombongan. Panitia melakukan penerimaan dan pengaturan delegasi berdasarkan informasi yang tercantum dalam daftar Team Arrival.
Persiapan Turnamen Memasuki Tahap Berikutnya
Mulai berdatangannya peserta menandai masuknya persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 ke tahap berikutnya. Mobilitas delegasi internasional di Indonesia mulai berlangsung menjelang pertandingan, sementara setiap rombongan akan menjalani persiapan sesuai agenda turnamen dan ketentuan penyelenggara.
Bagi Indonesia sebagai tuan rumah, pengaturan kedatangan delegasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan turnamen internasional. Koordinasi antarpihak diperlukan agar pergerakan peserta sejak tiba di Indonesia hingga menuju lokasi akomodasi dan agenda pertandingan dapat berjalan sesuai rencana.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi perhatian karena merupakan turnamen yang berada di bawah naungan FIFA. Kehadiran peserta dari negara-negara kawasan dan negara undangan membuat penyelenggaraan turnamen tidak hanya berkaitan dengan pertandingan, tetapi juga pelayanan terhadap delegasi internasional.
Informasi kedatangan setiap tim akan terus diperbarui mengikuti jadwal penerbangan masing-masing rombongan. Bangladesh menjadi rombongan pertama yang tercatat tiba di Jakarta, sedangkan Singapura menyusul pada hari yang sama dan dijadwalkan kembali menerima kedatangan rombongan pada 22 September 2026.
Tahap kedatangan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia sebelum turnamen memasuki agenda utama, yakni pertandingan antarpeserta.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















