Headline.co.id, Sumenep ~ Krisis air di Sapudi mendorong Polsek Sapudi Polresta Sumenep menyalurkan 3.600 liter air bersih kepada warga Dusun Bakoan, Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. Bantuan tersebut diberikan pada Jumat (11/9/2026) setelah kemarau berkepanjangan membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Sebanyak 440 kepala keluarga menerima bantuan yang diangkut menggunakan dua mobil tangki. Air disalurkan ke tandon warga, jeriken, dan bak penampungan umum desa untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Krisis Air di Sapudi Berdampak pada 440 Keluarga
Kemarau yang berlangsung panjang menyebabkan keterbatasan sumber air di wilayah tersebut. Kondisi ini membuat warga Dusun Bakoan membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Polsek Sapudi menyalurkan air menggunakan dua mobil tangki yang masing-masing memiliki kapasitas 1.800 liter. Dengan demikian, total air yang didistribusikan mencapai 3.600 liter.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penyaluran dilakukan langsung kepada warga terdampak. Air yang dibawa dari lokasi distribusi kemudian dialirkan ke sejumlah tempat penampungan, mulai dari tandon milik warga, jeriken, hingga bak penampungan umum desa.
Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan kesulitan warga di tengah kekeringan. Penyaluran juga dilakukan secara tertib dengan mengutamakan pemerataan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kapolsek Sapudi Pimpin Distribusi Air
Kapolsek Sapudi Iptu Taufik Rahman memimpin langsung proses distribusi air di lapangan. Kegiatan itu melibatkan anggota Polsek Sapudi, personel Koramil Sapudi Serma Hidir, Korlap Fared, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mendukung proses penyaluran agar bantuan dapat diterima warga secara tertib. Hingga kegiatan selesai, distribusi air berlangsung aman dan kondusif.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menyampaikan bantuan tersebut melalui Iptu Taufik Rahman. Menurut Taufik, penyaluran air merupakan bentuk kehadiran Polri saat masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar.
“Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Semoga 3.600 liter air ini bisa membantu meringankan kesulitan masyarakat Gendang Barat di tengah kekeringan,” ujar Taufik.
Air yang disalurkan dapat langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan itu menjadi dukungan langsung bagi masyarakat yang harus menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.
Polsek Sapudi Siapkan Koordinasi Bantuan Lanjutan
Polsek Sapudi memastikan penanganan dampak kekeringan tidak berhenti pada satu kali distribusi. Jajaran kepolisian akan berkoordinasi dengan TNI, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah kepulauan Sapudi.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan kebutuhan air bersih masyarakat. Apabila kebutuhan kembali meningkat, kerja sama antarpihak dapat menjadi dasar bagi penyaluran bantuan lanjutan.
Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan tersebut juga memperkuat kerja sama aparat dan masyarakat. Taufik mengatakan kegiatan bakti sosial itu menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi di wilayah kepulauan Sapudi.
“Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi upaya mempererat sinergi Polri dan masyarakat di wilayah kepulauan Sapudi,” pungkas Taufik.




















