Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Beras Fortifikasi 25 Merek Diduga Tak Sesuai Label, Ditindak

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
1 hour ago
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
418 4
A A
0
: Menteri Pertanian (Mentan) yang juga selaku Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan terhadap 25 merek beras yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi namun diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label. (Dok. Kementan)

Mentan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Ditarik dan Diproses Hukum (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah menemukan 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi standar mutu dan kandungan sesuai label. Temuan itu disampaikan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, dalam ekspos hasil pemeriksaan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan dilakukan melalui sejumlah laboratorium bersertifikat untuk memastikan kandungan fortifikasi pada produk yang beredar. Atas temuan tersebut, pemerintah memerintahkan penarikan produk, pencabutan izin, serta pemrosesan pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum.

Contents

  • 1. 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Standar
    • 1.1. Indonesia-India Teken MoU Teknologi Telekomunikasi dan Digital
    • 1.2. Ekonom: Menkeu Baru Perlu Bikin Kebijakan Mudah Dibaca Pasar
  • 2. Hasil Pengujian dari Empat Laboratorium
  • 3. Beras Fortifikasi Ditujukan bagi Kelompok Rentan
  • 4. Harga Beras Fortifikasi Capai Rp57.000 per Kilogram

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Standar

Produk-produk tersebut dipasarkan sebagai beras fortifikasi, tetapi diduga tidak memenuhi kandungan dan mutu berdasarkan SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.

You might also like

: Menkomdigi Meutya Hafid usai menandatangani MoU kerja sama antara Indonesia dan India dalam mengembangkan teknologi telekomunikasi dan memperkuat ekosistem digital. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Indonesia-India Teken MoU Teknologi Telekomunikasi dan Digital

16 September 2026
: Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr)

Ekonom: Menkeu Baru Perlu Bikin Kebijakan Mudah Dibaca Pasar

15 September 2026

Ke-25 merek yang diduga melakukan pelanggaran itu adalah WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Andi Amran mengatakan pemerintah mengambil langkah tegas setelah menemukan ketidaksesuaian kandungan produk dan informasi yang tercantum pada label.

“Yang pertama kami sudah perintahkan tarik, yang kedua cabut izinnya, yang ketiga diproses,” tegas Mentan Amran.

Hasil Pengujian dari Empat Laboratorium

Temuan beras fortifikasi bermasalah itu bermula dari pemeriksaan terhadap sejumlah produk yang dipasarkan sebagai beras dengan kandungan fortifikasi. Pengujian dilakukan di Laboratorium IPB Bogor, Laboratorium BRMP, Saraswanti Indo Genetech (SIG), dan Eurofins Angler Biochemlab.

Keempat laboratorium tersebut disebut telah bersertifikat. Hasil pengujian menunjukkan adanya produk yang diduga tidak memenuhi kandungan fortifikasi sebagaimana tercantum pada label.

“Setelah kita cek di laboratorium, ternyata tidak sesuai dengan labelnya. Ini yang kita tindak,” ujar Amran.

Pemerintah menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena beras merupakan pangan strategis yang dikonsumsi masyarakat luas. Pengawasan tidak hanya diarahkan untuk memastikan ketersediaan beras, tetapi juga mutu dan keamanan produk yang beredar.

Beras Fortifikasi Ditujukan bagi Kelompok Rentan

Menurut Amran, beras fortifikasi memiliki tujuan khusus untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi kelompok masyarakat rentan. Kelompok tersebut lain masyarakat miskin, ibu hamil dan menyusui, balita, serta masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.

Ia menegaskan, beras fortifikasi tidak ditujukan untuk menggantikan beras premium. Karena itu, penjualan produk fortifikasi dengan harga tinggi dinilai berpotensi membuat produk tersebut tidak tepat sasaran.

“Fortifikasi bukan untuk menggantikan beras premium. Fortifikasi ini untuk kelompok rentan, stunting, orang miskin, ibu hamil, menyusui, dan balita. Kalau dijual dengan harga sangat tinggi, tentu tidak tepat sasaran,” kata Amran.

Harga Beras Fortifikasi Capai Rp57.000 per Kilogram

Selain ketidaksesuaian kandungan, pemerintah menemukan disparitas harga yang tinggi pada produk beras fortifikasi. Produk yang seharusnya berada pada kisaran Rp13.000-Rp13.500 per kilogram ditemukan dijual hingga Rp57.000 per kilogram.

Amran menyebut selisih harga tersebut dapat merugikan konsumen apabila produk yang dibeli ternyata tidak memberikan kandungan fortifikasi sesuai yang dijanjikan. Pemerintah mencatat selisih harga tertinggi mencapai Rp44.100 per kilogram.

“Yang tertinggi dijual Rp57.000. Seharusnya sekitar Rp13.500. Selisihnya bisa mencapai Rp44.100 per kilogram. Ini sangat merugikan konsumen,” ujarnya.

Pemerintah memperkirakan nilai kerugian konsumen akibat dugaan praktik tersebut dapat mencapai sekitar Rp89 triliun. Namun, angka itu masih berupa estimasi dan menjadi bagian dari pendalaman bersama aparat penegak hukum.

Amran menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan pihak tertentu mengambil keuntungan dengan mengorbankan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan gizi.

“Jangan sampai ada yang menyusahkan rakyat kecil. Kita ingin semuanya tumbuh bersama, tetapi jangan ada yang merugikan rakyat kecil,” tegas Andi Amran Sulaiman.

Tags: berita jakartaHeadlineJakartaPemerintahTemuan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

: Menkomdigi Meutya Hafid usai menandatangani MoU kerja sama antara Indonesia dan India dalam mengembangkan teknologi telekomunikasi dan memperkuat ekosistem digital. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Indonesia-India Teken MoU Teknologi Telekomunikasi dan Digital

by Wawan
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia dan India memperkuat kerja sama teknologi telekomunikasi dan ekosistem digital melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)...

: Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr)

Ekonom: Menkeu Baru Perlu Bikin Kebijakan Mudah Dibaca Pasar

by masfajar
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Keuangan baru perlu membuat kebijakan ekonomi lebih mudah dibaca pasar, dunia usaha, perbankan, dan investor. Kepala...

: Kementerian Keuangan menggelar Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara, di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026). (Tangkapan Layar Kanal YouTube Kemenkeu RI)

Sertijab Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu

by Lia
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Suahasil Nazara resmi memimpin Kementerian Keuangan setelah mengikuti serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa...

: Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Arief Tri Hardiyanto dalam kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bakti Postel ke-81 Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik.id/KPM Kemkomdigi)

Kemkomdigi Dorong Tata Kelola untuk Jaga Kepercayaan Industri Digital

by Dani
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Arief Tri Hardiyanto mendorong penguatan tata kelola industri pos, telekomunikasi,...

Waspada Gaya Hidup di Atas Kemampuan, Pakar Soroti Fenomena Standar TikTok dan BNPL

Standar TikTok dan BNPL Dorong Konsumsi Melampaui Gaji, Pakar Ingatkan Pentingnya Bijak Kelola Keuangan

by Wawan
15 September 2026
0

Highlight Berita: Tren media sosial dinilai dapat mengaburkan batas antara kebutuhan dan keinginan dalam keputusan pembelian. Ragil Satria Wicaksana menyoroti...

: Inspektur Jenderal (Irjen) Kemkomdigi, Arief Tri Hardiyanto, bersama para pengurus ATSI dalam kegiatan Donor Darah Hari Bakti Postel ke-81 di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik.id/KPM Kemkomdigi)

Hari Bakti Postel ke-81 Dorong Kolaborasi dan Kepercayaan Publik

by Fajar
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Hari Bakti Postel ke-81 Tahun 2026 menjadi momentum bagi insan pos, telekomunikasi, dan ekosistem digital untuk memperkuat...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Mobilman.id Rekomendasi Situs Jual Beli Mobil Sesuai Kebutuhan mu

8 April 2022
Bupati Pulang Pisau Serukan Kewaspadaan Terhadap Pohon Tumbang

Bupati Pulang Pisau Serukan Kewaspadaan Terhadap Pohon Tumbang

13 November 2025

Purworejo Terima Kirab Obor Virtual Pesonas 2022

3 March 2022

Berhasil Kendalikan Covid-19, Gubernur Lampung Dapat Apresiasi dari Satgas Covid-19

20 March 2021
Ilustrasi Debat

KPU Umumkan 11 Panelis Debat Capres Cawapres 22 Desember Mendatang

19 December 2023
Gempa Magnitudo 3.3 Guncang Sigi, Sulawesi Tengah, Warga Diminta Tetap Waspada

Gempa Magnitudo 3.3 Guncang Sigi, Sulawesi Tengah, Warga Diminta Tetap Waspada

19 June 2026
Kronologi Lansia Tertemper KA Bengawan di Sleman, Warga Sempat Berteriak Memberi Peringatan

Pria Lansia dengan Gangguan Pendengaran Tewas Tertemper KA Bengawan di Janti Sleman

3 August 2026

Artikel Terbaru

Polda Kaltim Tetapkan 16 Tersangka dalam 47 Kasus Karhutla, Lahan Terdampak Sekitar 2.263 hektare

Polda Kaltim Tetapkan 16 Tersangka Kasus Karhutla

16 September 2026
Kehilangan Uang dan Barang, Polisi Bantu Belikan Tiket Kereta untuk Bapak Bersama Anaknya Pulang ke Yogyakarta

Polisi Bantu Belikan Tiket Kereta untuk Warga yang Kehilangan Barang

16 September 2026
Klok Apresiasi Bobotoh Yang Terbang Jauh Ke Seoul

Marc Klok Apresiasi Bobotoh yang Terbang Jauh ke Seoul

16 September 2026
: Menkomdigi Meutya Hafid usai menandatangani MoU kerja sama antara Indonesia dan India dalam mengembangkan teknologi telekomunikasi dan memperkuat ekosistem digital. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Indonesia-India Teken MoU Teknologi Telekomunikasi dan Digital

16 September 2026
Siaran Pers: WIG 2026 Perkuat Gastronomi sebagai Daya Tarik Pariwisata Indonesia

WIG 2026 di Yogyakarta-Solo Bidik Ekonomi Gastronomi Indonesia

16 September 2026
: Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (Kanan berbaju putih) bersama Menteri Perindustrian Agus G Kartasasmita, Menteri UMKM Maman Abdurrachman, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Foto: Dok Kemnaker)

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Masuk Tahap Panja DPR

16 September 2026
Libero Liberati's MotoGP Hall of Fame medal presented at Misano

Medali MotoGP Hall of Fame Libero Liberati Diserahkan di Misano

16 September 2026

Popular Story

: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid usai Rapat Koordinasi Persiapan Rollout Nasional Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026), memastikan kesiapan sistem digitalisasi bantuan sosial menjelang _rollout_ nasional Oktober 2026. Kemkomdigi bersama BSSN akan melakukan _stress test_ dan _load test_ untuk melayani sekitar 50 juta masyarakat sekaligus menjaga keamanan data. Foto: Anhar/Komdigi
Pemerintah

[Siaran Pers] Portal Bansos Diuji untuk Akses 50 Juta Warga

by Ari Wibowo muhammad
11 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan pengujian ketahanan portal...

Read moreDetails

BNPB Perkuat Operasi Karhutla Lindungi Warga dan Sekolah

Ditreskrimsus Polda Jambi Salurkan 10 Ton Air Bersih

Balsa Sekulic Terkesan dengan Dukungan Bobotoh di Debutnya Bersama PERSIB

Wamenag Dorong Penyusunan Peta Jalan Pesantren Berbasis Kebutuhan

Ditpolairud Polda Kalbar Salurkan Air Bersih di Kayong Utara

Persib Siapkan Laga Kontra FC Seoul Setelah Kalah dari Persija

Garuda Muda Indonesia U-20 Menang 3-0 atas Laos

Real Madrid Raih Kemenangan Tipis atas Inter Milan di Liga Champions

Biksu Viral Thailand dan Dana Kuil Rp49,2 Miliar: Ini Aliran Uang, Aset yang Disita, dan Kronologi Kasusnya

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.