Headline.co.id, Garut ~ Polisi mengambil sampel DNA keluarga untuk membantu identifikasi korban Kapal Virgo 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Pengambilan sampel dilakukan tim medis Polres Garut di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (15/9/2026). Kegiatan itu menyasar keluarga dua korban yang meninggal dunia dan 11 korban yang masih dalam pencarian. Sampel dikumpulkan dengan metode buccal swab, kemudian dikirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Garut mulai melakukan pendataan serta pengambilan sampel DNA sejak pukul 10.30 WIB. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kasidokkes Polres Garut Pembina Aceng Ridwan.
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menyampaikan, sebanyak 13 anggota keluarga telah memberikan sampel DNA. Data tersebut berasal dari keluarga korban yang terdampak kecelakaan Kapal Virgo 8, yakni dua korban yang telah meninggal dunia dan 11 korban lainnya yang masih dicari.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengambilan Sampel DNA Kapal Virgo 8 Gunakan Buccal Swab
Pengambilan sampel DNA dilakukan menggunakan metode buccal swab. Metode ini dilakukan dengan mengusap bagian dalam rongga mulut untuk memperoleh sampel biologis yang dibutuhkan dalam pemeriksaan.
Sampel tersebut selanjutnya digunakan untuk membantu proses pemeriksaan dan pencocokan identitas korban secara ilmiah. Setelah dikumpulkan dari keluarga, seluruh sampel dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pengumpulan data ante mortem dan sampel DNA menjadi bagian dari proses identifikasi korban. Data ante mortem merupakan informasi yang dihimpun dari keluarga sebelum hasil pemeriksaan digunakan untuk membantu pencocokan identitas.
Status Korban Kapal Virgo 8
Musibah tenggelamnya Kapal Virgo 8 terjadi saat kapal melayani rute Surabaya-Banjarmasin. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, dua penumpang meninggal dunia, 11 orang masih dalam pencarian, dan 10 penumpang lainnya telah ditemukan dalam kondisi selamat.
Pengambilan sampel DNA keluarga dilakukan di tengah proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Sampel dari keluarga dua korban yang meninggal dunia dan 11 korban yang masih dicari diharapkan dapat mendukung pemeriksaan identitas secara ilmiah.
Proses tersebut juga membantu menghubungkan data keluarga dengan pemeriksaan terhadap korban. Dengan demikian, hasil pemeriksaan dapat digunakan sebagai bagian dari upaya pencarian, identifikasi, dan penanganan korban secara tepat.
Upaya Memberi Kepastian kepada Keluarga
Bagi keluarga korban, kepastian identitas menjadi bagian penting setelah kecelakaan Kapal Virgo 8. Mereka masih menunggu informasi mengenai keberadaan anggota keluarganya, terutama 11 orang yang hingga kini masih dalam pencarian.
Polisi melalui tim medis Polres Garut melakukan pendataan dan pengambilan sampel sebagai langkah untuk mendukung proses identifikasi. Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan oleh Pusdokkes Mabes Polri berdasarkan sampel yang telah dikirim.
Hasil pemeriksaan diharapkan membantu memberikan kepastian kepada keluarga korban. Kepastian tersebut tidak hanya berkaitan dengan identitas, tetapi juga mendukung proses pencarian dan penanganan korban kecelakaan Kapal Virgo 8.













