Headline.co.id, Jakarta ~ Persija Jakarta terus memperkuat timnya menjelang kompetisi Super League 2026/2027 dengan fokus pada peningkatan performa di semua lini. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini telah menjalani berbagai program persiapan, mulai dari partisipasi di Piala Presiden 2026, hingga menjalani pemusatan latihan selama dua minggu di Thailand yang diisi dengan dua pertandingan uji coba, serta laga internasional melawan Brisbane Roar.
Pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong, menyatakan kepuasannya terhadap perkembangan tim selama masa persiapan tersebut. Meskipun hasil yang diperoleh bervariasi—terdiri dari lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan—Shin tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menyoroti peningkatan tempo permainan, distribusi bola yang lebih baik, kedisiplinan antarlini, serta stamina pemain yang semakin baik.
Shin Tae-yong juga merasa optimis dengan kedalaman skuad yang dimiliki Persija saat ini. Menurutnya, setiap posisi diisi oleh dua hingga tiga pemain yang bersaing ketat untuk mendapatkan tempat utama. Kondisi ini dianggapnya mampu menciptakan persaingan sehat yang mendorong setiap pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik dalam sesi latihan maupun saat pertandingan berlangsung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Salah satu contoh persaingan ketat tersebut terlihat di posisi penjaga gawang. Persija memiliki beberapa kiper dengan reputasi yang mengesankan, termasuk Andritany Ardhiyasa yang berpengalaman, Hafizh Rizkianur yang merupakan talenta muda, serta dua kiper baru, Aqil Savik dan Nadeo Argawinata, yang sebelumnya telah menjadi andalan di klub masing-masing. “Sekarang persaingan di setiap posisi ada dua hingga tiga pemain dan semuanya tampil sangat baik. Jadi siapa pun yang bermain, tidak mudah mengetahui siapa yang akan menjadi pemain inti,” ujar Shin Tae-yong, menegaskan pentingnya persaingan sehat dalam tim.





















