Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kabupaten Pangkep telah memulai penyaluran bantuan beras selama tiga bulan kepada 51.966 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19. Penyaluran bantuan ini dimulai pada awal bulan dan diharapkan selesai dalam waktu yang telah ditentukan.
Bantuan beras ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang disalurkan melalui Perum Bulog. Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras setiap bulannya selama tiga bulan berturut-turut. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Andi Yusri, menyatakan bahwa penyaluran ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan semua penerima mendapatkan hak mereka tepat waktu.
Proses distribusi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat desa dan kecamatan, untuk memastikan bantuan sampai kepada yang berhak. “Kami berkomitmen untuk menyalurkan bantuan ini dengan tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Andi Yusri. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi data penerima untuk menghindari kesalahan dalam penyaluran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada kendala atau masalah dalam penerimaan bantuan. Hal ini penting agar setiap permasalahan dapat segera ditangani dan tidak menghambat proses distribusi. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Pangkep yang terdampak pandemi.


















