Headline.co.id, Jakarta ~ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa penguatan pasar modal menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda kerja mereka. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam sebuah pernyataan resmi pada Senin, 10 Agustus 2026. Mahendra menekankan pentingnya langkah ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dalam upaya memperkuat pasar modal, OJK berencana untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat. Mahendra menjelaskan bahwa peningkatan literasi keuangan akan membantu masyarakat memahami produk-produk pasar modal dengan lebih baik, sehingga dapat berpartisipasi secara aktif dan bijak dalam investasi. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk membuat keputusan investasi yang tepat,” ujar Mahendra.
Selain itu, OJK juga berkomitmen untuk memperkuat regulasi dan pengawasan di sektor pasar modal. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pasar modal Indonesia tetap stabil dan dapat diandalkan oleh para investor. Mahendra menambahkan bahwa OJK akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menciptakan ekosistem pasar modal yang sehat dan kompetitif.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, OJK juga akan mendorong inovasi dan penggunaan teknologi dalam pasar modal. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pasar modal bagi semua lapisan masyarakat. Dengan berbagai langkah strategis ini, OJK optimis dapat mendorong pertumbuhan pasar modal yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan.



















