Headline.co.id, Jakarta ~ Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Dirjen Kuathan Kemhan RI), Marsekal Muda TNI H Haris Haryanto, memimpin upacara bendera bulanan di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika (BTI), Kantor Kemhan, Kamis (17/9/2026). Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan, disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan pegawai Kemhan. Dalam kegiatan itu, amanat Sekretaris Jenderal Kemhan RI juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Selain menyampaikan amanat, Kemhan melepas 21 pegawai yang memasuki masa purna tugas. Mereka terdiri atas sembilan anggota TNI dan 12 pegawai negeri sipil. Penghargaan disampaikan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Kementerian Pertahanan.
Upacara Bendera Kemhan Jadi Momentum Penguatan Disiplin
Dalam amanat yang dibacakan Dirjen Kuathan Kemhan RI, upacara bendera disebut “bukan sekadar kegiatan rutin”. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebangsaan sekaligus membangun disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Kemhan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Seluruh pegawai Kemhan diajak menyatukan langkah dan memperkuat komitmen dalam melaksanakan tugas. Komitmen itu dijalankan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing pegawai di lingkungan kementerian.
Pesan tersebut menempatkan upacara bendera sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai kedinasan. Melalui kegiatan itu, jajaran Kemhan diingatkan untuk menjaga keselarasan dalam menjalankan tugas dan mendukung pelaksanaan tanggung jawab organisasi.
Jajaran Kemhan Diminta Tingkatkan Profesionalisme
Amanat Sekretaris Jenderal Kemhan RI juga menyoroti tuntutan profesionalisme pegawai. Seluruh jajaran diminta terus meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, terutama di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Para pimpinan satuan kerja diminta memastikan program kerja berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat sasaran. Arahan itu menekankan perlunya pengelolaan pelaksanaan program yang terarah sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Sementara itu, seluruh pegawai didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga koordinasi. Pelaksanaan tugas juga harus dilakukan dengan disiplin, penuh tanggung jawab, integritas, dan etika.
Penekanan terhadap kompetensi dan koordinasi menjadi bagian dari pesan untuk memperkuat kualitas pelaksanaan tugas di lingkungan Kemhan. Setiap pegawai diharapkan mampu menjalankan perannya secara profesional serta menjaga tanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan.
Kemhan Lepas 21 Pegawai Purna Tugas
Pada rangkaian kegiatan yang sama, Kementerian Pertahanan melepas 21 pegawai yang memasuki masa purna tugas. Dari jumlah tersebut, sembilan orang merupakan anggota TNI, sedangkan 12 lainnya adalah pegawai negeri sipil.
Atas nama Kementerian Pertahanan, Sekretaris Jenderal Kemhan RI menyampaikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para pegawai selama bertugas. Pelepasan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Kemhan.
Upacara bendera bulanan dan pelepasan pegawai purna tugas berlangsung di Kantor Kemhan, Jakarta. Informasi kegiatan tersebut disampaikan Biro Infohan Setjen Kemhan.

















