Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Guru Besar UGM Serukan Penguatan Sistem Kesehatan Berbasis Pencegahan

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
6 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
418 5
A A
0
Guru Besar UGM Serukan Penguatan Sistem Kesehatan Berbasis Pencegahan
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Peringatan Hari Kesehatan Dunia yang jatuh setiap 7 April menjadi momen penting untuk mengevaluasi arah pembangunan kesehatan di berbagai negara. Momentum ini digunakan untuk menilai sejauh mana sistem kesehatan mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seperti peningkatan Penyakit Tidak Menular (PTM) termasuk diabetes dan kanker, serta masalah kesehatan mental dan dampak perubahan iklim. Selain itu, ketimpangan akses layanan kesehatan dan keterbatasan pendanaan di sejumlah negara, termasuk Indonesia, menjadi catatan penting dalam upaya mewujudkan sistem kesehatan yang lebih merata.

Dalam refleksi Hari Kesehatan Sedunia, Prof. dr. Fatwa Sari Tetra Dewi, M.P.H., Ph.D., guru besar FK-KMK UGM, menekankan pentingnya membangun sistem kesehatan yang tidak hanya responsif tetapi juga mampu mengendalikan berbagai jenis penyakit sesuai dengan tantangan kesehatan saat ini. Ia menegaskan bahwa sistem kesehatan harus berorientasi pada masyarakat, disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, dan didukung oleh partisipasi publik. “Sistem kesehatan perlu terintegrasi dengan kerja sama multisektor yang kuat, karena permasalahan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan saja, tetapi juga melibatkan sektor lain seperti ekonomi dan perindustrian,” ujarnya pada Kamis (9/4).

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Sistem kesehatan juga harus berbasis bukti ilmiah, baik dari data akademik maupun pemanfaatan teknologi digital. Meskipun dinilai cukup responsif terhadap tantangan global, ketahanan sistem kesehatan di Indonesia masih belum merata di berbagai lini dan jenis penyakit. Prof. Fatwa juga menyoroti beban pembiayaan kesehatan yang tinggi, terutama dalam penanganan PTM yang masih memberi tekanan pada skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Jadi meskipun jaminan kesehatan nasional atau JKN ini mencakup hampir 80 persen penduduk, termasuk cukup tinggi menurut WHO. Namun dari data yang lain, masih banyak yang harus keluar biaya sendiri,” tuturnya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Saat ini, sistem kesehatan di Indonesia berupaya menunjukkan pergeseran dari pendekatan kuratif menuju penguatan upaya preventif. Meskipun data menunjukkan bahwa sebagian besar pengeluaran JKN masih terserap untuk pengobatan PTM, kondisi ini mendorong pentingnya penguatan langkah pencegahan guna menekan beban kesehatan dan pembiayaan di masa mendatang. “Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala, sehingga pemerintah masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kebutuhan pengobatan dan penguatan program pencegahan secara optimal,” ujarnya.

Menurut Prof. Fatwa, penanganan berbagai persoalan penyakit saling berkaitan satu sama lain. Kondisi kesehatan fisik dan mental memiliki keterkaitan erat, sementara perubahan iklim turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit, termasuk PTM. Oleh karena itu, pendekatan kebijakan kesehatan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melihat keterhubungan antar isu secara komprehensif.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa upaya pengendalian perubahan iklim perlu dilakukan sejak dini sebagai bentuk investasi jangka panjang. Tanpa intervensi yang memadai, dampak perubahan iklim diperkirakan akan semakin memperburuk kondisi kesehatan masyarakat dan beban ekonomi negara di masa depan. “Perubahan iklim harus dikendalikan mulai sekarang karena dampaknya akan terasa dalam jangka panjang. Kalau tidak dikendalikan, masalah kesehatan dan perubahan iklim justru akan memperburuk kondisi finansial negara ke depan,” tuturnya.

Prof. Fatwa juga menyoroti ketimpangan akses layanan kesehatan yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, salah satunya adalah ketidakmerataan tenaga kesehatan. Data menunjukkan bahwa hanya sekitar separuh puskesmas yang memiliki tenaga kesehatan lengkap, dengan sebagian besar tenaga medis terkonsentrasi di kota-kota besar. Kondisi ini menyebabkan masyarakat di daerah tertentu kesulitan mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. “Sehingga ini juga kemudian berujung pada beban kesehatan yang kemudian tidak merata. Beban kesehatan yang lebih tinggi pada daerah-daerah yang kemudian akses pelayanan kesehatan yang sebaiknya menjadi akses pelayanan kesehatan yang kurang baik,” ungkapnya.

Upaya dalam beberapa tahun ke depan perlu difokuskan pada penguatan langkah preventif dan promotif. Prof. Fatwa menegaskan kembali bahwa pencegahan harus menjadi strategi utama tanpa mengabaikan pentingnya layanan pengobatan. Menurutnya, deteksi dini melalui skrining kesehatan dan membangun kesadaran masyarakat merupakan hal penting. Namun, rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan, terutama karena adanya ketakutan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. “Kondisi ini menunjukkan perlunya perubahan pola pikir masyarakat agar lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa upaya promotif melalui dorongan gaya hidup sehat harus diperkuat, termasuk pengendalian faktor risiko seperti kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik yang menjadi pemicu PTM. Ia menekankan perlunya mengatur kebijakan yang mendukung perubahan perilaku yang disertai sinergi lintas sektor agar upaya tersebut berjalan efektif. “Sehingga dalam hal ini perlu adanya satu entitas yang mampu mensinergikan berbagai sektor, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan, termasuk kesehatan,” pungkasnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaKesehatanPeringatan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

: LPK SO Serbaindo Cabang Batang bersama LPK Arumi Edukasi Indonesia memberikan sosialisasi pelatihan bahasa dan budaya Jepang kepada para pelajar.

Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Dikenalkan di Sekolah Batang

3 October 2026
Masa Sanggahan Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 1,4 GHz Resmi Berakhir, tidak Ada Keberatan yang Diajukan : Gedung Kementerian Komdigi RI, Jakarta Pusat. (Foto: Agus Siswanto/KPM Kemkomdigi)

Masa Sanggah Lelang Frekuensi 1,4 GHz Berakhir Tanpa Keberatan, Hasil Seleksi Dinyatakan Final

19 October 2025
Tim nasional sepak bola wanita Indonesia

Jejak Timnas Bola Wanita ke Final AFF 2026, Ujian Laos Menanti

21 July 2026
Desa Terpencil Jadi Pusat Tambang Bitcoin Terbesar di Dunia

Desa Miskin Berubah Wajah: Tambang Bitcoin Terbesar Dunia Muncul dari Desa Terpencil

14 September 2024
Menkeu Tegaskan Ketahanan Rupiah Masih Stabil di Tengah Guncangan Global

Menkeu Tegaskan Ketahanan Rupiah Masih Stabil di Tengah Guncangan Global

15 March 2026
SPPG Polres Toba Diluncurkan, Kapolda Sumut Soroti Pentingnya Standar Keamanan Pangan

SPPG Polres Toba Diluncurkan, Kapolda Sumut Soroti Pentingnya Standar Keamanan Pangan

21 November 2025
Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Tiba 15 Juni, PPIH Siapkan Layanan Debarkasi

Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Tiba 15 Juni, PPIH Siapkan Layanan Debarkasi

15 June 2026

Artikel Terbaru

Jelang HUT ke-21, Ditjen Bimas Buddha Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah

Ditjen Bimas Buddha Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah Jelang HUT ke-21

10 October 2026
:

Dua Jembatan Beton Dibangun di Sumenep untuk Gantikan yang Rusak

10 October 2026
Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Ponjong Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Ponjong Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

10 October 2026
Hasilkan Video Pembelajaran dan Modul, Tiga Alumni Magang Pusbangkom SDM Kemenag Lulus Kuliah Tanpa Skripsi

Magang Pusbangkom SDM Kemenag Bekali 3 Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi

10 October 2026
Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Sertijab Mabes Polri, Lima Jabatan Strategis Berganti

10 October 2026
Persib U18 Siap Perjuangkan Kemenangan Atas Garuda United

Persib U18 Hadapi Garuda United Usai Evaluasi Dua Laga

10 October 2026
:

Babinsa Sumenep Dampingi Petani Cabai di Pasongsongan

10 October 2026

Popular Story

Polrestro Jakut Musnahkan Hampir 10 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp15 Miliar
Nasional

Polrestro Jakut Musnahkan 9,9 Juta Obat Keras Ilegal

by Dwina
9 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan 9.936.000 butir obat keras...

Read moreDetails

Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Diikuti 1.086 Pendaftar

Gempa Sumba Barat Daya M5,9 Tak Berpotensi Tsunami

Persebaya Menang atas Isenmulang, Catur Soroti Evaluasi Tim

Menhan Sjafrie Instruksikan Hunian Prajurit Yonif TP 921 di Malinau

Karhutla Desa Muser Dipadamkan, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Khalil MAN 1 Pekanbaru Raih Perunggu di IOAA 2026

Babinsa Sumenep Dampingi Petani Cabai di Pasongsongan

MAPSI SMP 2026 Blora Diikuti 840 Siswa, Seleksi ke Tingkat Jateng

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Nonblok dan Pentingnya Persatuan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.