Headline.co.id, Paser ~ Karhutla Desa Muser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berhasil dipadamkan tim gabungan pada Jumat (2/10/2026). Kebakaran yang mulai diketahui sekitar pukul 11.00 Wita itu berasal dari kawasan hutan sebelum merambat ke lahan milik warga. Api bahkan berpindah dari satu titik ke titik lain hingga mendekati permukiman warga di RT 06 Desa Muser. Polsek Muara Samu bersama pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.
Polres Paser melalui Polsek Muara Samu mengerahkan personel setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai titik api di kawasan hutan Desa Muser. Kebakaran tersebut kemudian menjalar ke area semak belukar dan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Muara Samu IPTU Mar Eka Adrian, S.H., mengatakan pemadaman berlangsung selama sekitar lima jam, mulai pukul 13.00 Wita hingga sekitar pukul 18.00 Wita.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Personel bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman setelah menerima informasi adanya kebakaran. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api meluas ke wilayah permukiman warga,” jelasnya.
Api Mendekati Permukiman Warga
Informasi mengenai kebakaran diterima setelah api terlihat berasal dari kawasan hutan Desa Muser. Api kemudian merambat menuju lahan milik warga dan berpindah dari satu titik ke titik lainnya.
Pergerakan api yang mendekati permukiman di RT 06 membuat penanganan segera dilakukan. Petugas berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak meluas dan mengancam rumah warga di sekitar lokasi.
Lokasi yang terbakar merupakan kawasan semak belukar. Api kemudian menjalar ke area perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Luasan lahan yang terdampak diperkirakan kurang lebih satu hektare.
Dalam pemadaman tersebut, Polsek Muara Samu melibatkan enam personel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Samu. Tim gabungan juga terdiri atas enam personel pemadam kebakaran, empat personel MPA, dan masyarakat Desa Muser.
Pemadaman Didukung Kendaraan Damkar dan Suplai Air
Proses pemadaman didukung satu unit kendaraan R6 Damkar dan satu unit dump truck untuk menyuplai air. Selain itu, petugas menggunakan empat unit kendaraan roda dua, baik kendaraan dinas maupun pribadi.
Kerja sama seluruh unsur tersebut berhasil memadamkan api di lokasi. Namun, petugas tetap melakukan observasi di sekitar area yang terbakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Polsek Muara Samu juga menjadwalkan pengecekan ulang terhadap lokasi bekas kebakaran pada Sabtu (3/10/2026). Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan setelah api berhasil dikendalikan.
Polisi Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan
Selain melakukan pengecekan, petugas akan memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat Desa Muser agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Kepolisian meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang mudah terbakar.
IPTU Mar Eka Adrian mengingatkan warga tidak menggunakan api untuk membuka atau membersihkan lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga penanggulangan dapat dilakukan bersama.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan dan lakukan penanggulangan bersama agar kebakaran tidak meluas,” tambahnya.
Kepolisian mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan untuk mencegah karhutla kembali terjadi. Imbauan tersebut disampaikan setelah kebakaran di Desa Muser berdampak pada kawasan semak belukar dan perkebunan kelapa sawit milik warga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















