Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo mengusulkan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna mengatasi antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gubernur Gorontalo, Alvian Mato, setelah pertemuan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (HISWANA MIGAS) pada Jumat, 31 Juli 2026.
Alvian menjelaskan bahwa Gubernur Gorontalo memandang masalah antrean BBM sebagai isu tematik yang memerlukan penyelesaian bertahap dan menyeluruh. “Kami berharap dengan penambahan kuota ini, antrean panjang di SPBU dapat terurai,” kata Alvian.
Ketua HISWANA MIGAS Provinsi Gorontalo, Helmi, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti arahan dari gubernur dengan berkoordinasi bersama para pemilik SPBU. Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah sistem panduan bagi pengemudi untuk mengatur waktu pengisian BBM, sehingga antrean dapat diurai lebih tertib dan efektif. (mcgorontaloprov/timkom)





















