Highlight Berita:
Headline.co.id, Cupertino ~ Apple membawa perubahan besar pada desain iPhone melalui iPhone Duo, perangkat dengan layar lipat yang dapat digunakan dalam dua bentuk berbeda. Ketika tertutup, perangkat menampilkan layar depan yang ukurannya disebut serupa paspor, sedangkan saat dibuka pengguna mendapatkan layar yang lebih luas dan dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus. Apple memperkenalkan perangkat tersebut dalam presentasi di Cupertino, California, pada Rabu dan menjadwalkan penjualannya mulai 23 Oktober. Harga iPhone Duo dibuka dari US$1.999.
Berbeda dari pembaruan iPhone tahunan yang biasanya berfokus pada kamera, prosesor atau baterai, spesifikasi iPhone Duo mengubah cara perangkat digunakan secara fisik. Apple merancang perangkat lunak yang mengikuti posisi layar sehingga antarmuka dapat menyusut ketika ponsel dilipat dan melebar saat layar utama dibuka.
Chief Executive Apple John Ternus menilai perangkat lipat yang telah beredar sebelumnya belum sepenuhnya menghadirkan pengalaman yang menyatu. “Others have created foldables that just feel like two phones awkwardly stuck together,” ujar Ternus. Menurut dia, iPhone Duo “will redesign the experience of using a foldable phone.”
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dilipat Seukuran Paspor, Dibuka Menjadi Layar Lebih Luas
Salah satu karakter utama iPhone Duo berada pada dua pengalaman layar yang disediakan perangkat. Saat tertutup, pengguna dapat mengoperasikan ponsel melalui layar bagian depan. Ukurannya digambarkan mirip ukuran paspor sehingga bentuk perangkat ketika dilipat lebih ringkas dibandingkan saat layar bagian dalam dibuka penuh.
Ketika pengguna membuka iPhone Duo seperti buku, layar di bagian dalam menjadi area utama. Apple memanfaatkan ruang yang lebih besar tersebut untuk memungkinkan penggunaan dua aplikasi secara bersamaan.
Konsep itu memberikan pola penggunaan yang berbeda dari iPhone tradisional. Pengguna tidak hanya berpindah aplikasi pada satu panel, tetapi juga dapat mempertahankan dua aplikasi dalam ruang layar yang sama ketika perangkat terbuka.
Layar Dalam iPhone Duo Menggunakan Polimer Khusus
Apple menggunakan material berbeda pada bagian luar dan dalam perangkat. Eksterior iPhone Duo dibuat menggunakan kaca, sedangkan layar bagian dalam menggunakan polimer khusus yang disebut memiliki karakter rasa seperti plastik.
Pemilihan material tersebut berkaitan dengan kebutuhan layar yang dapat ditekuk berulang kali. Namun, bahan yang tersedia tidak merinci ukuran diagonal layar, tingkat kecerahan, resolusi, kecepatan refresh, ataupun ketahanan jumlah lipatan sehingga spesifikasi tersebut belum dapat disimpulkan.
Apple juga menyesuaikan posisi kontrol fisik. Pada iPhone Duo, kontrol ditempatkan di bagian samping perangkat, bukan di bagian bawah. Perubahan tata letak tersebut mengikuti bentuk perangkat baru yang memiliki mekanisme buka-tutup.
Dua Aplikasi Bisa Digunakan Bersamaan
Fitur penggunaan dua aplikasi pada layar yang lebih besar menjadi salah satu daya tarik utama iPhone Duo. Perangkat lunaknya dapat mengetahui bagaimana ponsel sedang digunakan dan mengubah tampilan berdasarkan posisi perangkat.
Ketika ponsel dilipat, tampilan dipadatkan untuk layar depan. Saat dibuka, antarmuka diperluas ke layar bagian dalam. Dengan ruang kerja yang bertambah, dua aplikasi dapat tampil secara bersamaan.
Greg Joswiak, kepala pemasaran Apple, menyebut perangkat tersebut sebagai “the most transformational iPhone experience since the original.” Pernyataan itu menunjukkan bahwa Apple memosisikan iPhone Duo bukan hanya sebagai varian baru, melainkan sebagai perubahan terhadap pola interaksi pengguna dengan iPhone.
Kehadiran iPhone Duo juga datang setelah pasar ponsel lipat berkembang selama beberapa tahun. Perangkat lipat telah dijual secara komersial sejak 2018, tetapi penetrasinya masih relatif rendah.
Menurut Counterpoint Research, hampir 20 juta smartphone lipat dikirimkan pada tahun lalu. Angka tersebut masih kurang dari 2 persen dari keseluruhan pengiriman smartphone global.
Harga iPhone Duo Menjadi Tingkatan Baru
Harga iPhone Duo mulai US$1.999. Nilai tersebut membuat perangkat baru Apple berada di atas jajaran iPhone Pro terbaru yang juga diperkenalkan perusahaan.
iPhone 18 Pro dibanderol mulai US$1.199, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai US$1.299. Dengan selisih tersebut, iPhone Duo membentuk kategori premium baru di dalam portofolio smartphone Apple.
Associate Director Counterpoint Liz Lee menyebut harga itu sebagai langkah berani dari Apple. “It’ll leave consumers eager and waiting early on, especially if supply is much tighter than expected,” ujarnya.
Apple menjadwalkan iPhone Duo tersedia mulai 23 Oktober. Bahan pengumuman yang tersedia belum mencantumkan pilihan kapasitas penyimpanan, warna, skema pemesanan awal maupun daftar pasar pertama untuk perangkat tersebut.
Apple Membawa AI ke Pusat Pengalaman iPhone
Perubahan iPhone tahun ini tidak hanya terjadi pada bentuk perangkat. Apple juga menempatkan kecerdasan buatan sebagai bagian penting dari pengalaman perangkatnya.
Ternus menggambarkan iPhone sebagai perangkat ideal untuk menjadi “personal intelligent hub.” Pendekatan tersebut juga terlihat pada lini iPhone 18 Pro yang menjalankan iOS 27 dengan Apple Intelligence dan Siri AI.
Siri AI dirancang memanfaatkan konteks personal untuk membantu pengguna menemukan informasi di pesan, email, foto dan sumber lain yang tersedia di perangkat. Sistem tersebut juga dapat menggunakan kesadaran terhadap konten di layar untuk mengambil tindakan terkait apa yang sedang dilihat pengguna.
Apple Intelligence menggunakan pemrosesan di perangkat dan Private Cloud Compute sebagai bagian dari pendekatan privasi dan keamanan. Siri AI mulai diluncurkan dalam versi beta bersama iOS 27 untuk perangkat dan bahasa yang didukung sesuai ketersediaan wilayah.
Meski Apple juga memperkenalkan peningkatan besar pada iPhone 18 Pro, mulai chip A20 Pro, kamera utama 48MP Fusion dengan variable aperture hingga peningkatan baterai, iPhone Duo menjadi perubahan visual paling jelas dalam lini iPhone. Perangkat ini membawa Apple memasuki kategori smartphone lipat dengan pendekatan layar ganda yang terintegrasi dengan perangkat lunak iPhone.


















