Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil menyusul gempa bumi yang melanda wilayah tersebut, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada berbagai fasilitas umum. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa proses pemulihan ini akan dilakukan dengan cepat dan efisien untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
Basuki menjelaskan bahwa pemerintah telah mengerahkan tim teknis untuk melakukan penilaian kerusakan dan menentukan prioritas perbaikan. “Kami telah mengidentifikasi infrastruktur yang paling mendesak untuk diperbaiki, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas air bersih,” ujar Basuki. Ia menambahkan bahwa pemerintah juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan semua langkah pemulihan berjalan lancar.
Selain itu, pemerintah berencana untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pemulihan ini. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi warga yang terdampak. “Partisipasi masyarakat sangat penting dalam proses ini, tidak hanya untuk mempercepat pemulihan tetapi juga untuk memastikan bahwa hasilnya sesuai dengan kebutuhan lokal,” kata Basuki.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur di wilayah rawan bencana. Basuki menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ke depan akan lebih memperhatikan aspek mitigasi bencana. “Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun tidak hanya pulih, tetapi juga lebih kuat dan tahan terhadap potensi bencana di masa depan,” tutupnya.



















