Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Cadangan Emas Indonesia Besar, Potensi Proyek Hu’u STM Disebut Bisa Lampaui Freeport

Hendrawan by Hendrawan
2 hours ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
402 21
A A
0
Sumbawa Timur Mining Simpan “Harta Karun” Emas, Potensinya Bisa Kalahkan Freeport

Sumbawa Timur Mining Simpan “Harta Karun” Emas, Potensinya Bisa Kalahkan Freeport (Dok Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Potensi cadangan emas Indonesia dinilai masih sangat besar dan tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB). Indonesian Mining Institute (IMI) bahkan menyoroti Proyek Hu’u yang dikelola PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Kabupaten Dompu karena potensi mineralnya disebut dapat melampaui cadangan milik PT Freeport Indonesia. Potensi tersebut disampaikan Chairman IMI Irwandy Arif dalam MINDialogue 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026), di tengah dorongan pemerintah memperkuat eksplorasi, tata kelola pertambangan rakyat, dan hilirisasi mineral.

Besarnya cadangan emas menjadi modal strategis bagi Indonesia untuk memperkuat industri pertambangan nasional. Irwandy mengatakan kegiatan eksplorasi masih berpeluang menemukan sumber daya baru, salah satunya di wilayah Nusa Tenggara Barat yang menjadi lokasi eksplorasi Sumbawa Timur Mining.

You might also like

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Contents

    • 0.1. Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung, Tidak Ada Kerusakan
    • 0.2. Gempa Magnitudo 3,5 Kembali Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara
  • 1. STM Eksplorasi Proyek Hu’u Sejak 2010
  • 2. Indonesia Disebut Punya Cadangan Emas Terbesar Keempat Dunia
  • 3. Pasokan Emas Formal Masih di Bawah Kebutuhan Domestik
  • 4. MIND ID Dorong Rantai Pasok Emas Terintegrasi

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung, Tidak Ada Kerusakan

13 August 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,5 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,5 Kembali Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

13 August 2026

Potensi cadangan emas tersebut menjadi perhatian karena STM masih berada dalam tahapan pengembangan dan eksplorasi Proyek Hu’u. Meski demikian, Irwandy menilai potensi mineral di kawasan tersebut sangat besar dan bahkan memungkinkan melebihi kekayaan mineral yang selama ini dikelola Freeport di Papua Tengah.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Potensinya masih banyak sekali. Di Nusa Tenggara Barat. Yang kita kenal dengan Sumbawa Timur Mining. Bisa-bisa cadangannya melebihi cadangan Freeport. Dan di jalur itu juga sama. Kita sudah bisa mengidentifikasi padahal dulu itu, jalurnya sudah ketahuan,” kata Irwandy dalam MINDialogue 2026.

STM Eksplorasi Proyek Hu’u Sejak 2010

PT Sumbawa Timur Mining merupakan pemegang Kontrak Karya (KK) generasi ke-7 yang ditandatangani Pemerintah Indonesia pada 19 Februari 1998. Perusahaan tersebut mengembangkan Proyek Hu’u, termasuk deposit Onto di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB.

STM telah memegang Kontrak Karya selama sekitar 28 tahun. Sementara kegiatan eksplorasi proyek tersebut dimulai pada 2010 dan terus dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai sumber daya mineral yang tersedia sekaligus menentukan opsi pengembangan tambang.

Presiden Direktur STM Bede Evans sebelumnya mengatakan perusahaan masih melakukan kajian untuk menentukan bagaimana Proyek Hu’u dapat dikembangkan menjadi proyek pertambangan.

“Saat ini tim engineering kami terus mengembangkan berbagai opsi bagaimana Proyek Hu’u ke depannya dapat dikembangkan menjadi sebuah proyek penambangan,” ujar Bede Evans.

Berdasarkan pengumuman publik perusahaan pada 2022 mengenai deposit Onto, sumber daya mineral tertunjuk mencapai sekitar 1,1 miliar ton dengan kandungan rata-rata 0,93 persen tembaga dan 0,56 gram emas per ton.

Selain itu, sumber daya mineral tereka tercatat sekitar 0,96 miliar ton dengan kandungan rata-rata 0,87 persen tembaga dan 0,44 gram emas per ton.

Data tersebut masih berstatus sumber daya mineral, sehingga tidak serta-merta dapat disamakan dengan cadangan yang telah terbukti ekonomis untuk ditambang. Pengembangan menjadi operasi pertambangan tetap memerlukan kajian teknis, ekonomi, lingkungan, dan tahapan lainnya.

Sejak eksplorasi dimulai pada 2010, proyek tersebut setidaknya telah menelan biaya sekitar US$200 juta hingga 2021.

Kepemilikan saham STM secara mayoritas berada di tangan Vale S.A. sebesar 80 persen melalui Eastern Star Resources Pty Ltd. Sementara 20 persen saham lainnya dimiliki PT Aneka Tambang Tbk atau Antam.

Indonesia Disebut Punya Cadangan Emas Terbesar Keempat Dunia

Potensi Proyek Hu’u menjadi bagian dari kekayaan mineral Indonesia yang secara keseluruhan masih sangat besar. Berdasarkan Buku Saku Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan bijih emas Indonesia mencapai sekitar 3,5 miliar ton, sedangkan sumber daya bijih emas tercatat sebesar 18,9 miliar ton.

Data U.S. Geological Survey (USGS) yang disebut dalam bahan MINDialogue juga mencatat cadangan emas Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 3.600 ton. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia pada posisi keempat dunia setelah Australia dengan sekitar 13.000 ton, Rusia 12.000 ton, dan Afrika Selatan 5.000 ton.

Namun, besarnya kekayaan emas tersebut belum seluruhnya memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional. Salah satu persoalan yang disoroti pemerintah adalah masih adanya kegiatan pertambangan emas ilegal yang menyebabkan sebagian produksi tidak tercatat dan tidak masuk dalam rantai pasok formal.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan pemerintah mendorong penambang yang selama ini belum memiliki legalitas untuk masuk melalui mekanisme Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

“Mungkin nanti penambangannya lebih dapat dipertanggungjawabkan hasilnya, tidak lari ke mana-mana, ilegalitasnya sedikit,” ujar Tri.

IPR dilaksanakan di dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), sedangkan penetapan wilayahnya menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui gubernur.

Menurut Tri, pemerintah daerah juga dapat menggandeng BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta untuk mendukung pengolahan dan pemurnian hasil pertambangan rakyat.

Salah satu pola yang dapat dikembangkan adalah kerja sama menyerupai skema inti-plasma. BUMN dapat memberikan pembinaan teknis kepada pemegang IPR agar proses penambangan dilakukan dengan lebih baik, sedangkan hasil produksinya diarahkan masuk ke pengolahan resmi.

“Pemilik IPR dapat dilatih melakukan penambangan dengan baik dan hasilnya nanti dapat dikelola atau dilakukan pengolahan oleh BUMN,” katanya.

Tri mengatakan skema IPR tidak menggunakan tarif royalti sebagaimana pertambangan skala besar. Pemerintah daerah dapat mengenakan iuran pertambangan rakyat dengan besaran sesuai ketentuan masing-masing daerah.

“Untuk perbaikan tata kelola, Kementerian ESDM mencoba memfasilitasi penambang yang teridentifikasi sebagai penambang liar untuk diberikan izin melalui mekanisme IPR,” ujarnya.

Pasokan Emas Formal Masih di Bawah Kebutuhan Domestik

Persoalan lain berada pada rantai pasok. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang disebut dalam forum tersebut, kebutuhan emas domestik Indonesia mencapai sekitar 190-200 ton per tahun.

Sementara pasokan emas melalui jalur formal baru berada pada kisaran 53,5-86,2 ton per tahun.

Di luar jalur tersebut, sektor Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) dan pertambangan rakyat diperkirakan menghasilkan sekitar 50-120 ton emas setiap tahun. Besarnya produksi tersebut menunjukkan peran penting pertambangan rakyat dalam memenuhi pasokan nasional.

Karena itu, formalisasi menjadi penting agar hasil produksi dapat tercatat, memiliki keterlacakan, masuk ke fasilitas pengolahan resmi, serta memberikan kontribusi yang lebih optimal.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu menilai tantangan Indonesia bukan sekadar memiliki kekayaan sumber daya alam, tetapi juga bagaimana mengubahnya menjadi nilai tambah ekonomi.

“Hampir semua diversifikasi sumber daya kita ada. Kita punya gas, minyak, sektor maritim, agrikultur, dan kekuatan cadangan yang sangat mumpuni. Tetapi persoalannya adalah bagaimana kita bisa menciptakan nilai yang lebih besar terhadap sumber daya alam yang kita miliki,” kata Todotua.

MIND ID Dorong Rantai Pasok Emas Terintegrasi

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin juga menilai emas perlu mendapatkan perhatian khusus karena berkaitan dengan kedaulatan sumber daya, ketahanan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah belum terintegrasinya sistem keterlacakan atau traceability terhadap produksi pertambangan rakyat. Kondisi tersebut membuat sebagian emas sulit masuk ke rantai pasok formal maupun fasilitas pemurnian yang memenuhi standar internasional.

“Sebagai komoditas strategis, emas perlu ditempatkan sebagai prioritas utama dalam penguatan tata kelola mineral nasional,” ujar Maroef.

MIND ID mendorong formalisasi pertambangan rakyat melalui IPR, pembinaan teknis, serta harmonisasi regulasi. Selain itu, diperlukan lembaga agregator berbadan hukum yang dapat memastikan asal-usul emas sebelum komoditas tersebut masuk ke rantai pasok resmi.

BUMN juga dapat mengambil peran sebagai pembina teknis sekaligus pembeli siaga atau off-taker sehingga hasil produksi pertambangan rakyat dapat terserap melalui jalur resmi dan memenuhi standar yang ditentukan.

Maroef turut menyoroti produksi tambang emas Antam yang disebut baru sekitar 743 kilogram atau setara 0,83 persen dari total produksi nasional. Menurutnya, penguatan Antam tidak hanya perlu dilakukan melalui peningkatan produksi tambang, tetapi juga melalui peran di sektor hilir serta penyerapan emas domestik.

“Peningkatan pasokan ini akan menunjang produktivitas hilirisasi komoditas tambang sehingga dapat diserap pasar secara maksimal,” kata Maroef.

Besarnya potensi Proyek Hu’u dan cadangan emas nasional pada akhirnya menunjukkan peluang besar bagi Indonesia. Namun, kemampuan menemukan sumber daya melalui eksplorasi perlu berjalan beriringan dengan legalisasi pertambangan rakyat, keterlacakan produksi, penguatan teknologi, serta pembangunan rantai pengolahan dan hilirisasi agar kekayaan emas memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional.

Tags: Indonesian Mining InstituteNusa Tenggara BaratPotensi cadangan emas Indonesia

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung, Tidak Ada Kerusakan

by wahyu
13 August 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ Gempa bumi dengan magnitudo 3,2 mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 22.30...

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,5 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,5 Kembali Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

by Wawan
13 August 2026
0

Headline.co.id, Melonguane ~ Sulawesi Utara, kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,5 pada Rabu, 12 Agustus 2026. Gempa tersebut terjadi...

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,9 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 4,9 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

by Ari Wibowo muhammad
13 August 2026
0

Headline.co.id, Melonguane ~ Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,9 pada Rabu, 12 Agustus 2026. Gempa tersebut terjadi pada...

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolda Bali Berikan Penghargaan kepada Satker dan Personel Berprestasi

Kapolda Bali Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi sebagai Bentuk Apresiasi

by Fajar
13 August 2026
0

Headline.co.id, Kapolda Bali ~ Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, memberikan penghargaan kepada satuan kerja (satker) dan personel yang menunjukkan...

Tinjau Lokasi Karhutla melalui Udara, Kapolda Irjen Pol Krisno : Pemadaman Maksimal, Api Sudah Mulai Padam

Kapolda Riau Pantau Karhutla dari Udara, Pemadaman Berhasil Kurangi Api

by Lia
13 August 2026
0

Headline.co.id, Kapolda Riau ~ Irjen Pol Krisno Siregar, melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah...

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,5 Kembali Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara, Tanpa Potensi Tsunami

by Aditya
13 August 2026
0

Headline.co.id, Melonguane ~ Sulawesi Utara, kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,5 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Gempa ini terjadi...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Gara-gara Utang Rp 900 Ribu, Remaja Asal Palembang Tega Bacok Teman di Jogja

10 August 2021
: Rapat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo (foto Owan)

Dinsosdukcapil Gorontalo Maksimalkan Penggunaan DTSEN untuk Efektivitas Penyaluran Bansos

6 August 2026
Remaja Berperan Penting dalam Keberhasilan Bonus Demografi Indonesia

Remaja Berperan Penting dalam Keberhasilan Bonus Demografi Indonesia

19 December 2025

Ditemani Istri, AHY Serahkan Berkas Calon Ketua Umum Partai Demokrat

15 March 2020
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor

Prabowo Gelar Rapat Maraton Bahas Pertanian, Tambang, dan Investasi Nasional

22 August 2025

Usulkan Revisi UU Jalan, Komisi V DPR Harapkan Jalan Nasional Hingga Jalan Desa Terkoneksi Dengan Maksimal

5 March 2020
Generasi Z Semakin Kritis Terhadap Isu Sosial dan Politik

Generasi Z Semakin Kritis Terhadap Isu Sosial dan Politik

26 February 2026

Artikel Terbaru

Wisata Bukit Klangon Sleman Ada Camping, ATV, Spot Foto hingga Jalur Sepeda Downhill

Panduan Camping Bukit Klangon: Lokasi, Biaya, Reservasi hingga Sewa Tenda

13 August 2026
Camping Bukit Klangon Jadi Pilihan Liburan Akhir Pekan, Bisa Lihat Merapi dari Dekat

Sebelum Camping di Bukit Klangon, Cek Aturan, Tarif dan Kondisi Gunung Merapi

13 August 2026
Ingin Camping Dekat Gunung Merapi Bukit Klangon Punya Area Kemah dan Gardu Pandang

Camping Bukit Klangon Sleman: Harga, Aturan, Fasilitas dan Pesona Gunung Merapi

13 August 2026
Cadangan Emas Indonesia Terbesar Keempat Dunia, Proyek Hu’u Jadi Sorotan

Proyek Hu’u NTB Punya Potensi Emas Raksasa, IMI: Bisa Melebihi Freeport

13 August 2026
Indonesia Peringkat Keempat Cadangan Emas Dunia, Hilirisasi Masih Jadi Tantangan

Indonesia Punya Cadangan Emas 3.600 Ton, Ini Wilayah yang Menyimpan Potensi Besar

13 August 2026
: Adat Saparan/Bersih Desa/Tolak Balak di Desa Sidodadi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, (foto Anna)

Disparekrafpora Promosikan Tradisi Adat Desa Sidodadi sebagai Destinasi Wisata

13 August 2026
: Lomba Tarik Tambang dalam rangka Semarak HUT-81 Proklamsi Kemerdekaan Indonesia (Foto Anna)

Satpol PP dan Koperindag Raih Penghargaan di HUT ke-81 RI

13 August 2026

Popular Story

:
Pemerintah

Menteri LHK Siti Nurbaya Promosikan Pariwisata Padang Lewat Kegiatan Bersepeda

by Aditya
10 August 2026
0

Headline.co.id, Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan ~ Siti Nurbaya, memanfaatkan kegiatan bersepeda...

Read moreDetails

Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya Ingatkan Bahaya Hoaks di Era Post-Truth

Prediksi Cuaca Besok Tanjung Pinang dan Pangkalpinang Senin 10 Agustus 2026

Program Data Banyuwangi Memukau Ketua Komnas HAM, Ini Fokus Utamanya

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung, Tidak Ada Kerusakan

Festival Lembah Baliem 2026: Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Papua Pegunungan

Posiciones de Club América contra Portland Timbers: Menang 3-1, Águilas Dekati Tiket Babak Berikutnya Leagues Cup

Kembalinya GP of Champions ke Silverstone untuk Tujuan Mulia

Fun Asia Expo 2026: Dorong Inovasi dan Investasi di Industri Rekreasi Keluarga

Imigrasi Mimika Deportasi Warga Negara Papua Nugini

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.