Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kota Banda Aceh tengah melakukan pemetaan kompetensi terhadap 225 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah strategis dalam pengembangan karier mereka. Proses ini dimulai pada awal September 2026 dan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja ASN di lingkungan pemerintahan kota. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu dalam penempatan ASN sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing, sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pelayanan publik.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh, Dr. Taufik Abdullah, menjelaskan bahwa pemetaan ini dilakukan melalui serangkaian tes dan evaluasi yang komprehensif. “Kami ingin memastikan bahwa setiap ASN ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan kompetensi mereka. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Taufik.
Proses pemetaan ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk penilaian kinerja, tes psikologi, dan wawancara mendalam. Hasil dari pemetaan ini akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun program pengembangan karier yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Selain itu, data yang diperoleh juga akan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan terkait promosi dan rotasi jabatan di masa mendatang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing tinggi. Dengan pemetaan kompetensi yang akurat, diharapkan ASN dapat lebih termotivasi dan berkontribusi secara optimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan karier ASN agar mereka dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah Taufik.



















