Headline.co.id, Jakarta ~ Petarung Indonesia Bilal Hasan DWCS memastikan langkah besar dalam kariernya setelah meraih kontrak UFC melalui kemenangan TKO atas Mridul Saikia pada Dana White’s Contender Series (DWCS) di Meta Apex, Las Vegas, Nevada. Bilal menghentikan petarung asal India tersebut hanya dalam waktu 45 detik pada Selasa malam, 11 Agustus 2026 waktu setempat atau Rabu, 12 Agustus 2026 pagi WIB.
Kemenangan Bilal Hasan DWCS diraih setelah petarung berusia 25 tahun itu tampil agresif sejak awal pertandingan. Pukulan kanan yang dilepaskannya membuat Saikia kehilangan keseimbangan dan terjatuh sebelum Bilal melanjutkan serangan dengan rangkaian pukulan hingga wasit menghentikan pertarungan.
Hasil tersebut membuat Bilal Hasan DWCS tidak hanya mempertahankan rekor tidak terkalahkan, tetapi juga mendapatkan kontrak untuk bertarung di UFC. Keberhasilan itu sekaligus menjadikannya petarung Indonesia kedua setelah Jeka Saragih yang mendapatkan kesempatan beraksi di kompetisi MMA tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bilal Hasan Hanya Butuh 45 Detik Kalahkan Mridul Saikia
Bilal tidak membutuhkan waktu lama untuk membuktikan kemampuannya dalam pekan pertama musim ke-10 Dana White’s Contender Series.
Sejak pertarungan dimulai, Bilal langsung mengambil inisiatif serangan. Dia membuka pertandingan dengan tendangan samping sebelum melepaskan tendangan rendah keras.
Saikia sempat memberikan tendangan ke arah betis, tetapi Bilal segera memberikan respons. Sebuah pukulan straight kanan mengenai lawannya dan membuat Saikia goyah sebelum akhirnya jatuh ke kanvas.
Bilal kemudian memanfaatkan momentum tersebut dengan melancarkan pukulan bertubi-tubi. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan dan memberikan kemenangan TKO kepada Bilal ketika pertarungan baru berjalan 45 detik.
Kemenangan cepat itu membuat Saikia tidak memiliki cukup waktu untuk mengembangkan kemampuan grappling yang menjadi salah satu kekuatannya. Bilal mampu menjaga pertarungan tetap berlangsung dalam duel striking dan memanfaatkan kecepatan serta presisi serangannya.
Sebelum pertandingan, Bilal dinilai memiliki keunggulan dalam teknik pukulan dan kemampuan menyelesaikan pertandingan. Sementara Saikia dikenal memiliki kemampuan ground game dan submission yang dapat menjadi ancaman apabila berhasil membawa pertarungan ke lantai.
Namun, skenario tersebut tidak terjadi. Serangan cepat Bilal sejak awal membuat pertandingan berakhir sebelum Saikia mampu mengembangkan strateginya.
Dana White Puji Penampilan Bilal Hasan
Penampilan singkat Bilal mendapat perhatian langsung dari Presiden UFC Dana White. Ia menilai Bilal mampu menjawab ekspektasi besar yang mengiringinya sebelum tampil di Contender Series.
“Kamu tahu kan, dia datang dengan hype yang luar biasa. Benar-benar membuktikan itu,” kata Dana White seusai pertandingan.
Dana juga menyinggung posisi Bilal sebagai salah satu petarung yang datang dengan status unggulan besar dalam sejarah Contender Series.
“Dengar ya, ketika kamu jadi unggulan terbesar dalam sejarah Contender Series dalam 10 tahun. Begitulah cara terbaik memperlakukan seseorang, dan kamu benar-benar melakukan itu,” ujar Dana White.
Dana White kemudian secara langsung menyampaikan ketertarikannya untuk melihat perjalanan Bilal setelah masuk ke UFC.
“Saya sangat terkesan dengan kamu. Saya tidak sabar menantikan kamu di masa mendatang,” kata Dana.
Ia bahkan secara khusus menyatakan ingin segera melihat laga pertama Bilal di UFC.
“Saya sangat tidak sabar menonton pertarungan pertamamu di UFC. Selamat datang,” tutur Dana White.
Pernyataan tersebut sekaligus memastikan Bilal mendapatkan kontrak setelah mencatat kemenangan meyakinkan dalam penampilannya di DWCS.
Bilal Hasan Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan 9-0
Kemenangan atas Mridul Saikia membuat Bilal mempertahankan catatan profesional tanpa kekalahan dengan rekor 9-0.
Sebelum tampil di Dana White’s Contender Series, Bilal dikenal sebagai salah satu prospek kelas flyweight. Petarung kelahiran Hawaii tersebut sebelumnya merupakan juara flyweight CFFC dan telah tiga kali mempertahankan gelarnya.
Dalam perjalanan kariernya sebelum mendapatkan kontrak UFC, Bilal memiliki tingkat penyelesaian pertandingan mencapai 88 persen. Dari kemenangan yang telah dikoleksinya, tujuh diraih melalui KO dan satu melalui submission.
Catatan tersebut memperlihatkan kemampuan Bilal dalam menyelesaikan pertarungan tanpa harus menunggu keputusan juri.
Sementara itu, Saikia datang ke pertandingan tersebut dengan rekor 9-1. Petarung asal India itu dikenal memiliki sejumlah kemenangan melalui submission dan kemampuan bertarung di ground.
Saikia sebelumnya juga pernah tampil dalam Road to UFC pada Mei 2025. Namun, dalam duel melawan Bilal, pertandingan berlangsung sangat singkat sehingga ia tidak sempat mengembangkan permainan bawahnya.
Jadi Petarung Indonesia Kedua yang Akan Beraksi di UFC
Kontrak yang diraih melalui Dana White’s Contender Series membawa Bilal masuk dalam jajaran petarung UFC.
Bagi Indonesia, keberhasilan tersebut memiliki arti tersendiri. Bilal menjadi petarung Indonesia kedua setelah Jeka Saragih yang mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di UFC.
Bilal memastikan pencapaian itu dengan cara meyakinkan. Ia hanya membutuhkan 45 detik untuk menghentikan Saikia sekaligus mendapatkan perhatian Dana White.
Kini, setelah kontrak tersebut diberikan, perhatian berikutnya tertuju pada kapan Bilal akan menjalani pertandingan pertamanya di UFC. Dana White sendiri telah menyatakan antusiasmenya untuk melihat bagaimana Bilal melanjutkan performanya setelah tampil dominan dalam Dana White’s Contender Series.



















