Headline.co.id, Jakarta ~ Telkomsel memperkuat strategi mempertahankan pelanggan di tengah persaingan industri telekomunikasi melalui program MAPrivilege yang dikembangkan bersama PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP). Program yang diluncurkan di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026), tersebut menawarkan benefit gaya hidup bagi pelanggan tertentu melalui aplikasi MyTelkomsel.
Telkomsel menempatkan MAPrivilege sebagai bagian dari strategi meningkatkan keterikatan pelanggan agar tidak hanya bergantung pada layanan konektivitas. Melalui kolaborasi ini, pelanggan dapat memperoleh penawaran dari berbagai brand di ekosistem MAP, mulai dari fashion, makanan dan minuman, olahraga, department store, ritel, hingga teknologi.
Strategi Telkomsel tersebut terutama diarahkan kepada pelanggan bernilai tinggi dengan memberikan manfaat tambahan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Pada tahap awal, MAPrivilege menghadirkan 45 penawaran yang akan terus dievaluasi berdasarkan respons dan kebutuhan pelanggan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
MAPrivilege Masuk Strategi Retensi Pelanggan Telkomsel
General Manager Loyalty and Partnership Ecosystem Telkomsel Rustama Lumbantoruan mengatakan MAPrivilege tidak hanya dirancang sebagai program promosi jangka pendek.
Menurut dia, program tersebut merupakan salah satu instrumen untuk meningkatkan keterikatan pelanggan dengan ekosistem Telkomsel.
“Ada 45 offering di bulan pertama dan kita akan meningkatkan attraction-nya di bulan-bulan berikutnya sesuai dengan feedback dari pelanggan,” ujar Rustama di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Telkomsel akan mengkurasi berbagai penawaran yang tersedia agar manfaat yang diberikan tetap sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berharap pelanggan memiliki semakin banyak alasan untuk bertahan menggunakan layanan Telkomsel karena memperoleh manfaat tambahan selain konektivitas.
“Intinya kita akan memberikan layanan yang lebih menyenangkan pelanggan, sehingga mereka tentu lebih loyal dan lebih senang bergabung dengan Telkomsel,” katanya.
Customer Stickiness Jadi Salah Satu Ukuran
Telkomsel juga akan mengukur dampak MAPrivilege terhadap perilaku dan loyalitas pelanggan.
Rustama mengatakan salah satu indikator yang diperhatikan adalah peningkatan customer stickiness atau keterikatan pelanggan terhadap layanan perusahaan.
“Kita akan menaikkan customer stickiness tentunya nanti ke spending pembelanjaan termasuk ke chain rate, loyalitas,” ujarnya.
Selain aktivitas pelanggan di ekosistem Telkomsel, perusahaan juga akan melihat dampak program terhadap transaksi di MyTelkomsel dan kinerja mitra MAP.
Pendekatan tersebut menunjukkan program loyalitas tidak hanya diposisikan sebagai fasilitas tambahan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi bisnis untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Telkomsel Siapkan Penawaran Lebih Kompetitif
Pada bulan pertama, MAPrivilege menghadirkan 45 penawaran dari berbagai brand dalam ekosistem MAP.
Jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring dengan evaluasi terhadap respons pengguna. Telkomsel dan MAP juga akan membandingkan manfaat yang diberikan dengan program lain di pasar agar tetap kompetitif.
“Kita akan melihat benchmark yang lebih relevan dan menarik lagi buat pelanggan. Sehingga nanti performance dan jumlah pelanggan yang bisa menikmati semakin tinggi,” jelas Rustama.
Program MAPrivilege pada tahap awal direncanakan berjalan selama satu tahun.
Telkomsel membuka peluang untuk memperluas kerja sama tersebut dengan menghadirkan lebih banyak brand serta menambah jenis benefit yang dapat digunakan pelanggan.
Loyalitas Tak Lagi Hanya Mengandalkan Kualitas Jaringan
Director of Marketing Telkomsel Lionel Chng mengatakan kolaborasi dengan MAP merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi pengguna.
“Kolaborasi kami dengan MAP mencerminkan komitmen Telkomsel untuk terus menghadirkan nilai yang semakin relevan dan nyata bagi pelanggan. Dengan menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan ekosistem gaya hidup MAP, MAPrivilege memungkinkan loyalitas pelanggan terwujud dalam manfaat sehari-hari yang bermakna,” ujar Lionel.
Melalui MAPrivilege, Telkomsel memperluas fungsi program loyalitas dari yang sebelumnya berkaitan dengan layanan telekomunikasi menjadi manfaat yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Lionel mengatakan proses kolaborasi tersebut membutuhkan upaya karena MAP memiliki jaringan ritel dengan berbagai brand.
“Namun melalui kerja keras dan komitmen dari tim MAP, kami sangat bangga hari ini dapat memberikan sesuatu yang lebih bernilai bagi semua konsumen kami yang datang ke toko ritel MAP setiap hari,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut membuka kesempatan bagi kedua perusahaan untuk menghadirkan manfaat baru kepada pelanggan.
“Kami kini dapat berkolaborasi dan menghadirkan sesuatu yang baru bagi setiap konsumen kami,” ujar Lionel.
MyTelkomsel Jadi Pusat Akses Benefit
Aplikasi MyTelkomsel menjadi salah satu kanal utama dalam pelaksanaan MAPrivilege.
Lionel menyebut lebih dari 60 juta pelanggan IndiHome, Halo, dan SIMPATI menggunakan MyTelkomsel setiap bulan. Basis pengguna tersebut memberikan ruang bagi Telkomsel untuk mendistribusikan berbagai reward dan benefit secara digital.
Pelanggan yang memenuhi syarat dapat membuka menu Rewards di MyTelkomsel dan menukarkan Telkomsel Poin dengan manfaat MAPrivilege yang tersedia.
Namun, program tersebut belum dapat dinikmati seluruh pelanggan secara langsung.
MAPrivilege ditujukan kepada pelanggan Halo+ Optima, pelanggan SIMPATI yang membeli paket Super Seru dan/atau Surprise Deal, serta pelanggan IndiHome.
Ketersediaan reward dan ketentuan penukaran mengikuti program yang berlaku dalam aplikasi MyTelkomsel.
MAP Perluas Hubungan dengan Konsumen
Dari sisi MAP, kerja sama tersebut memberikan peluang untuk menjangkau basis pelanggan Telkomsel melalui kanal digital.
Director of MAP Group Handaka Santosa mengatakan konsumen dapat mengakses berbagai penawaran dari brand MAP melalui platform yang sudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Melalui MyTelkomsel dan beragam platform digital lainnya, konsumen dapat menikmati berbagai penawaran pilihan dari brand-brand MAP yang sudah mereka kenal dan mereka sukai,” kata Handaka.
MAPrivilege juga terhubung dengan MAP Club yang merupakan program loyalitas MAP.
Integrasi tersebut diarahkan agar hubungan antara konsumen dengan ekosistem MAP tidak berhenti ketika transaksi di toko selesai.
“MAP dan Telkomsel juga memiliki keyakinan yang sama bahwa konektivitas lebih dari sekadar transaksi,” ujar Handaka.
Melalui MAPrivilege, Telkomsel mencoba menggabungkan konektivitas digital dengan kebutuhan gaya hidup sebagai strategi memperkuat loyalitas pelanggan. Program tersebut sekaligus menjadi salah satu cara perusahaan meningkatkan keterikatan pengguna agar tetap berada di dalam ekosistem Telkomsel di tengah ketatnya persaingan operator telekomunikasi.



















