Headline.co.id, Jakarta ~ Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara telah memicu terjadinya longsor yang mengakibatkan terputusnya akses jalan Kutacane dan Blangkejeren. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 9 September 2026, dan menyebabkan gangguan signifikan bagi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut untuk mobilitas sehari-hari.
Longsor tersebut terjadi di beberapa titik di sepanjang jalan, sehingga menutup total akses kendaraan. Kondisi ini memaksa warga setempat untuk mencari alternatif jalur lain yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama. Pihak berwenang setempat telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor dan berupaya membuka kembali akses secepat mungkin.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Muhammad Arif, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mempercepat proses pembersihan. “Kami berusaha semaksimal mungkin agar jalan ini bisa segera dibuka kembali. Namun, kondisi cuaca yang masih tidak menentu menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang. Langkah-langkah antisipatif juga disarankan untuk menghindari risiko lebih lanjut, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor. Pemerintah daerah berencana untuk meningkatkan sistem peringatan dini dan memperkuat infrastruktur guna mencegah kejadian serupa di masa depan.




















