Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Cuaca

Jangan Lewatkan, Ini Fenomena Langit Bulan September 2026 yang Bisa Diamati dari Indonesia

Saddam by Saddam
2 months ago
in Cuaca
Reading Time: 7 mins read
408 17
A A
0
Hujan Meteor Aurigid Buka Fenomena Langit Bulan September 2026

Hujan Meteor Aurigid Buka Fenomena Langit Bulan September 2026 (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Fenomena langit bulan September 2026 akan menghadirkan sejumlah peristiwa astronomi yang berpeluang diamati dari Indonesia, mulai dari konjungsi Bulan dengan planet terang, hujan meteor, ekuinoks, hingga Bulan Purnama Harvest Moon. Beberapa fenomena dapat disaksikan dengan mata telanjang selama kondisi cuaca cerah, pandangan ke langit terbuka, dan polusi cahaya tidak terlalu tinggi. Rangkaian peristiwa tersebut berlangsung sejak awal hingga akhir September 2026.

Contents

    • 0.1. Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur
    • 0.2. Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan
  • 1. Hujan Meteor Aurigid Awali September
  • 2. Bulan dan Mars Berdekatan pada 6-7 September
  • 3. Bulan dan Jupiter Bisa Diamati Menjelang Matahari Terbit
  • 4. ε-Perseid Berpeluang Lebih Nyaman Diamati
  • 5. Bulan dan Venus Terlihat Dekat pada 14 September
  • 6. Ekuinoks September Terjadi 23 September
  • 7. Harvest Moon Bisa Diamati pada Malam 26 September
  • 8. Hujan Meteor Sextantid Lebih Sulit Dilihat
  • 9. Cassiopeia Bisa Dicari di Langit Utara
  • 10. Daftar Fenomena Langit September 2026 dari Indonesia
  • 11. Tips Memilih Lokasi Pengamatan Fenomena Langit

Fenomena langit bulan September 2026 yang relatif menarik bagi pengamat di Indonesia antara lain kedekatan Bulan dengan Mars, Jupiter, dan Venus. Selain itu, masyarakat dapat mencatat puncak hujan meteor Aurigid dan September ε-Perseid yang masing-masing terjadi pada awal bulan.

You might also like

Ilustrasi cuaca panas dan kemarau panjang di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur

19 October 2026
Prediksi Cuaca di Bali, NTB, dan NTT Besok Panas Atau Hujan

Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan

11 October 2026

Pada paruh kedua September, fenomena langit bulan September 2026 akan diwarnai ekuinoks pada 23 September dan Harvest Moon pada 26 September. Namun, tingkat keterlihatan setiap fenomena dapat berbeda antarwilayah karena dipengaruhi cuaca, posisi benda langit, horizon, dan tingkat pencahayaan di sekitar lokasi pengamatan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Hujan Meteor Aurigid Awali September

Peristiwa astronomi pertama yang dapat menjadi perhatian adalah hujan meteor Aurigid.

Aurigid mencapai puncak pada 1 September 2026. Fenomena tersebut aktif sejak 28 Agustus hingga 5 September dengan perkiraan aktivitas maksimum sekitar enam meteor per jam dalam kondisi langit ideal.

Titik radian hujan meteor Aurigid berada di sekitar rasi Auriga.

Meteor terlihat ketika serpihan material memasuki atmosfer Bumi kemudian terbakar dan menghasilkan lintasan cahaya singkat.

Hujan meteor Aurigid diketahui berkaitan dengan komet C/1911 N1 atau Kiess.

Bagi pengamat, lokasi yang jauh dari sumber cahaya buatan akan memberikan kondisi lebih baik untuk mencari meteor dibandingkan kawasan perkotaan dengan tingkat polusi cahaya tinggi.

Bulan dan Mars Berdekatan pada 6-7 September

Fenomena berikutnya melibatkan Bulan dan Mars.

Konjungsi Bulan dengan Mars berlangsung pada 6 September pukul 18.24 UTC atau sekitar 7 September pukul 01.24 WIB.

Konjungsi merupakan kondisi ketika dua benda langit tampak berada dekat satu sama lain apabila dilihat dari Bumi.

Pada periode tersebut, Bulan sedang berada dalam fase sabit tua atau waning crescent. Hanya sebagian kecil permukaan Bulan yang terlihat terang.

Masyarakat tidak harus mengamati tepat pada waktu puncak konjungsi. Kedekatan visual antara Bulan dan Mars masih dapat diperhatikan dalam rentang waktu di sekitar peristiwa tersebut apabila keduanya berada di atas horizon.

Bulan dan Jupiter Bisa Diamati Menjelang Matahari Terbit

Tidak lama setelah berdekatan dengan Mars, Bulan akan mendekati Jupiter secara visual.

Konjungsi Bulan dan Jupiter terjadi pada 8 September pukul 18.13 UTC atau sekitar 9 September pukul 01.13 WIB.

Dari Indonesia, keduanya berpeluang diamati menjelang Matahari terbit ketika kondisi langit mendukung.

Jupiter menjadi salah satu objek yang relatif mudah ditemukan karena termasuk planet terang jika dilihat dari Bumi.

Pada saat bersamaan, Bulan sudah berada dalam fase sabit sangat tipis karena mendekati fase Bulan Baru.

Peristiwa tersebut juga berkaitan dengan peluang okultasi Jupiter dari wilayah tertentu. Okultasi terjadi saat Bulan tampak melintas di depan Jupiter dari sudut pandang pengamat.

ε-Perseid Berpeluang Lebih Nyaman Diamati

Hujan meteor September ε-Perseid mencapai puncaknya sekitar 9 September 2026.

Fenomena tersebut aktif dalam rentang 5 hingga 21 September dengan perkiraan laju maksimum sekitar lima meteor per jam pada kondisi ideal.

Titik radiannya berada di kawasan rasi Perseus.

Salah satu kondisi yang dapat mendukung pengamatan adalah minimnya gangguan cahaya Bulan karena puncaknya berlangsung dekat dengan fase Bulan Baru.

Langit yang lebih gelap dapat meningkatkan peluang terlihatnya meteor yang relatif redup.

Namun, kondisi pengamatan tetap sangat dipengaruhi cuaca, tutupan awan, serta tingkat polusi cahaya di masing-masing wilayah.

Bulan dan Venus Terlihat Dekat pada 14 September

Masyarakat Indonesia juga dapat mencatat konjungsi Bulan dengan Venus pada 14 September 2026.

Konjungsi berlangsung sekitar pukul 11.10 UTC atau pukul 18.10 WIB.

Waktu tersebut cukup menarik bagi pengamat di Indonesia karena berdekatan dengan periode setelah Matahari terbenam.

Venus merupakan salah satu benda langit paling terang setelah Matahari dan Bulan sehingga relatif mudah dikenali.

Bagi masyarakat yang ingin mengamatinya, lokasi dengan pandangan terbuka ke arah barat dapat memberikan peluang lebih baik.

Jika cuaca cerah dan horizon tidak terhalang bangunan atau pepohonan, Bulan dan Venus dapat menjadi dua objek yang relatif mudah dikenali di langit senja.

Ekuinoks September Terjadi 23 September

Selain fenomena yang dapat diamati sebagai objek visual, September juga menghadirkan peristiwa astronomi penting berupa ekuinoks.

Ekuinoks September terjadi pada 23 September 2026 sekitar pukul 00.05-00.06 UTC atau sekitar pukul 07.05-07.06 WIB.

Peristiwa ini terjadi ketika pusat Matahari melintasi bidang ekuator Bumi.

Dalam periode ekuinoks, durasi siang dan malam di berbagai wilayah Bumi berada dalam kondisi hampir sama.

Ekuinoks September juga menandai awal musim gugur di belahan Bumi utara dan awal musim semi di belahan Bumi selatan.

Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa tidak mengalami perubahan empat musim seperti negara-negara di wilayah lintang menengah.

Harvest Moon Bisa Diamati pada Malam 26 September

Salah satu fenomena yang relatif mudah diamati masyarakat Indonesia adalah Bulan Purnama Harvest Moon pada 26 September 2026.

Bulan mencapai fase purnama sekitar pukul 16.48-16.49 UTC atau pukul 23.48-23.49 WIB.

Waktu puncak tersebut berlangsung pada malam hari di Indonesia bagian barat, sehingga secara waktu cukup mendukung untuk pengamatan apabila kondisi cuaca cerah.

Harvest Moon merupakan nama tradisional bagi Bulan Purnama yang waktunya paling dekat dengan ekuinoks September.

Istilah tersebut berkaitan dengan tradisi periode panen di belahan Bumi utara.

Bagi masyarakat Indonesia, Bulan Purnama dapat diamati dengan mata telanjang.

Pengamatan juga tidak harus dilakukan tepat pada pukul 23.48-23.49 WIB karena Bulan akan terlihat hampir penuh sebelum maupun setelah waktu puncaknya.

Hujan Meteor Sextantid Lebih Sulit Dilihat

Sehari setelah Harvest Moon, hujan meteor Sextantid mencapai puncaknya pada 27 September 2026.

Sextantid aktif sejak 9 September hingga 9 Oktober dengan perkiraan laju sekitar lima meteor per jam dalam kondisi ideal.

Namun, fenomena ini berbeda dengan Aurigid dan ε-Perseid.

Sextantid dikenal sebagai hujan meteor siang hari karena titik radiannya berada tinggi setelah Matahari terbit.

Cahaya Matahari yang mendominasi langit membuat meteor Sextantid jauh lebih sulit diamati secara visual.

Cassiopeia Bisa Dicari di Langit Utara

Selain fenomena pada tanggal tertentu, September juga dapat dimanfaatkan untuk mengenali rasi Cassiopeia.

Cassiopeia memiliki lima bintang utama yang membentuk pola menyerupai huruf W atau M.

Rasi tersebut berada di bagian utara langit.

Dari Indonesia, Cassiopeia cenderung terlihat lebih rendah di arah utara karena posisi Indonesia berada dekat dengan garis khatulistiwa.

Rasi tersebut tidak selalu terlihat sepanjang malam dari seluruh wilayah Indonesia.

Meski demikian, Cassiopeia masih dapat menjadi objek pengamatan ketika posisinya cukup tinggi di atas horizon utara.

Daftar Fenomena Langit September 2026 dari Indonesia

Berikut sejumlah fenomena astronomi yang dapat dicatat masyarakat Indonesia sepanjang September 2026:

  1. 1 September 2026: puncak hujan meteor Aurigid.
  2. 6-7 September 2026: konjungsi Bulan dan Mars.
  3. 8-9 September 2026: konjungsi Bulan dan Jupiter.
  4. 9 September 2026: puncak hujan meteor September ε-Perseid.
  5. 14 September 2026: konjungsi Bulan dan Venus.
  6. 23 September 2026: ekuinoks September.
  7. 26 September 2026: Harvest Moon atau Bulan Purnama.
  8. 27 September 2026: puncak hujan meteor Sextantid.
  9. Sepanjang September: peluang mengenali rasi Cassiopeia.

Tips Memilih Lokasi Pengamatan Fenomena Langit

Tidak semua fenomena astronomi memerlukan alat khusus untuk diamati.

Bulan Purnama serta kedekatan Bulan dengan planet terang seperti Venus dan Jupiter dapat diamati dengan mata telanjang apabila kondisi langit mendukung.

Untuk hujan meteor, lokasi dengan tingkat polusi cahaya rendah menjadi lebih ideal. Area yang jauh dari lampu jalan, gedung, dan kawasan perkotaan dapat memberikan kondisi langit yang lebih gelap.

Pengamat juga perlu memperhatikan tutupan awan karena cuaca menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keterlihatan benda langit.

Pandangan menuju horizon juga perlu diperhatikan, terutama ketika mengamati objek yang berada relatif rendah di langit.

Dengan sederet peristiwa tersebut, September 2026 memberikan sejumlah kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mengamati langit. Mulai dari konjungsi planet yang relatif mudah dikenali hingga Harvest Moon pada akhir bulan, setiap fenomena memiliki karakter dan kondisi pengamatan yang berbeda.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: AstronomiBulan dan Mars BerdekatanekuinoksFenomena LangitHarvest Moonkomet C/1911 N1 atau KiessUTCε-Perseid

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Ilustrasi cuaca panas dan kemarau panjang di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur

by Hendrawan
19 October 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami periode...

Prediksi Cuaca di Bali, NTB, dan NTT Besok Panas Atau Hujan

Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok Bali, NTB, NTT 12 Oktober 2026: Denpasar, Mataram, Kupang cerah hingga berawan tebal. Waspada rob dan gelombang.

Prediksi Cuaca Besok di Papua Besok Hujan Atau Panas

Cuaca Besok Papua dan Maluku 12 Oktober 2026, Sorong hingga Nabire Berpotensi Hujan

by Wawan
11 October 2026
0

Cuaca besok Papua dan Maluku 12 Oktober 2026: hujan ringan di Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire; Jayapura berawan.

Prediksi Cuaca Besok Sulawesi 12 Oktober 2026 Hujan atau panas

Cuaca Besok di Sulawesi 12 Oktober 2026, Mamuju Hujan dan Makassar Berawan Tebal

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok di Sulawesi 12 Oktober 2026: Mamuju hujan ringan, Makassar dan tiga kota lain berawan tebal, Manado berkabut.

Cuaca di kota besar di Jawa 11 Oktober 2026 Hujan atau panas

Cuaca Besok di Jawa Senin 12 Oktober 2026, Jakarta, Bandung, dan Semarang Berpotensi Hujan

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok di Jawa 12 Oktober 2026: Jakarta, Bandung, Semarang berpotensi hujan ringan, sementara wilayah lain cerah hingga berawan.

Prediksi Cuaca 12 Oktober 2026 di Sumatera Hujan atau Panas

Cuaca Besok di Sumatera 12 Oktober 2026, Medan Hujan Sedang dan Padang dan 5 Kota Hujan Ringan

by Saddam
11 October 2026
0

Cuaca besok di Sumatera 12 Oktober 2026: Medan hujan sedang, enam kota hujan ringan, serta potensi kabut dan gelombang tinggi.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Orang Terkait Provokasi di Media Sosial

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Orang Terkait Provokasi di Media Sosial

9 December 2025
Bupati Rote Ndao Dorong Kemendagri Percepat Penataan Desa

Bupati Rote Ndao Dorong Kemendagri Percepat Penataan Desa

29 January 2026
Pelatihan literasi digital oleh Mahasiswa KKN Tematik Universitas Alma Ata bersama siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kasihan, Selasa (3/2/2026)

Mahasiswa KKN UAA Gelar Pelatihan Python di SMAN 1 Kasihan, Siswa Diajak Belajar Algoritma Lewat Game

3 February 2026
Aparat Gabungan TNI-Polri Berhasil Tindak Anggota KKB di Nabire

Aparat Gabungan TNI-Polri Berhasil Tindak Anggota KKB di Nabire

19 March 2026
Pemerintah Terima Hibah 30 Hektare dari Lippo Cikarang untuk Program Rumah Murah

Pemerintah Terima Hibah 30 Hektare dari Lippo Cikarang untuk Program Rumah Murah

30 June 2026
: Kegiatan monev pembangunan jalan aspal Tahun Anggaran 2026 di sejumlah titik di Kalurahan Condongcatur, Rabu (5/8/2026).

Panewu Depok Awasi Proyek Pembangunan Jalan Aspal di Condongcatur

7 August 2026
Warga Batang Soroti Infrastruktur Jelang Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi

Warga Batang Soroti Infrastruktur Jelang Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi

16 November 2025

Artikel Terbaru

Adam Alis Persembahkan Gol Kemenangan PERSIB untuk Bobotoh

27 October 2026
Setelah Banyuwangi dan Pasuruan, Giliran Yogya Turunkan Pajak Air Tanah demi Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah

Pajak Air Tanah Yogyakarta Turun, Penerimaan Tembus Rp8,60 Miliar

27 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 4.9 Guncang Mbay, Nagakeo, Nusa Tenggara Timur

Gempa Mbay Magnitudo 4,9 Terjadi pada Kedalaman 13 Kilometer

27 October 2026
BRIN dan Distrik Navigasi Tanjung Intan Kembangkan Teknologi Navigasi Pintar

BRIN Kembangkan Smart SBNP untuk Pantau Navigasi dari Jauh

27 October 2026
Doohan: Adelaide ready to welcome MotoGP

Mick Doohan: Adelaide Siap Sambut MotoGP

27 October 2026
Operasi Sarang Narkoba 2026, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Kg Ganja serta 10 Orang

Operasi Sarang Narkoba 2026, 10 Orang dan 10 Kg Ganja Diamankan

27 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar Perkenalkan Wisata Gastronomi Yogyakarta dan Bali kepada Agen Perjalanan Australia

Kemenpar Promosikan Wisata Gastronomi Yogyakarta dan Bali

27 October 2026

Popular Story

Persib U20 Menang Lagi Atas Persijap Fathur Rahmat Borong Dua Gol
Sepak Bola

Persib U20 Menang 2-0 atas Persijap, Fathur Cetak Dua Gol

by Fajar Ari Wibowo
26 October 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U20 meraih kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara dalam...

Read moreDetails

Bareskrim Naikkan 98 Kasus Karhutla Korporasi ke Penyidikan

Klaim Asuransi Penumpang KMP Batumandi Mulai Diverifikasi

Menhan RI Tinjau Yonif TP 804 di Nabire

Indonesia-Malaysia Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923,2 Triliun, Serap 5,4 Juta

Marc Marquez Kuasai FP1 MotoGP Australia di Phillip Island

Hari Santri 2026, Ketua DPRD Sidoarjo Dorong Santri Kuasai Teknologi

Kemenag Dorong Sinergi Kehumasan Pusat dan Daerah

Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik, Kemenag Ungkap Capaian 2025

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.