Headline.co.id, Kubu Raya ~ Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menghadapi tekanan anggaran sebesar Rp74 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Meski demikian, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayahnya akan tetap berjalan sesuai rencana. Hal ini disampaikan Muda dalam sebuah pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Muda Mahendrawan menjelaskan bahwa meskipun ada penurunan pendapatan daerah, pihaknya berkomitmen untuk tidak mengorbankan proyek-proyek infrastruktur yang telah direncanakan. “Kami akan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, karena ini adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Muda. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran di sektor lain untuk menutupi kekurangan tersebut.
Dalam upaya menjaga kelangsungan proyek infrastruktur, Pemkab Kubu Raya juga berencana untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Muda menyebutkan bahwa pihaknya sedang menjajaki kemungkinan kerjasama dengan pihak swasta dan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan finansial tambahan. “Kami terbuka untuk berbagai opsi pendanaan yang dapat membantu kami melanjutkan proyek-proyek penting ini,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Muda Mahendrawan menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Ia memastikan bahwa setiap langkah yang diambil akan diawasi secara ketat untuk menghindari penyalahgunaan dana. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kubu Raya,” tegasnya. Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Kubu Raya berharap dapat mengatasi tantangan anggaran tanpa mengorbankan pembangunan infrastruktur yang vital bagi pertumbuhan daerah.












