Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pemeriksaan keselamatan kebakaran pada kapal penumpang, dengan fokus utama pada kapal yang dianggap berisiko tinggi. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal di tengah meningkatnya insiden kebakaran kapal. Pemeriksaan ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan yang ada di kapal-kapal tersebut.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha, menyatakan bahwa pemeriksaan ini mencakup pengecekan alat pemadam kebakaran, sistem deteksi asap, serta pelatihan awak kapal dalam menangani situasi darurat. “Kami ingin memastikan bahwa semua kapal penumpang, terutama yang berisiko tinggi, memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan,” ujar Arif Toha. Ia menambahkan bahwa pemeriksaan ini dilakukan secara berkala dan menyeluruh.
Selain itu, Kemenhub juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan kebakaran kepada operator kapal dan penumpang. Program pelatihan dan simulasi kebakaran akan digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan semua pihak yang terlibat. “Keselamatan adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan berkompromi dalam hal ini,” tegas Arif Toha.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini diambil menyusul beberapa insiden kebakaran kapal yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Kemenhub berharap dengan adanya pemeriksaan ketat dan peningkatan kesadaran keselamatan, risiko kebakaran kapal dapat diminimalisir. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti prosedur keselamatan saat berada di kapal.
















