Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Mancanegara

Kronologi Serangan Laut Merah dan Sikap Resmi Indonesia

Pinasti by Pinasti
3 months ago
in Mancanegara
Reading Time: 3 mins read
420 5
A A
0
ilustrasi gambar kapal

ilustrasi gambar (istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Ketegangan di Laut Merah kembali menjadi perhatian setelah kelompok Houthi mengklaim menyerang dua tanker minyak Arab Saudi dan Indonesia menyampaikan kecaman resmi pada Jumat, 24 Juli 2026. Pemerintah menilai serangan terhadap kapal komersial di perairan internasional melanggar hukum internasional serta membahayakan pelayaran dan perdagangan dunia. Respons tersebut juga disertai seruan agar semua pihak menahan diri dan menghindari eskalasi.

Contents

    • 0.1. Trump dan Xi Jinping Bertemu di Gedung Putih, Perdagangan, AI hingga Taiwan Jadi Agenda
    • 0.2. Board of Peace Siapkan Rekonstruksi Gaza Rp2,4 Miliar Dolar AS, Pelaksanaan Bergantung Perlucutan Senjata Hamas
  • 1. Houthi Mengklaim Menargetkan ENCELIA dan LAYLA
  • 2. Satu Insiden Kapal Terkena Proyektil Dilaporkan
  • 3. Indonesia Menyatakan Serangan Melanggar Hukum Internasional
  • 4. UNCLOS Menjadi Acuan Seruan Indonesia
  • 5. Perdagangan Dunia Ikut Menghadapi Risiko
  • 6. Indonesia Mendorong Proses Politik untuk Konflik Yaman

Perkembangan di Laut Merah bermula dari klaim Houthi bahwa tanker ENCELIA dan LAYLA menjadi sasaran operasi menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone. Kelompok itu mengaitkan serangan dengan pembatasan maritim yang diumumkan terhadap kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan Arab Saudi. Klaim tersebut kemudian diikuti laporan insiden terhadap sebuah tanker di dekat perairan Saudi.

You might also like

Trump dan Xi Jinping Bertemu di Gedung Putih, Perdagangan, AI hingga Taiwan Jadi Agenda

Trump dan Xi Jinping Bertemu di Gedung Putih, Perdagangan, AI hingga Taiwan Jadi Agenda

24 September 2026
Board of Peace Siapkan Rekonstruksi Gaza Rp2,4 Miliar Dolar AS, Pelaksanaan Bergantung Perlucutan Senjata Hamas

Board of Peace Siapkan Rekonstruksi Gaza Rp2,4 Miliar Dolar AS, Pelaksanaan Bergantung Perlucutan Senjata Hamas

24 September 2026

Informasi mengenai insiden di Laut Merah menunjukkan sebuah tanker terkena proyektil tak dikenal sekitar 70 mil laut di barat daya Al Shuqaiq. Proyektil itu memicu kebakaran yang berusaha dipadamkan oleh awak kapal. Serangan terhadap ENCELIA dilaporkan terkonfirmasi, sedangkan klaim serangan terhadap LAYLA belum memperoleh verifikasi yang setara hingga berita ini disusun.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Berikut rangkaian fakta penting yang menjelaskan apa yang terjadi, bagaimana posisi Indonesia, dan bagian mana dari peristiwa tersebut yang masih menunggu keterangan lebih lanjut.

Houthi Mengklaim Menargetkan ENCELIA dan LAYLA

Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea menyatakan pasukannya menargetkan dua tanker minyak Arab Saudi, ENCELIA dan LAYLA. Menurut klaim kelompok tersebut, operasi dilakukan dengan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak. Alasan yang disampaikan adalah dugaan pelanggaran terhadap embargo maritim yang diberlakukan Houthi.

Pernyataan Houthi merupakan klaim dari pihak yang melakukan operasi dan perlu dibaca bersama informasi dari otoritas keamanan maritim. Klaim mengenai sasaran, jenis senjata, dan alasan serangan tidak serta-merta memastikan seluruh akibat yang diumumkan. Karena itu, laporan mengenai kondisi kapal dan awak tetap memerlukan konfirmasi terpisah.

Satu Insiden Kapal Terkena Proyektil Dilaporkan

Otoritas keamanan maritim menerima laporan mengenai tanker yang terkena proyektil tak dikenal di sekitar 70 mil laut barat daya Al Shuqaiq, Arab Saudi. Nakhoda kapal melaporkan kebakaran di atas kapal dan awak berusaha memadamkannya. Informasi tersebut menjadi dasar terverifikasi bahwa sedikitnya satu insiden serius telah terjadi di jalur pelayaran itu.

Belum terdapat rincian lengkap dalam bahan yang tersedia mengenai jumlah awak, kondisi mereka, luas kerusakan, atau status operasional kapal setelah kebakaran. Informasi tersebut tidak boleh disimpulkan dari klaim salah satu pihak. Perkembangan berikutnya bergantung pada laporan otoritas dan operator kapal.

Indonesia Menyatakan Serangan Melanggar Hukum Internasional

Kementerian Luar Negeri RI menempatkan kecaman pada aspek hukum dan perlindungan pelayaran sipil. Kemlu menyatakan, “Pemerintah Republik Indonesia mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial yang tengah berlayar di perairan internasional di Laut Merah. Tindakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional, termasuk prinsip kebebasan bernavigasi, serta membahayakan keselamatan pelayaran, perdagangan internasional, dan stabilitas kawasan.”

Pernyataan itu menunjukkan tiga kepentingan yang dinilai terancam sekaligus. Pertama, keselamatan kapal dan awak yang sedang berlayar. Kedua, kelancaran perdagangan internasional yang bergantung pada kepastian rute. Ketiga, stabilitas kawasan yang dapat memburuk ketika jalur komersial menjadi sasaran konflik.

UNCLOS Menjadi Acuan Seruan Indonesia

Indonesia meminta pihak-pihak terkait menghormati hukum internasional, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS. Konvensi tersebut menjadi kerangka yang mengatur hak dan kewajiban negara dalam penggunaan laut. Dalam konteks serangan ini, pemerintah menekankan perlindungan kebebasan bernavigasi di perairan internasional.

Kemlu RI menyampaikan, “Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menahan diri, menghindari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi, serta menghormati hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).” Seruan itu tidak menyebut langkah militer, melainkan menekankan deeskalasi dan kepatuhan terhadap aturan.

Perdagangan Dunia Ikut Menghadapi Risiko

Serangan terhadap kapal komersial dapat membuat operator menilai ulang keselamatan rute yang digunakan. Pengalihan jalur dapat memperpanjang perjalanan dan mengubah jadwal pengiriman. Salah satu laporan dalam bahan referensi menyebut pengalihan ekspor minyak Arab Saudi dapat membuat waktu tempuh menjadi 48 hari.

Meski demikian, belum tersedia dasar yang cukup untuk memastikan besarnya dampak terhadap harga energi atau pasokan di negara tertentu. Informasi yang dapat dinyatakan saat ini adalah adanya risiko terhadap kelancaran perdagangan dan meningkatnya ketidakpastian pelayaran. Dampak ekonomi yang lebih luas masih memerlukan perkembangan dan data lanjutan.

Indonesia Mendorong Proses Politik untuk Konflik Yaman

Respons Indonesia tidak berhenti pada kecaman terhadap serangan. Pemerintah kembali mendukung penyelesaian konflik Yaman melalui proses politik yang inklusif, dipimpin oleh masyarakat Yaman sendiri, serta difasilitasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pendekatan itu juga harus menghormati kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayah Yaman.

Posisi tersebut menghubungkan keamanan pelayaran dengan sumber ketegangan yang lebih luas. Selama konflik belum memperoleh penyelesaian politik, risiko tindakan bersenjata terhadap jalur laut dapat tetap muncul. Indonesia karena itu menekankan dua jalur sekaligus, yakni perlindungan hukum terhadap pelayaran internasional dan diplomasi untuk meredakan konflik.

Hingga Jumat, 24 Juli 2026, status akhir kedua tanker belum sepenuhnya jelas. Informasi yang telah terkonfirmasi terbatas pada laporan insiden terhadap satu kapal, kecaman resmi Indonesia, seruan menahan diri, serta dukungan terhadap penyelesaian politik konflik Yaman di bawah fasilitasi PBB.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: ENCELIAHouthi YamanKemlu RIlaut merahLAYLAUNCLOS

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Pinasti

Pinasti

Related Stories

Trump dan Xi Jinping Bertemu di Gedung Putih, Perdagangan, AI hingga Taiwan Jadi Agenda

Trump dan Xi Jinping Bertemu di Gedung Putih, Perdagangan, AI hingga Taiwan Jadi Agenda

by Hendrawan
24 September 2026
0

Trump dan Xi Jinping bertemu di Gedung Putih membahas perdagangan, AI, Iran, Taiwan dan arah hubungan Amerika Serikat-China.

Board of Peace Siapkan Rekonstruksi Gaza Rp2,4 Miliar Dolar AS, Pelaksanaan Bergantung Perlucutan Senjata Hamas

Board of Peace Siapkan Rekonstruksi Gaza Rp2,4 Miliar Dolar AS, Pelaksanaan Bergantung Perlucutan Senjata Hamas

by Hendrawan
24 September 2026
0

Board of Peace menyiapkan 2,4 miliar dolar AS untuk 66 proyek rekonstruksi Gaza, dengan pelaksanaan bergantung pada perlucutan senjata Hamas.

19 Senator Demokrat AS Dorong Sanksi bagi Fasilitator Proyek Permukiman E1 Israel

19 Senator Demokrat AS Dorong Sanksi bagi Fasilitator Proyek Permukiman E1 Israel

by Hendrawan
24 September 2026
0

19 senator Demokrat AS mendorong sanksi bagi pihak yang memfasilitasi proyek E1 Israel yang dinilai mengancam keterhubungan Tepi Barat.

Zelenskyy Desak Tekanan Ekonomi ke Rusia Diperkuat untuk Dorong Berakhirnya Perang Ukraina

Zelenskyy Desak Tekanan Ekonomi ke Rusia Diperkuat untuk Dorong Berakhirnya Perang Ukraina

by Hendrawan
24 September 2026
0

Zelenskyy mendesak tekanan ekonomi terhadap Rusia dipertahankan saat Ukraina bersiap menghadapi peningkatan serangan dan musim dingin berat.

PBB Hadapi Krisis Relevansi, Kebuntuan Hak Veto Jadi Sorotan di Sidang Umum ke-81

PBB Hadapi Krisis Relevansi, Kebuntuan Hak Veto Jadi Sorotan di Sidang Umum ke-81

by Hendrawan
24 September 2026
0

PBB menghadapi krisis relevansi, pendanaan dan kebuntuan hak veto Dewan Keamanan saat Sidang Umum ke-81 berlangsung di New York.

Trump Undang Putin ke KTT G20 Miami, AS Buka Ruang Dialog di Tengah Perang Ukraina

Trump Undang Putin ke KTT G20 Miami, AS Buka Ruang Dialog di Tengah Perang Ukraina

by Hendrawan
24 September 2026
0

Trump mengundang Vladimir Putin ke KTT G20 di Miami pada Desember saat AS membuka ruang dialog terkait perang Rusia-Ukraina.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

TNI-Polri Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan di Lumajang

TNI-Polri Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan di Lumajang

25 May 2026
Polda Banten Gelar Rapim, Tegaskan Dukungan Polri Presisi untuk Program Pemerintah

Polda Banten Gelar Rapim, Tegaskan Dukungan Polri Presisi untuk Program Pemerintah

23 February 2026
Wali Kota Tidore Dorong Kolaborasi dengan Kementerian Agama

Wali Kota Tidore Dorong Kolaborasi dengan Kementerian Agama

23 January 2026
Ilustrasi Gambar nelayan tengelam

Cuaca Buruk, Nelayan Gunungkidul Jadi Korban Ombak di Pantai Ngrenehan

27 January 2025
: LPPL Radio Suara Lumajang (Istimewa)

BDKT: Pelaku Usaha Wajib Pastikan Label dan Isi Produk Sesuai

14 September 2026
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Sumur, Banten

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Sumur, Banten

19 March 2026
Bener Meriah Tingkatkan Layanan Adminduk untuk Petani Melalui Program KopiArabika

Bener Meriah Tingkatkan Layanan Adminduk untuk Petani Melalui Program KopiArabika

5 May 2026

Artikel Terbaru

Gubernur Gorontalo Ingatkan Pentingnya Sumpah Pemuda

Gubernur Gorontalo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda di Era Digital

29 October 2026
Kemenkes Catat 314.124 Kasus ISPA Akibat Karhutla, Mayoritas Balita Terdampak

Kemenkes Catat 314.124 Kasus ISPA Akibat Karhutla

29 October 2026
Kemenag Perkuat Tata Kelola LAZ Berbasis DTSEN

Kemenag Perkuat Tata Kelola LAZ Berbasis DTSEN

29 October 2026
Tutup Wirasena Youth Camp 2026, Pemuda Tulis Komitmen Jadi Penggerak di Daerah

Wirasena Youth Camp 2026 Berakhir, Peserta Tulis Komitmen

29 October 2026
Sensus BMN, Kemenag Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Rp129 Triliun Aset Negara

Sensus BMN Kemenag: 87 Persen User ID Sudah Terakses

29 October 2026
Operasi Patuh Maung 2026 Hari Ketiga, Satlantas Cilegon Ajak Pengendara Lebih Disiplin

Operasi Patuh Maung 2026 Sasar Motor dan Truk di Cilegon

29 October 2026
Alif Nadjamuddin Harumkan Gorontalo di Kejurnas Gateball

Alif Nadjamuddin Raih Emas Kejurnas Gateball 2026

29 October 2026

Popular Story

Keluarga Terdampak Bencana di Weduar Kini Miliki Rumah Tipe 36
Pemerintah

Rumah Tipe 36 untuk 12 Keluarga Terdampak Bencana di Maluku Tenggara

by Dani
28 October 2026
0

Headline.co.id, Maluku Tenggara ~ Sebanyak 12 keluarga terdampak bencana di Kabupaten Maluku...

Read moreDetails

Persebaya Tekuk Madura United 3-1, Tavares Puji Karakter Tim

Kemenag Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli lewat RISE-KOSMIN

Perburuan Landak Jawa di Malang Terbongkar, 2 Tersangka Ditahan

3 Spesies Laut Endemik Indonesia dan Habitatnya

Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 Dibuka hingga 29 Oktober

Tak Hanya Upah dan Korupsi, Demo Jogja 28 Oktober 2026 Juga Soroti Karhutla hingga Militer

Alif Nadjamuddin Raih Emas Kejurnas Gateball 2026

Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar bagi UMKM

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Utara Sarmi, Papua

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.