Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia, Eko Budiono, menekankan pentingnya peran Gerakan Non-Blok (GNB) dalam menjaga semangat anti-penjajahan di tengah dinamika global saat ini. Dalam pernyataannya pada Kamis, 3 September 2026, Eko Budiono mengingatkan bahwa GNB harus tetap berkomitmen pada prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan pembentukannya, yaitu menolak segala bentuk penjajahan dan dominasi.
Eko Budiono menyampaikan bahwa GNB, yang terdiri dari negara-negara berkembang, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa suara negara-negara kecil dan menengah tetap didengar di forum internasional. “GNB harus terus memperjuangkan keadilan dan kesetaraan dalam hubungan internasional,” tegasnya. Ia juga menyoroti bahwa semangat anti-penjajahan harus terus menjadi pendorong utama dalam setiap kebijakan yang diambil oleh anggota GNB.
Lebih lanjut, Wamenlu menekankan bahwa tantangan global saat ini, seperti perubahan iklim dan ketidakstabilan ekonomi, memerlukan solidaritas dan kerja sama yang kuat di negara-negara anggota GNB. Menurutnya, hanya dengan bersatu, GNB dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan dunia yang lebih adil dan damai. “Kita harus bersatu untuk menghadapi tantangan bersama dan memastikan bahwa kepentingan kita tidak terabaikan,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah konkret, Eko Budiono mengusulkan agar GNB memperkuat mekanisme kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, dan budaya. Ia juga mendorong adanya dialog yang lebih intensif di negara-negara anggota untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam menghadapi tantangan global. Dengan demikian, GNB dapat terus relevan dan berperan aktif dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih baik.












