Headline.co.id, Ternate ~ TP-PKK Kota Ternate mengakhiri Program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (Ketapangmas) dengan mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri, Sabtu (3/10/2026). Program tersebut dijalankan melalui revitalisasi gerakan “Aku Hatinya PKK” dan Lomba Pekarangan Produktif di Kota Ternate. Dalam pelaksanaannya, TP-PKK Kota Ternate memberikan apresiasi kepada tiga kelurahan terbaik, yakni TP-PKK Kelurahan Salahuddin, TP-PKK Kelurahan Tubo, dan TP-PKK Kelurahan Togafo. Program ini dilaksanakan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui penguatan kapasitas kader, pembagian bibit tanaman pangan produktif, serta pendampingan teknis secara berkala.
Pekarangan Produktif Ternate Didorong Jadi Sumber Pangan Mandiri
Program Ketapangmas mulai diluncurkan pada Mei 2026. Sejak saat itu, pelaksanaannya tidak hanya berfokus pada kegiatan perlombaan, tetapi juga diarahkan untuk membangun pemanfaatan pekarangan rumah secara berkelanjutan.
TP-PKK Kota Ternate menjalankan program tersebut dengan memperkuat kapasitas kader di tingkat kecamatan dan kelurahan. Kader juga berperan dalam mendampingi masyarakat selama proses pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan produktif.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain penguatan kapasitas kader, program ini mencakup distribusi bibit tanaman pangan produktif kepada masyarakat. Pengawasan dan pendampingan teknis dilakukan secara berkala untuk mendukung pelaksanaan program di lapangan.
Melalui pendekatan tersebut, pekarangan rumah diarahkan tidak hanya menjadi ruang di sekitar tempat tinggal, tetapi juga sumber pangan mandiri bagi keluarga. Pemanfaatan pekarangan menjadi bagian dari upaya TP-PKK Kota Ternate memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Tiga Kelurahan Terbaik Menerima Apresiasi
Sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan program, TP-PKK Kota Ternate menetapkan tiga kelurahan terbaik. Ketiganya adalah TP-PKK Kelurahan Salahuddin, TP-PKK Kelurahan Tubo, dan TP-PKK Kelurahan Togafo.
Ketua TP-PKK Kota Ternate Marliza M. Tauhid menyampaikan apresiasi kepada para kader PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan. Menurut dia, para kader telah konsisten mendampingi masyarakat selama pelaksanaan Program Ketapangmas.
“Proses ini bukanlah hal yang instan. Keberhasilan yang kita lihat hari ini adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan gotong royong para kader PKK dalam memanfaatkan pekarangan rumah menjadi sumber pangan mandiri. Selamat kepada Kelurahan Salahuddin, Tubo, dan Togafo atas pencapaian luar biasa ini,” ujar Marliza.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pencapaian dalam program pekarangan produktif dibangun melalui proses pendampingan, kerja sama, dan keterlibatan kader bersama masyarakat. Program tersebut tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga mendorong konsistensi dalam memanfaatkan pekarangan rumah.
Dukungan BI Maluku Utara dan Pupuk Ramah Lingkungan
Pelaksanaan Program Ketapangmas juga didukung sinergi dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara. Dukungan tersebut dilakukan melalui penyediaan bibit tanaman pangan produktif.
Selain itu, TP-PKK Kota Ternate bekerja sama dengan Biokonversi Pupuk Hayati Organik. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung penggunaan pupuk ramah lingkungan dalam pemanfaatan pekarangan produktif.
Dengan adanya penyediaan bibit dan dukungan penggunaan pupuk ramah lingkungan, pelaksanaan program melibatkan kerja sama TP-PKK Kota Ternate, Perwakilan BI Provinsi Maluku Utara, Biokonversi Pupuk Hayati Organik, kader PKK, serta masyarakat.
Lomba Pekarangan Produktif Akan Jadi Agenda Tahunan
Melihat antusiasme masyarakat dan manfaat yang dihasilkan, TP-PKK Kota Ternate berencana menjadikan Lomba Pekarangan Produktif Ketapangmas sebagai agenda tahunan.
Keputusan tersebut diharapkan membuat program pemanfaatan pekarangan terus berlanjut setelah rangkaian program Ketapangmas berakhir. Lomba itu juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan, melainkan mendorong masyarakat menjadikan pekarangan sebagai bagian dari pola hidup berkelanjutan.
TP-PKK Kota Ternate berharap pemanfaatan pekarangan produktif dapat terus memperkuat ketahanan pangan keluarga di Kota Ternate. Dengan demikian, pekarangan rumah menjadi bagian dari upaya masyarakat menyediakan sumber pangan mandiri secara berkelanjutan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















