Headline.co.id, Bengkalis ~ Tim Robotik Bawah Air Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Siti Busyro, berhasil menembus babak final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 di Bengkalis, Riau. Tim dari Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan, Fakultas Teknik UMG itu akan berlaga pada kategori Remotely Operated Vehicle (ROV). Teknologi robotik bawah air UMG tersebut akan diuji dalam kompetisi nasional yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tim dilepas Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di Halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (15/9/2026).
ROV merupakan kendaraan bawah air yang dikendalikan dari permukaan untuk melakukan manuver di dalam air. Dalam kompetisi itu, teknologi tersebut dituntut mampu menyelam secara stabil, bergerak di bawah air, kemudian kembali ke permukaan.
Robotik Bawah Air UMG Bersaing dengan Kampus Ternama
Babak final KKI 2026 menjadi tantangan besar bagi Tim Siti Busyro. Mereka akan berhadapan dengan tim dari 18 perguruan tinggi negeri dan lima perguruan tinggi swasta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sejumlah perguruan tinggi yang masuk dalam daftar peserta final lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Indonesia (UI).
Dari kelompok perguruan tinggi swasta, terdapat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Persaingan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa UMG untuk menguji teknologi yang dikembangkan sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi tim dengan ekosistem riset dan inovasi yang kuat.
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menilai keberhasilan tim UMG menembus final KKI menunjukkan kemampuan mahasiswa daerah dalam mengembangkan teknologi maritim yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Keberhasilan menembus babak final ini memiliki nilai tersendiri buat adik-adik karena nantinya akan bersaing langsung dengan jajaran universitas bonafit dan ternama di Indonesia. Saya berharap agar seluruh anggota tim tetap semangat, tidak merasa minder, dan selalu menjaga fokus demi membawa pulang hasil terbaik,” ujar Alif saat melepas Tim Siti Busyro.
Menurut Alif, capaian tersebut juga menunjukkan kualitas generasi muda dan iklim akademik di Gresik memiliki daya saing, terutama dalam penguasaan teknologi maritim dan robotika bawah air.
Pesan untuk Menjaga Kekompakan dan Sportivitas
Alif meminta para anggota tim menjaga kekompakan dan sportivitas selama mengikuti kompetisi. Menurut dia, keikutsertaan Tim Siti Busyro tidak hanya membawa nama UMG, tetapi juga Kabupaten Gresik dalam ajang nasional.
“Jaga sportivitas karena kalian membawa nama almamater Universitas Muhammadiyah Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik di kancah nasional,” tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan seiring dengan tantangan yang akan dihadapi tim dalam kompetisi. Selain menguji kemampuan teknis robotik bawah air, final KKI 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkompetisi dengan perguruan tinggi yang memiliki kekuatan di bidang riset dan inovasi.
UMG Dorong Pengembangan ROV
Rektor UMG Khoirul Anwar menjelaskan Tim Siti Busyro akan mengandalkan teknologi ROV dalam pertandingan. Teknologi itu memungkinkan kendaraan bawah air dioperasikan dari permukaan.
“ROV ini merupakan teknologi bagaimana kapal bisa menyelam dengan keseimbangan dan kembali ke permukaan,” jelas Khoirul.
Menurut Khoirul, pengembangan robotik bawah air terus didorong UMG sebagai bagian dari penguatan keunggulan Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan. Kampus tersebut menargetkan robotik bawah air menjadi salah satu program unggulan sekaligus fondasi pengembangan produk teknologi maritim.
Keikutsertaan Tim Siti Busyro di final KKI 2026 dinilai menjadi tonggak penting bagi pengembangan keahlian robotik bawah air di UMG. Khoirul menyebut kompetisi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi program studi sebagai pusat pengembangan teknologi tersebut.
“Ini merupakan milestone penting dalam mewujudkan Prodi Teknik Konstruksi Perkapalan UMG sebagai pusat pengembangan robotik bawah air,” ungkapnya.
Melalui KKI 2026, mahasiswa UMG berkesempatan menerapkan teknologi kapal dan robotika dalam kompetisi nasional. Bagi UMG, kehadiran Tim Siti Busyro di babak final turut memperkuat upaya menjadikan inovasi maritim sebagai bidang unggulan pengembangan talenta teknologi di Gresik.

















