Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peningkatan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kabinet yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, di Istana Negara, Jakarta. Prabowo menyoroti bahwa dengan kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana, langkah ini sangat mendesak untuk mengurangi risiko dan dampak bencana di masa depan.
Dalam rapat tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa alokasi anggaran saat ini belum mencukupi untuk menangani berbagai ancaman bencana yang kerap melanda tanah air. “Kita harus siap menghadapi bencana dengan meningkatkan kapasitas mitigasi. Anggaran yang memadai adalah kunci untuk itu,” ujar Prabowo. Ia menambahkan bahwa peningkatan anggaran ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur, pelatihan, dan sistem peringatan dini.
Selain itu, Prabowo juga meminta kementerian terkait untuk menyusun rencana kerja yang lebih komprehensif dalam menghadapi bencana. Ia menekankan pentingnya koordinasi pemerintah pusat dan daerah agar respons terhadap bencana dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. “Kerja sama yang baik semua pihak sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rencana penambahan anggaran ini diharapkan dapat terealisasi dalam APBN tahun 2027. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana, sejalan dengan upaya untuk melindungi warga negara dan meminimalkan kerugian akibat bencana alam.

















