Headline.co.id, Menteri Desa ~ Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT), Abdul Halim Iskandar, mengumumkan rencana pelaksanaan proyek percontohan pembiayaan untuk 500 hingga 1.000 Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Proyek ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas dan akses pembiayaan bagi BUM Desa. Inisiatif ini diharapkan dapat dimulai pada tahun 2026 dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Dalam pernyataannya, Abdul Halim Iskandar menekankan pentingnya proyek ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. “Kami ingin memastikan bahwa BUM Desa memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber pembiayaan sehingga dapat meningkatkan kinerja dan kontribusinya terhadap perekonomian desa,” ujar Halim. Proyek ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan BUM Desa di seluruh Indonesia.
Proyek percontohan ini akan melibatkan kerjasama dengan lembaga keuangan dan pihak swasta untuk menyediakan skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan BUM Desa. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pengelola BUM Desa untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan operasional mereka. “Pendampingan ini penting agar BUM Desa dapat mengelola dana dengan baik dan berkelanjutan,” tambah Halim.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah awal, kementerian akan melakukan pemetaan terhadap BUM Desa yang berpotensi untuk mengikuti proyek ini. Kriteria pemilihan akan didasarkan pada kesiapan manajemen dan potensi pengembangan usaha. Dengan adanya proyek percontohan ini, diharapkan BUM Desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih mandiri dan berdaya saing.




















