Headline.co.id, Lumajang ~ Program Kampung Iklim (ProKlim) di Desa Tempeh Tengah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tidak hanya fokus pada kegiatan penghijauan. Program ini menekankan pentingnya dokumentasi aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sebagai bukti nyata keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Persiapan Verifikasi ProKlim Tahun 2026 yang diadakan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang pada Rabu (22/7/2026).
Ketua ProKlim Desa Tempeh Tengah, Ika Nurhayati, menjelaskan bahwa keberhasilan verifikasi tidak hanya bergantung pada kelengkapan administrasi. Desa juga harus mampu menunjukkan bukti nyata dari berbagai aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan. Setiap kegiatan harus didukung oleh dokumentasi, data kelembagaan, profil lokasi, lembar isian Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI), dokumentasi dengan titik koordinat, hingga video profil yang menggambarkan praktik baik di lapangan.
Ika Nurhayati menambahkan bahwa pembekalan ini memberikan pemahaman bahwa seluruh aktivitas lingkungan yang dilakukan warga harus terdokumentasi secara sistematis agar manfaatnya dapat dinilai secara objektif. “Setiap kegiatan perlu didukung dokumentasi, data kelembagaan, profil lokasi, lembar isian SRN-PPI, dokumentasi yang dilengkapi titik koordinat, hingga video profil yang menggambarkan praktik baik di lapangan,” ujarnya.
Selain membahas kelengkapan dokumen, peserta rapat juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme verifikasi, baik secara daring maupun melalui kunjungan lapangan. Seluruh tahapan dipaparkan agar desa mampu mempersiapkan materi presentasi secara komprehensif dan menampilkan gambaran utuh mengenai pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan.
Bagi Desa Tempeh Tengah, proses verifikasi ini bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa berbagai gerakan pelestarian lingkungan yang tumbuh di tengah masyarakat telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari upaya adaptasi terhadap perubahan iklim hingga langkah-langkah mitigasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Desa Tempeh Tengah optimistis dapat menampilkan berbagai praktik baik yang telah dibangun bersama masyarakat. Lebih dari sekadar menghadapi proses penilaian, ProKlim menjadi ruang untuk memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan lahir dari aksi nyata warga yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.















