Headline.co.id, Belitung ~ Kepulauan Bangka Belitung, mengalami peningkatan signifikan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga mencapai 305 kejadian pada September 2026. Luas lahan yang terdampak mencapai 442,03 hektare. Menyikapi situasi ini, Polres Belitung mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama jika tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum terkait pembakaran lahan. “Kami akan mengambil tindakan tegas apabila menemukan adanya pembakaran lahan yang melanggar hukum,” ujar Satria di Tanjungpandan pada 8 September 2026, setelah menghadiri Apel Siaga Karhutla. Apel ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di wilayah tersebut.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung menunjukkan bahwa pada Agustus 2026, terjadi 146 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 215,84 hektare. Hingga 6 September 2026, tercatat 26 kejadian tambahan dengan luas lahan terbakar 72,70 hektare. Masyarakat diimbau untuk meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar, karena selain berpotensi meluas, kebakaran juga dapat menimbulkan dampak kesehatan akibat asap.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Meski belum ditemukan kasus pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja, Polres Belitung bersama tim gabungan terus menangani kebakaran di sejumlah lokasi. Salah satu kejadian yang ditangani adalah kebakaran lahan seluas lima hektare di Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau, pada 5 September 2026. Dalam upaya pencegahan, kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Personel dan peralatan penanggulangan karhutla dipastikan siap digunakan untuk menekan potensi meluasnya kebakaran dan melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan.


















