Headline.co.id, Lumajang ~ Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengikuti riding Vespa bersama Komunitas Scooterist dan pengurus Pondok Pesantren An Anur Al Ely di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). Kegiatan yang dimulai dari lingkungan Pondok Pesantren An Anur Al Ely, Kecamatan Tempeh, itu digelar untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Rombongan mengendarai Vespa menyusuri sejumlah wilayah hingga Jalan Lintas Selatan (JLS), sebelum kembali ke pondok pesantren. Selain riding, kegiatan tersebut diisi dengan salat bersama dan selawat.
Riding Vespa Melibatkan Komunitas dan Lingkungan Pesantren
Riding Vespa tersebut mempertemukan komunitas otomotif dengan lingkungan pesantren dan masyarakat. Yudha Adji Kusuma turut mengikuti perjalanan bersama rombongan dengan mengendarai Vespa.
Dari Pondok Pesantren An Anur Al Ely, rombongan melintasi Tempeh Kidul dan Pandanwangi. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Jalan Lintas Selatan, sebelum rombongan singgah di kawasan bawah jembatan JLS.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rombongan selanjutnya melewati Selok Awar-Awar dan Lempeni. Setelah itu, perjalanan berakhir dengan kembalinya peserta ke Pondok Pesantren An Anur Al Ely.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada aktivitas berkendara. Peserta juga mengikuti salat bersama dan selawat di lingkungan pondok pesantren.
Pesan Silaturahmi dalam Riding Vespa
Wakil Bupati Lumajang mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempertemukan komunitas otomotif, pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam satu kegiatan kebersamaan.
“Riding bareng ini bukan hanya tentang Vespa, tetapi juga bagaimana kita membangun silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Apalagi kegiatan ini diisi dengan sholat bersama dan sholawatan, sehingga nilai kebersamaan dan keagamaannya semakin terasa,” ujar Yudha.
Menurut Yudha, kegiatan komunitas yang dikemas dengan semangat kebersamaan dapat menjadi ruang komunikasi antarkelompok masyarakat. Kegiatan semacam itu juga memberikan kesempatan bagi berbagai unsur untuk saling mengenal dan menjaga hubungan baik.
Interaksi komunitas, pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dari kegiatan riding Vespa tersebut. Hobi otomotif tidak hanya dimanfaatkan sebagai kegiatan berkendara, tetapi juga sebagai sarana memperluas pertemuan dan komunikasi.
Berharap Kegiatan Serupa Terus Dikembangkan
Yudha berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai ruang pertemuan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, kegiatan bersama yang melibatkan komunitas dan masyarakat dapat membantu memperkuat kerukunan di Kabupaten Lumajang.
Riding bersama itu menjadi salah satu bentuk pemanfaatan hobi otomotif untuk membangun silaturahmi. Kegiatan tersebut juga memperluas interaksi komunitas, lingkungan pondok pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dengan demikian, pesan utama dalam riding Vespa itu tidak hanya terlihat dari perjalanan yang dilakukan rombongan, tetapi juga dari rangkaian kegiatan keagamaan dan kebersamaan yang menyertainya.
















