Highlight Berita:
Headline.co.id, Sleman ~ Penemuan jenazah di Sungai Opak, sebelah timur Embung Candirejo, Berbah, Sleman, berawal dari benda mengapung yang semula dikira kayu, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Seorang warga yang sedang membersihkan tepi sungai mencurigai benda tersebut sebagai bagian tubuh manusia, lalu memanggil dua rekannya untuk memastikan. Setelah mengetahui benda itu merupakan jenazah, ketiganya melapor ke Polsek Berbah. Polisi kemudian memastikan korban adalah Suratman (75), warga Piyungan, Bantul, yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho, S.H., M.H., menyampaikan kepada Headline.co.id bahwa penemuan tersebut terjadi saat Kristiani bersama Sriyanto dan Wahyudi menjalankan kegiatan rutin membersihkan area Embung Candirejo. Sriyanto dan Wahyudi merupakan karyawan embung tersebut.
Ketika berada di tepi sungai sebelah timur, Kristiani melihat sesuatu yang menonjol di permukaan air. Benda yang awalnya ia perkirakan sebagai kayu itu kemudian menimbulkan kecurigaan karena diduga merupakan bagian tubuh atau tangan seseorang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kristiani lalu memanggil Sriyanto dan Wahyudi. Ketiganya memastikan bahwa benda yang mengapung di tengah sungai tersebut adalah sesosok jenazah laki-laki.
“Setelah yakin benda tersebut sesosok mayat selanjutnya ketiga saksi melaporkan ke Polsek Berbah,” demikian keterangan tertulis Fitrianto kepada Headline.co.id.
Lokasi penemuan berada di Dusun Candirejo RT 01 RW 32, Tegaltirto, Berbah, Sleman. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus abu-abu dan celana pendek berwarna hitam dengan panjang di bawah lutut.
Menindaklanjuti laporan para saksi, Fitrianto bersama personel gabungan piket fungsi Polsek Berbah mendatangi tempat kejadian perkara. Polisi kemudian menghubungi RS Bhayangkara serta Relawan Relindo untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan atau identifikasi korban.
Identitas korban dipastikan melalui pencocokan ciri fisik, identifikasi Inafis Polresta Sleman, serta keterangan keluarga. Hasilnya, jenazah tersebut diketahui merupakan Suratman, seorang buruh tani asal Dusun Kembangsari RT 03, Srimartani, Piyungan, Bantul.
“Hal tersebut diperkuat dengan pengakuan pihak keluarga yang menyatakan korban adalah keluarganya,” kata Fitrianto dalam keterangan tertulisnya.
Data dan ciri-ciri korban juga sesuai dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) orang hilang atau meninggalkan rumah. Berdasarkan keterangan keluarga yang disampaikan kepada polisi, Suratman meninggalkan rumah pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Sejak meninggalkan rumah hingga Jumat (11/9/2026), korban belum ditemukan oleh keluarganya. Polsek Berbah kemudian menghubungi keluarga melalui telepon dan meminta mereka datang ke lokasi penemuan untuk memastikan identitas korban.



















